Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Putus Hubungan Berujung Dugaan Penganiayaan di Depok

Putus Hubungan Berujung Dugaan Penganiayaan di Depok

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHDugaan penganiayaan Depok kembali menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan berinisial NF melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya saat masih menjalin hubungan dengan kekasihnya. Peristiwa yang diduga terjadi di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, itu kini telah dilaporkan kepada kepolisian dan masih dalam proses penyelidikan. Kasus kekerasan dalam hubungan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan hukum bagi setiap korban yang memilih mencari keadilan.

Korban mengaku mengalami luka pada beberapa bagian tubuh serta masih merasakan trauma setelah insiden tersebut. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan laporan tersebut.

Korban Mengaku Mengalami Kekerasan Saat Berada di Tempat Kerja

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang bekerja di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Pancoran Mas.

Korban mengaku mengalami dugaan penganiayaan hingga menyebabkan luka lebam di bagian mata kiri dan dagu sebelah kanan. Selain luka fisik, ia juga menyampaikan masih mengalami tekanan psikologis setelah kejadian tersebut.

Dalam keterangannya, korban menyebut tindakan serupa bukan kali pertama terjadi selama hubungan asmara berlangsung. Menurut pengakuannya, ia beberapa kali mengalami dugaan kekerasan ketika berusaha mengakhiri hubungan.

Namun demikian, keterangan tersebut masih merupakan bagian dari laporan korban dan menjadi materi yang sedang didalami oleh penyidik.

Dugaan Berawal dari Keinginan Mengakhiri Hubungan

Korban menjelaskan bahwa dugaan kekerasan terjadi setelah dirinya menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hubungan.

Menurut pengakuannya, setiap kali membicarakan perpisahan, terlapor diduga tidak menerima keputusan tersebut. Korban juga mengaku sempat mengalami intimidasi sebelum akhirnya insiden yang dilaporkan kepada polisi terjadi.

Dalam keterangannya kepada media, korban menyampaikan bahwa dirinya sempat melakukan perlawanan untuk melindungi diri. Setelah itu, menurut pengakuannya, situasi berkembang hingga ia mengalami luka yang kemudian didokumentasikan melalui pemeriksaan medis.

Seluruh rangkaian peristiwa tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan aparat kepolisian.

Tempuh Jalur Hukum dan Jalani Visum

Merasa mengalami kekerasan, korban memutuskan menempuh jalur hukum dengan didampingi kuasa hukumnya.

Selain membuat laporan polisi, korban juga menjalani visum sebagai bagian dari proses pembuktian. Hasil pemeriksaan medis tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan yang dipelajari penyidik dalam menangani perkara.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak serta memastikan kronologi kejadian secara utuh sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kekerasan dalam Hubungan Tidak Boleh Dianggap Wajar

Kasus yang dilaporkan korban menjadi pengingat bahwa setiap bentuk dugaan kekerasan dalam hubungan patut diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan balasan yang dapat memperburuk keadaan.

Selain itu, pendampingan keluarga, kuasa hukum, maupun lembaga perlindungan korban dapat membantu seseorang memperoleh rasa aman ketika memilih melaporkan dugaan tindak kekerasan.

Di sisi lain, proses hukum harus tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Karena itu, seluruh pihak perlu menunggu hasil penyelidikan aparat sebelum menarik kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

Sementara itu, aparat kepolisian diharapkan dapat menangani laporan tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan korban masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan memeriksa alat bukti, hasil visum, serta keterangan para pihak untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

AlbadarPost akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

Keberanian melapor bukan akhir dari sebuah perjuangan, melainkan langkah awal untuk mencari keadilan. Pada saat yang sama, proses hukum yang adil dan objektif menjadi fondasi penting agar kebenaran terungkap tanpa mengabaikan hak setiap pihak. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OMI Tasikmalaya

    OMI Tasikmalaya 2026: Bukan Sekadar Medali, Ini Ujiannya

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Albadarpost.com | BERITA DAERAH — OMI Tasikmalaya 2026, atau Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Tasikmalaya, bukan hanya panggung untuk mencari siswa dengan nilai terbaik. Di balik persaingan tersebut terdapat proses panjang untuk menguji kemampuan, keberanian, kedisiplinan, dan kesiapan peserta menghadapi kompetisi. Pesan itu mengemuka dalam pembukaan OMI Tasikmalaya 2026 di MAN 3 Tasikmalaya, Senin (7/9/2026). […]

  • Tol Getaci

    Kementerian PU Mulai Tol Getaci 2026, Akses Priatim Diperluas

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Kementerian PU memastikan Tol Getaci dibangun 2026 untuk mempercepat akses dan konektivitas Priatim. albadarpost.com, FOKUS – Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan Tol Getaci akan dimulai pada 2026. Proyek jalan tol sepanjang 206,65 kilometer ini dinilai krusial untuk membuka keterisolasian wilayah Priangan Timur dan mempercepat konektivitas Jawa Barat–Jawa Tengah. Kepastian ini penting bagi warga Priatim yang […]

  • SPPG Libur

    SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat sebagian besar siswa bersiap menikmati libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) justru tengah merapikan arah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah memilih memperketat sasaran penerima manfaat agar bantuan gizi semakin tepat mengenai kelompok yang paling membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian […]

  • Program sosial

    Kolaborasi Polda Jabar Dorong Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 247
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polda Jawa Barat terus memperkuat peran sosial kepolisian dengan mendorong seluruh jajaran Polres untuk terlibat aktif dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini menjadi bagian dari program sosial yang menyasar langsung peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol […]

  • pembunuhan WNA Singapura Cilacap

    Cinta Segitiga Berujung Maut! Mayat WNA Singapura Ditemukan di Cilacap

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, Berita Nasional – Kasus pembunuhan Syed Saleh Awad, WNA Singapura langsung menyita perhatian publik. Peristiwa tragis ini juga dikenal sebagai kasus pembunuhan warga asing di Sukabumi ditemukan di Cilacap dengan motif cinta segitiga yang berujung maut. Selain itu, tragedi ini menyoroti sisi gelap kecemburuan yang berubah menjadi tindakan kriminal ekstrem. Peristiwa ini tidak hanya […]

  • perempuan bercadar Kamboja

    Perempuan Bercadar Indonesia Disorot dalam Misi Anti-Scam Kamboja

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Sosok perempuan bercadar asal Indonesia menjadi perhatian setelah muncul informasi yang mengaitkannya dengan sebuah misi pemberantasan kejahatan lintas negara di Kamboja. Dalam informasi yang beredar, perempuan tersebut disebut berada dalam lingkungan kegiatan yang berkaitan dengan upaya menghadapi perdagangan manusia, judi online (judol), hingga jaringan penipuan atau scam. Penampilan sebagai muslimah bercadar […]

expand_less