Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Putus Hubungan Berujung Dugaan Penganiayaan di Depok

Putus Hubungan Berujung Dugaan Penganiayaan di Depok

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHDugaan penganiayaan Depok kembali menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan berinisial NF melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya saat masih menjalin hubungan dengan kekasihnya. Peristiwa yang diduga terjadi di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, itu kini telah dilaporkan kepada kepolisian dan masih dalam proses penyelidikan. Kasus kekerasan dalam hubungan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan hukum bagi setiap korban yang memilih mencari keadilan.

Korban mengaku mengalami luka pada beberapa bagian tubuh serta masih merasakan trauma setelah insiden tersebut. Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan laporan tersebut.

Korban Mengaku Mengalami Kekerasan Saat Berada di Tempat Kerja

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang bekerja di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Pancoran Mas.

Korban mengaku mengalami dugaan penganiayaan hingga menyebabkan luka lebam di bagian mata kiri dan dagu sebelah kanan. Selain luka fisik, ia juga menyampaikan masih mengalami tekanan psikologis setelah kejadian tersebut.

Dalam keterangannya, korban menyebut tindakan serupa bukan kali pertama terjadi selama hubungan asmara berlangsung. Menurut pengakuannya, ia beberapa kali mengalami dugaan kekerasan ketika berusaha mengakhiri hubungan.

Namun demikian, keterangan tersebut masih merupakan bagian dari laporan korban dan menjadi materi yang sedang didalami oleh penyidik.

Dugaan Berawal dari Keinginan Mengakhiri Hubungan

Korban menjelaskan bahwa dugaan kekerasan terjadi setelah dirinya menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hubungan.

Menurut pengakuannya, setiap kali membicarakan perpisahan, terlapor diduga tidak menerima keputusan tersebut. Korban juga mengaku sempat mengalami intimidasi sebelum akhirnya insiden yang dilaporkan kepada polisi terjadi.

Dalam keterangannya kepada media, korban menyampaikan bahwa dirinya sempat melakukan perlawanan untuk melindungi diri. Setelah itu, menurut pengakuannya, situasi berkembang hingga ia mengalami luka yang kemudian didokumentasikan melalui pemeriksaan medis.

Seluruh rangkaian peristiwa tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan aparat kepolisian.

Tempuh Jalur Hukum dan Jalani Visum

Merasa mengalami kekerasan, korban memutuskan menempuh jalur hukum dengan didampingi kuasa hukumnya.

Selain membuat laporan polisi, korban juga menjalani visum sebagai bagian dari proses pembuktian. Hasil pemeriksaan medis tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan yang dipelajari penyidik dalam menangani perkara.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak serta memastikan kronologi kejadian secara utuh sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kekerasan dalam Hubungan Tidak Boleh Dianggap Wajar

Kasus yang dilaporkan korban menjadi pengingat bahwa setiap bentuk dugaan kekerasan dalam hubungan patut diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan balasan yang dapat memperburuk keadaan.

Selain itu, pendampingan keluarga, kuasa hukum, maupun lembaga perlindungan korban dapat membantu seseorang memperoleh rasa aman ketika memilih melaporkan dugaan tindak kekerasan.

Di sisi lain, proses hukum harus tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Karena itu, seluruh pihak perlu menunggu hasil penyelidikan aparat sebelum menarik kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

Sementara itu, aparat kepolisian diharapkan dapat menangani laporan tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan korban masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan memeriksa alat bukti, hasil visum, serta keterangan para pihak untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

AlbadarPost akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

Keberanian melapor bukan akhir dari sebuah perjuangan, melainkan langkah awal untuk mencari keadilan. Pada saat yang sama, proses hukum yang adil dan objektif menjadi fondasi penting agar kebenaran terungkap tanpa mengabaikan hak setiap pihak. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banner penjualan sapi kurban dan domba aqiqah milik Ari di Sukahurip, Sukaratu, Tasikmalaya.

    Domba Kurban Tasikmalaya, Penjual Tawarkan Daging Siap Santap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian domba kurban Tasikmalaya mulai meningkat di berbagai wilayah menjelang Idul Adha 2026. Tidak sedikit warga yang kini mencari hewan kurban dengan harga terjangkau, kondisi sehat, sekaligus layanan yang praktis. Di tengah kebutuhan itu, penjualan Sapi Qurban dan Domba Aqiqah milik Ari di Kampung Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • Bibimbap Simple

    Bibimbap Simple Jadi Alternatif Menu Bergizi di Rumah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Bibimbap Simple jadi menu rumahan praktis dan bergizi, cocok untuk edukasi pola makan sehat keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Keluarga kini makin aktif memilih menu rumahan yang praktis, bergizi, dan terjangkau. Salah satu pilihan yang mulai dilirik adalah Bibimbap Simple, versi sederhana dari hidangan Korea yang dapat diolah dengan bahan lokal dan teknik memasak dasar. Pilihan […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab sebagai khalifah Islam dengan nuansa kepemimpinan, keadilan, dan ketegasan.

    Umar bin Khattab: Pemimpin Tegas yang Dicintai Umat

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Umar bin Khattab dikenal sebagai sosok pemimpin Islam yang tegas, adil, dan berpihak pada kebenaran. Khalifah kedua ini tidak hanya mengawal pertumbuhan Islam, tetapi juga membangun fondasi pemerintahan yang rapi dan berkeadilan. Kepemimpinan Umar Al-Faruq hingga kini tetap relevan, bahkan dalam konteks modern. Masuk Islam pada tahun keenam kenabian, Ia segera tampil […]

  • PAN Kota Tasik

    PAN Kota Tasik Keluarkan Tiga Komando Besar

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Ballroom Hotel City Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026), dipenuhi warna biru khas Partai Amanat Nasional (PAN). Ratusan kader, pengurus cabang, hingga pengurus tingkat ranting berkumpul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) serentak DPC PAN Kota Tasikmalaya. Bagi PAN Kota Tasik, agenda ini bukan sekadar forum organisasi. Muscab menjadi momentum konsolidasi sekaligus pemanasan mesin politik […]

  • Ilustrasi siswa melawan guru di kelas sebagai simbol bullying siswa ke guru Purwakarta dan krisis etika pendidikan

    Ketika Murid Tak Lagi Hormati Guru: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sekolah?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL — Kasus bullying siswa ke guru di Purwakarta bukan sekadar video viral yang lewat di timeline. Ini lebih dari itu. Ini cermin. Dan yang terlihat di dalamnya tidak nyaman. Fenomena siswa lawan guru, krisis etika di sekolah, hingga sorotan pada lingkungan pendidikan seperti SMAN 1 Purwakarta—semuanya seperti potongan puzzle yang akhirnya membentuk satu […]

expand_less