Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » APBD Kota Tasikmalaya 2025 Didominasi Dana Transfer, Ini Rincian Data Resmi BPS

APBD Kota Tasikmalaya 2025 Didominasi Dana Transfer, Ini Rincian Data Resmi BPS

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada 2025 tercatat mencapai Rp1,708 triliun, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar sekitar Rp1,692 triliun. Informasi tersebut tercantum dalam publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa angka-angka keuangan daerah merupakan data sementara hingga 3 Februari 2026, sehingga masih dimungkinkan mengalami penyesuaian pada laporan keuangan final sesuai ketentuan yang berlaku.

Publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026 merupakan salah satu referensi statistik resmi yang memuat gambaran pemerintahan, kondisi sosial, ekonomi, hingga keuangan daerah sebagai bahan informasi bagi masyarakat maupun pemangku kebijakan.

Pendapatan Asli Daerah Tembus Rp425 Miliar

Berdasarkan data yang dipublikasikan BPS, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tasikmalaya pada 2025 mencapai sekitar Rp425,50 miliar.

Komponen terbesar PAD berasal dari pajak daerah yang menyumbang sekitar Rp232,46 miliar. Selain itu, PAD juga diperoleh dari retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebagaimana tercantum dalam data BPKAD.

Dana Transfer Masih Menjadi Sumber Pendapatan Terbesar

Struktur pendapatan daerah Kota Tasikmalaya masih didominasi oleh dana transfer dari pemerintah pusat.

Data yang dipublikasikan BPS menunjukkan dana transfer pada 2025 mencapai sekitar Rp1,184 triliun. Dari jumlah tersebut, Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi komponen terbesar dengan nilai sekitar Rp825,05 miliar, disusul Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp281,46 miliar. Sementara sisanya berasal dari dana bagi hasil serta komponen transfer lainnya sesuai struktur APBD.

Besarnya porsi dana transfer tersebut tergambar dalam komposisi pendapatan daerah yang disajikan pada publikasi resmi BPS.

Belanja Daerah Mendekati Rp1,7 Triliun

Pada sisi pengeluaran, realisasi belanja Pemerintah Kota Tasikmalaya tercatat sekitar Rp1,691 triliun berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga awal Februari 2026.

Belanja daerah tersebut terdiri atas berbagai kelompok pengeluaran sesuai struktur APBD, antara lain belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal, hibah, bantuan sosial, serta belanja tidak terduga.

Data APBD tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas fiskal pemerintah daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan berbagai program pelayanan publik. Publikasi BPS menyajikan informasi tersebut sebagai bagian dari statistik resmi tanpa memberikan penilaian terhadap efektivitas penggunaan anggaran.

Pemerintah Kota Didukung Ribuan ASN

Selain menyajikan data keuangan, publikasi BPS juga memuat informasi mengenai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Pada 2025 tercatat terdapat 4.910 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tersebar di 38 perangkat daerah. Dari jumlah tersebut, 2.102 orang berjenis kelamin laki-laki dan 2.808 orang perempuan.

Di samping PNS, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga memiliki 1.462 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

DPRD Kota Tasikmalaya Beranggotakan 45 Orang

Dalam sektor pemerintahan, publikasi BPS mencatat DPRD Kota Tasikmalaya periode 2025 beranggotakan 45 orang yang berasal dari 10 partai politik.

Komposisinya terdiri atas 37 anggota laki-laki dan 8 anggota perempuan.

BPS Sajikan Data Resmi sebagai Referensi Pembangunan

Publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026 disusun BPS Kota Tasikmalaya melalui kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah sebagai penyedia data sektoral, termasuk BPKAD untuk data keuangan daerah.

Selain APBD, publikasi tersebut juga memuat informasi mengenai kondisi geografi, kependudukan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kemiskinan, perekonomian, serta berbagai indikator pembangunan lainnya yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi statistik resmi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Budaya Anak Jabar

    Festival Budaya Anak Jabar 2026 Buka Pendaftaran, Ini Kategori Lombanya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat membuka pendaftaran Festival Budaya Anak Jabar atau Festival Kreasi Budaya Anak Jawa Barat 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai 3 hingga 17 Juli 2026 dan mengajak anak-anak dari seluruh Jawa Barat untuk menampilkan […]

  • influenza Singapura

    Influenza Singapura Naik 36,6 Persen, Haruskah Khawatir?

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Aktivitas influenza di Singapura menunjukkan peningkatan dalam sepekan terakhir. Positivity rate influenza tercatat mencapai 36,6 persen pada 16–22 Agustus 2026, naik dari 24 persen pada pekan sebelumnya. Meski demikian, otoritas kesehatan Singapura menyatakan belum menemukan indikasi bahwa infeksi yang beredar saat ini menyebabkan penyakit lebih berat dari biasanya. Angka tersebut menjadi perhatian […]

  • persib-vs-tampines-1-0

    Persib Menang, Statistik Bongkar Kokohnya Pertahanan Tampines

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Skor 1-0 mungkin terlihat biasa. Namun, statistik pertandingan Persib vs Tampines justru menyimpan cerita yang berbeda. Di balik kemenangan Persib Bandung atas Tampines Rovers pada laga Piala Presiden 2026, tersimpan fakta bahwa Maung Bandung harus bekerja keras untuk membongkar organisasi pertahanan lawannya. Persib akhirnya mengamankan kemenangan tipis. Akan tetapi, angka-angka pertandingan […]

  • Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup

    Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan. Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis buruh dan tokoh pergerakan ini menempuh jalur yang tidak biasa menuju kursi kabinet. Ia pernah berdiri di barisan demonstran. Ia pernah merasakan tekanan kekuasaan. Kini, ia justru menjadi bagian dari sistem yang dulu ia kritisi. Pelantikan oleh […]

  • Kebakaran Mangunreja

    Kebakaran Eks TPA Mangunreja, Penanganan Berlangsung 5,5 Jam

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Mangunreja terjadi di kawasan fasilitas umum eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kampung Pasirbeunying, RT 004/RW 004, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/8/2026). Peristiwa tersebut mulai diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Api kemudian membakar area fasilitas umum eks TPA dan membuat sebagian fasilitas mengalami kerusakan akibat kebakaran. […]

  • Pilkades Digital 2026

    Pilkades Digital 2026 Dimulai, Bekasi Jadi Daerah Pertama

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pilkades Digital 2026 resmi memasuki tahap awal di Jawa Barat. Pemilihan kepala desa berbasis digital ini diawali dari Kabupaten Bekasi yang kini menjalani fase pra pemilihan. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan desa agar proses demokrasi berlangsung lebih cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. Program yang digagas Dinas […]

expand_less