Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 6 Barcode Nelayan Terbongkar, 560 Liter Pertalite Disita

6 Barcode Nelayan Terbongkar, 560 Liter Pertalite Disita

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPenyelewengan Pertalite bersubsidi kembali terungkap di Kabupaten Garut. Polisi mengamankan seorang pria berinisial SL (38), warga Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, setelah diduga membawa ratusan liter Pertalite dari Tasikmalaya untuk dijual kembali di wilayah Garut.

Yang membuat kasus ini menarik perhatian bukan hanya jumlah BBM yang diamankan. Polisi menemukan 16 jerigen berisi total sekitar 560 liter Pertalite, sebuah Daihatsu Blind Van, telepon seluler, serta enam lembar barcode yang diduga digunakan untuk membeli BBM bersubsidi.

Dalam perkembangan penyidikan yang disampaikan Polres Garut, enam barcode tersebut diduga merupakan barcode yang diperuntukkan bagi nelayan. Polisi masih mendalami dari mana barcode itu diperoleh dan siapa saja pihak yang berkaitan dengan penggunaannya.

Ditangkap Saat Membawa Ratusan Liter Pertalite

Penindakan terhadap SL berlangsung pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, di kawasan Jalan Raya Pameungpeuk–Cikaengan, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Petugas Unit I Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Garut melakukan penindakan setelah menerima informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas pengangkutan BBM bersubsidi.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan SL beserta kendaraan yang digunakan untuk mengangkut BBM. Pemeriksaan kemudian menemukan 16 jerigen dengan kapasitas sekitar 35 liter per jerigen.

Jika dihitung berdasarkan kapasitas tersebut, jumlahnya mencapai sekitar 560 liter Pertalite.

Polisi menyebut BBM itu diperoleh dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Selanjutnya, Pertalite dibawa menuju wilayah Cibalong untuk diduga dijual kembali.

Dengan demikian, perkara ini tidak berhenti pada persoalan pembelian BBM dalam jumlah besar. Penyidik juga mendalami dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi dan tujuan penjualan kembali.

Enam Barcode Diduga Khusus untuk Nelayan

Temuan enam barcode menjadi salah satu bagian penting dalam perkara tersebut.

Menurut keterangan yang disampaikan Polres Garut, barcode itu diduga berkaitan dengan pembelian BBM untuk kebutuhan nelayan. Namun, polisi belum menyimpulkan siapa pemilik atau pihak yang memberikan barcode tersebut kepada tersangka.

Karena itu, penyidik masih mendalami asal-usul keenam barcode. Langkah tersebut penting untuk mengetahui apakah penggunaan barcode hanya melibatkan satu orang atau terdapat pihak lain yang turut berperan.

Polisi juga mengamankan sebuah telepon seluler OPPO A54 yang menjadi bagian dari barang bukti. Selain itu, Daihatsu Blind Van warna putih diduga digunakan untuk membawa jerigen Pertalite dari wilayah pembelian menuju Garut.

Dalam pemberitaan terbaru, polisi menyebut Pertalite tersebut diduga dijual kembali kepada masyarakat umum dengan harga lebih tinggi daripada harga pembelian di SPBU. Informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman perkara.

Polisi Dalami Pengakuan Aktivitas Selama Tiga Tahun

Fakta lain yang mencuri perhatian muncul dari pemeriksaan terhadap SL.

Polisi menyebut tersangka mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama kurang lebih tiga tahun. Namun, informasi mengenai durasi tersebut merupakan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka dan tetap perlu ditempatkan dalam konteks proses penyidikan.

Artinya, penyidik masih memiliki pekerjaan untuk mendalami pola transaksi, sumber barcode, volume BBM yang pernah dibeli, serta dugaan distribusi Pertalite selama periode tersebut.

Polres Garut juga masih melengkapi berkas perkara sebelum proses hukum berlanjut ke tahap berikutnya.

Bagi masyarakat, kasus ini menunjukkan bahwa dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tidak selalu terlihat dari transaksi di SPBU saja. Pola pengangkutan, penggunaan jerigen dalam jumlah banyak, penggunaan barcode, hingga distribusi kembali menjadi bagian yang dapat diperiksa aparat.

Terancam Pidana hingga Enam Tahun

Atas perkara tersebut, SL dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Berdasarkan pemberitaan mengenai keterangan Polres Garut, tersangka terancam pidana penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar.

Namun, status tersangka tidak berarti seseorang telah terbukti bersalah. Proses pembuktian tetap berlangsung melalui tahapan hukum yang berlaku hingga adanya putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi dilakukan untuk menjaga agar distribusi subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Mengapa Kasus Ini Penting?

Kasus 560 liter Pertalite tersebut memperlihatkan persoalan yang lebih luas daripada sekadar jumlah BBM yang diamankan.

Ada 16 jerigen, enam barcode, kendaraan pengangkut, dugaan distribusi lintas wilayah, serta pengakuan mengenai aktivitas yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun.

Kini polisi masih mendalami bagaimana barcode tersebut diperoleh dan sejauh mana aktivitas tersebut berlangsung.

Masyarakat juga memiliki peran penting. Jika menemukan dugaan penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi, informasi dapat disampaikan kepada aparat berwenang agar dapat diperiksa sesuai prosedur.

Pada akhirnya, subsidi dibuat untuk membantu masyarakat yang berhak, bukan menjadi celah keuntungan bagi segelintir pihak. Enam barcode mungkin terlihat seperti angka kecil, tetapi ketika terhubung dengan 560 liter Pertalite, persoalannya berubah menjadi perkara yang layak dibongkar sampai ke sumbernya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebaran tanpa pulang

    Di Negeri Orang, Mereka Menangis Diam-Diam Saat Lebaran

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran tanpa pulang bukan sekadar cerita, tetapi luka yang terus dipeluk diam-diam oleh para pekerja migran. Saat gema takbir menggema di kampung halaman, mereka justru terdiam di kamar sempit di negeri orang. Lebaran tanpa pulang, atau tidak mudik saat Lebaran, bukan pilihan ringan—ini adalah harga yang harus dibayar demi keluarga yang mereka […]

  • Guru membimbing siswa yang kehilangan motivasi belajar di kelas dengan pendekatan personal dan interaktif

    Motivasi Belajar Siswa Turun? Ini 5 Cara Guru Mengatasinya dengan Cepat!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Motivasi belajar siswa menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan. Namun, tidak sedikit murid yang mengalami penurunan semangat belajar, bahkan kehilangan arah. Kondisi ini sering disebut sebagai krisis motivasi belajar siswa, penurunan semangat belajar, hingga hilangnya minat akademik. Oleh karena itu, guru perlu memahami strategi efektif untuk mengatasi masalah ini agar proses pembelajaran […]

  • Strategi branding sekolah untuk membangun kepercayaan publik dan daya saing pendidikan nasional

    Branding Sekolah dan Tanggung Jawab Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan, sekolah tidak lagi cukup berperan sebagai ruang transfer pengetahuan. Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar capaian akademik. Selain mutu pembelajaran, orang tua juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter, kejelasan arah pendidikan, serta nilai-nilai yang ditanamkan. Oleh karena itu, situasi ini menandai perubahan mendasar dalam cara […]

  • Bantuan Bencana Pangandaran

    Korban Pohon Tumbang Pangandaran Terima Bantuan Bupati

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAEAH – Bantuan Bencana Pangandaran mulai diterima warga yang terdampak musibah pohon tumbang di Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, S.H. kepada Umri, warga yang menjadi korban bencana alam, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Penyaluran berlangsung dengan pengawalan Bhabinkamtibmas Desa Cibenda, […]

  • Macan Papandayan

    Fakta Terungkap! Video Macan Papandayan Ternyata Hoaks

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Macan Papandayan kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video yang beredar luas melalui WhatsApp mengklaim seekor macan turun gunung dan menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut. Narasi tersebut menyebar dengan cepat, memicu kekhawatiran masyarakat, bahkan membuat sebagian warga mempertanyakan keamanan kawasan wisata alam itu. Namun, hasil penelusuran menunjukkan fakta […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

expand_less