Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Seleksi PPG 2026 Dimulai, Simak Tahapannya

Seleksi PPG 2026 Dimulai, Simak Tahapannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – PPG Calon Guru 2026 segera memasuki proses seleksi. Berdasarkan informasi resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen, seleksi PPG 2026 berlangsung melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, tes substansi, dan tes wawancara. Setiap tahap menjadi syarat untuk melanjutkan ke proses berikutnya sehingga calon peserta perlu memahami seluruh mekanisme sejak awal.

Program Pendidikan Profesi Guru tersebut bertujuan menyiapkan guru profesional yang memenuhi standar kompetensi nasional. Karena itu, seluruh proses seleksi dirancang secara bertahap agar setiap peserta menjalani penilaian secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memahami alur seleksi, calon peserta juga perlu memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap. Di sisi lain, data pada Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB) juga harus diperbarui agar proses administrasi berjalan tanpa kendala.

Seleksi Administrasi Menjadi Gerbang Awal

Tahapan pertama dimulai melalui seleksi administrasi secara daring menggunakan platform SIMPKB. Pada tahap ini, peserta wajib melengkapi identitas, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta memastikan seluruh data sesuai dengan ketentuan penyelenggara.

Kelengkapan administrasi menjadi faktor penting karena menentukan kelayakan peserta untuk mengikuti tahapan berikutnya. Oleh sebab itu, pemeriksaan ulang terhadap setiap dokumen sangat dianjurkan sebelum proses pendaftaran ditutup.

Lebih lanjut, peserta juga sebaiknya tidak menunggu hingga batas akhir pendaftaran. Langkah tersebut dapat mengurangi risiko gangguan teknis maupun kesalahan pengisian data yang berpotensi menghambat proses seleksi.

Tes Substansi Mengukur Kompetensi Calon Guru

Setelah lolos administrasi, peserta akan mengikuti tes substansi secara luring melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) – CAT ANBK.

Tes ini mengukur tiga aspek utama, yaitu penguasaan bidang studi, kemampuan literasi, dan numerasi. Ketiga komponen tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kesiapan akademik calon peserta sebelum memasuki pendidikan profesi guru.

Karena itu, persiapan materi tidak hanya berfokus pada bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga mencakup kemampuan memahami bacaan serta menyelesaikan persoalan numerasi.

Di samping belajar secara mandiri, peserta dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar resmi sebagai bahan latihan sehingga lebih siap menghadapi tes substansi.

Tes Wawancara Menjadi Tahap Penentu

Peserta yang berhasil melewati tes substansi akan mengikuti tes wawancara secara daring melalui platform virtual meeting.

Tahapan ini bertujuan menggali kesiapan peserta mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru, termasuk komitmen, motivasi, dan pemahaman terhadap profesi guru.

Oleh karena itu, peserta perlu memastikan perangkat yang digunakan berfungsi dengan baik, koneksi internet stabil, serta lingkungan wawancara kondusif agar proses berlangsung lancar.

Selain kesiapan teknis, kemampuan berkomunikasi secara jelas dan sistematis juga menjadi bagian penting selama wawancara berlangsung.

Seleksi Berlangsung Secara Berjenjang

Direktorat Pendidikan Profesi Guru menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi bersifat sekuensial. Dengan demikian, peserta yang tidak memenuhi persyaratan pada satu tahapan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas proses seleksi sekaligus memastikan setiap peserta memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Karena seluruh tahapan saling berkaitan, calon peserta perlu memberikan perhatian yang sama terhadap proses administrasi, tes substansi, maupun wawancara.

Biaya Seleksi Rp200 Ribu, Pendidikan Ditanggung Pemerintah

Selain mengatur mekanisme seleksi, penyelenggara juga menjelaskan ketentuan pembiayaan program.

Calon peserta membayar biaya seleksi sebesar Rp200.000 untuk mengikuti proses seleksi.

Sementara itu, biaya pendidikan Program Pendidikan Profesi Guru ditanggung pemerintah melalui bantuan pendidikan atau skema beasiswa bagi peserta yang dinyatakan lolos sesuai ketentuan program.

Kebijakan tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti pendidikan profesi guru tanpa terbebani biaya pendidikan setelah resmi diterima sebagai mahasiswa PPG.

Peserta Diminta Aktif Memantau Informasi Resmi

Direktorat Pendidikan Profesi Guru mengimbau seluruh calon peserta agar terus memantau pengumuman melalui kanal resmi Kemendikdasmen.

Langkah tersebut penting untuk mengetahui jadwal, persyaratan, maupun perubahan ketentuan apabila sewaktu-waktu terdapat pembaruan kebijakan.

Selain itu, mengikuti informasi resmi membantu peserta memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari beredarnya informasi yang belum terverifikasi.

Sebagai bentuk antisipasi, peserta juga disarankan menyimpan seluruh dokumen persyaratan dalam format digital sehingga dapat digunakan kembali apabila diperlukan pada setiap tahapan seleksi.

Perlu diperhatikan pula bahwa jadwal dan mekanisme seleksi dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara. Oleh karena itu, masyarakat diimbau selalu merujuk pada pengumuman resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen sebagai sumber informasi utama.

Ringkasan Tahapan Seleksi PPG Calon Guru 2026

Tahap 1

  • Seleksi Administrasi secara daring melalui SIMPKB.

Tahap 2

  • Tes Substansi secara luring menggunakan TUK–CAT ANBK.
  • Materi meliputi bidang studi, literasi, dan numerasi.

Tahap 3

  • Tes Wawancara secara daring melalui platform virtual meeting.

Biaya Seleksi

  • Rp200.000 per peserta.

Biaya Pendidikan

  • Ditanggung pemerintah melalui bantuan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesempatan menjadi guru profesional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesiapan menghadapi setiap tahapan seleksi. Persiapkan dokumen, pahami mekanismenya, dan ikuti informasi resmi. Langkah yang matang hari ini bisa menjadi awal perjalanan menuju ruang kelas sebagai pendidik profesional masa depan. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump dievakuasi

    Detik-Detik Panik di Gedung Putih: Trump Dievakuasi Saat Jamuan Malam

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trump dievakuasi secara mendadak dari sebuah jamuan makan malam resmi di Gedung Putih setelah suara tembakan terdengar di sekitar lokasi acara di Washington, Amerika Serikat. Situasi yang awalnya berjalan formal berubah cepat menjadi kepanikan, sementara sebagian tamu langsung mencari perlindungan di dalam ruangan. Beberapa saksi menggambarkan suasana yang tiba-tiba “pecah”. Percakapan […]

  • foto paspor

    Aturan Foto Paspor Diterapkan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Larangan tersenyum di foto paspor bertujuan menjaga akurasi identitas biometrik dan kelancaran perjalanan internasional. albadarpost.com, FOKUS – Aturan larangan tersenyum lebar saat pengambilan foto paspor kerap dianggap sepele, bahkan membingungkan bagi sebagian warga. Namun di balik ketentuan itu, terdapat alasan ilmiah dan standar keamanan internasional yang berkaitan langsung dengan akurasi identifikasi lintas negara serta kelancaran […]

  • peredaran obat keras

    Pengedar Obat Keras di Pedes Ditangkap, Ribuan Butir Disita Polisi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Polres Karawang menangkap tiga pelaku peredaran obat keras tanpa izin edar di Pedes. albadarpost.com, LENSA – Polres Karawang mengungkap peredaran obat keras di wilayah pesisir utara dan menangkap tiga pelaku yang menyimpan ribuan butir obat tanpa izin edar. Kasus ini dianggap penting karena sebagian besar korbannya merupakan remaja dan pelajar. Pengungkapan peredaran obat keras dilakukan […]

  • Polisi Peduli Tasikmalaya

    Polisi Tasikmalaya Beli Al-Qur’an Pakai Gaji Sendiri, Warga Terharu

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polisi Peduli di Kabupaten Tasikmalaya mendadak jadi perhatian warga setelah seorang anggota Bhabinkamtibmas di Kecamatan Tanjungjaya melakukan aksi yang jarang terjadi di lapangan. Seorang polisi turun langsung membawa kitab dan Al-Qur’an untuk santri, bahkan seluruhnya dibeli menggunakan uang pribadinya. Aksi Polisi Peduli Tasikmalaya yang dilakukan Aipda Arif Rachman ini berlangsung di […]

  • ASN angkutan umum

    ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Aturan sarung batik untuk ASN Jawa Tengah memicu perdebatan publik soal relevansi kebijakan layanan publik. albadarpost.com, LENSA – ASN di Jawa Tengah kini diwajibkan memakai sarung batik setiap Jumat. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/800.1.12.5/83/2025. Di saat bersamaan, kebijakan berbeda muncul dari Jawa Barat, berupa izin libur bagi aparatur sipil […]

  • Kepercayaan Nasabah

    Saat Kepercayaan Nasabah Diuji di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Ponsel bergetar. Notifikasi transaksi masuk. Dalam hitungan detik, uang berpindah dari satu rekening ke rekening lain tanpa perlu bertemu kasir atau mengisi formulir panjang seperti dulu. Teknologi memang membuat layanan perbankan semakin cepat. Namun ada satu hal yang tidak dapat bergerak secepat uang digital: kepercayaan. Karena itulah, ketika muncul laporan dugaan dana […]

expand_less