Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Seleksi PPG 2026 Dimulai, Simak Tahapannya

Seleksi PPG 2026 Dimulai, Simak Tahapannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – PPG Calon Guru 2026 segera memasuki proses seleksi. Berdasarkan informasi resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen, seleksi PPG 2026 berlangsung melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, tes substansi, dan tes wawancara. Setiap tahap menjadi syarat untuk melanjutkan ke proses berikutnya sehingga calon peserta perlu memahami seluruh mekanisme sejak awal.

Program Pendidikan Profesi Guru tersebut bertujuan menyiapkan guru profesional yang memenuhi standar kompetensi nasional. Karena itu, seluruh proses seleksi dirancang secara bertahap agar setiap peserta menjalani penilaian secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memahami alur seleksi, calon peserta juga perlu memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap. Di sisi lain, data pada Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB) juga harus diperbarui agar proses administrasi berjalan tanpa kendala.

Seleksi Administrasi Menjadi Gerbang Awal

Tahapan pertama dimulai melalui seleksi administrasi secara daring menggunakan platform SIMPKB. Pada tahap ini, peserta wajib melengkapi identitas, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta memastikan seluruh data sesuai dengan ketentuan penyelenggara.

Kelengkapan administrasi menjadi faktor penting karena menentukan kelayakan peserta untuk mengikuti tahapan berikutnya. Oleh sebab itu, pemeriksaan ulang terhadap setiap dokumen sangat dianjurkan sebelum proses pendaftaran ditutup.

Lebih lanjut, peserta juga sebaiknya tidak menunggu hingga batas akhir pendaftaran. Langkah tersebut dapat mengurangi risiko gangguan teknis maupun kesalahan pengisian data yang berpotensi menghambat proses seleksi.

Tes Substansi Mengukur Kompetensi Calon Guru

Setelah lolos administrasi, peserta akan mengikuti tes substansi secara luring melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) – CAT ANBK.

Tes ini mengukur tiga aspek utama, yaitu penguasaan bidang studi, kemampuan literasi, dan numerasi. Ketiga komponen tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kesiapan akademik calon peserta sebelum memasuki pendidikan profesi guru.

Karena itu, persiapan materi tidak hanya berfokus pada bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga mencakup kemampuan memahami bacaan serta menyelesaikan persoalan numerasi.

Di samping belajar secara mandiri, peserta dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar resmi sebagai bahan latihan sehingga lebih siap menghadapi tes substansi.

Tes Wawancara Menjadi Tahap Penentu

Peserta yang berhasil melewati tes substansi akan mengikuti tes wawancara secara daring melalui platform virtual meeting.

Tahapan ini bertujuan menggali kesiapan peserta mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru, termasuk komitmen, motivasi, dan pemahaman terhadap profesi guru.

Oleh karena itu, peserta perlu memastikan perangkat yang digunakan berfungsi dengan baik, koneksi internet stabil, serta lingkungan wawancara kondusif agar proses berlangsung lancar.

Selain kesiapan teknis, kemampuan berkomunikasi secara jelas dan sistematis juga menjadi bagian penting selama wawancara berlangsung.

Seleksi Berlangsung Secara Berjenjang

Direktorat Pendidikan Profesi Guru menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi bersifat sekuensial. Dengan demikian, peserta yang tidak memenuhi persyaratan pada satu tahapan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas proses seleksi sekaligus memastikan setiap peserta memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Karena seluruh tahapan saling berkaitan, calon peserta perlu memberikan perhatian yang sama terhadap proses administrasi, tes substansi, maupun wawancara.

Biaya Seleksi Rp200 Ribu, Pendidikan Ditanggung Pemerintah

Selain mengatur mekanisme seleksi, penyelenggara juga menjelaskan ketentuan pembiayaan program.

Calon peserta membayar biaya seleksi sebesar Rp200.000 untuk mengikuti proses seleksi.

Sementara itu, biaya pendidikan Program Pendidikan Profesi Guru ditanggung pemerintah melalui bantuan pendidikan atau skema beasiswa bagi peserta yang dinyatakan lolos sesuai ketentuan program.

Kebijakan tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti pendidikan profesi guru tanpa terbebani biaya pendidikan setelah resmi diterima sebagai mahasiswa PPG.

Peserta Diminta Aktif Memantau Informasi Resmi

Direktorat Pendidikan Profesi Guru mengimbau seluruh calon peserta agar terus memantau pengumuman melalui kanal resmi Kemendikdasmen.

Langkah tersebut penting untuk mengetahui jadwal, persyaratan, maupun perubahan ketentuan apabila sewaktu-waktu terdapat pembaruan kebijakan.

Selain itu, mengikuti informasi resmi membantu peserta memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari beredarnya informasi yang belum terverifikasi.

Sebagai bentuk antisipasi, peserta juga disarankan menyimpan seluruh dokumen persyaratan dalam format digital sehingga dapat digunakan kembali apabila diperlukan pada setiap tahapan seleksi.

Perlu diperhatikan pula bahwa jadwal dan mekanisme seleksi dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara. Oleh karena itu, masyarakat diimbau selalu merujuk pada pengumuman resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen sebagai sumber informasi utama.

Ringkasan Tahapan Seleksi PPG Calon Guru 2026

Tahap 1

  • Seleksi Administrasi secara daring melalui SIMPKB.

Tahap 2

  • Tes Substansi secara luring menggunakan TUK–CAT ANBK.
  • Materi meliputi bidang studi, literasi, dan numerasi.

Tahap 3

  • Tes Wawancara secara daring melalui platform virtual meeting.

Biaya Seleksi

  • Rp200.000 per peserta.

Biaya Pendidikan

  • Ditanggung pemerintah melalui bantuan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesempatan menjadi guru profesional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kesiapan menghadapi setiap tahapan seleksi. Persiapkan dokumen, pahami mekanismenya, dan ikuti informasi resmi. Langkah yang matang hari ini bisa menjadi awal perjalanan menuju ruang kelas sebagai pendidik profesional masa depan. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar SISKOP2MI

    Daftar SISKOP2MI: Email Aktivasi Belum Masuk? Cek Ini

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Daftar SISKOP2MI (Sistem Informasi dan Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) menjadi salah satu tahapan penting bagi calon pekerja migran Indonesia yang ingin mengikuti layanan dan proses penempatan melalui jalur resmi. Setelah melakukan registrasi, calon pengguna perlu menyelesaikan aktivasi akun SISKOP2MI sebelum melanjutkan tahapan sesuai program yang tersedia. Masalahnya, email aktivasi tidak […]

  • Perpres 111/2025

    Pemkab Garut Sosialisasikan Perpres 111/2025

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perpres 111/2025 menjadi materi sosialisasi yang diunggah melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Garut. Dalam unggahan tersebut, Pemkab Garut menjelaskan sejumlah poin mengenai ancaman nonmiliter yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025–2029, termasuk pentingnya peran keluarga dan pendampingan generasi muda. Unggahan itu dikemas dalam beberapa […]

  • Penerima Zakat

    Penerima Zakat Kini Dicek Data Nasional

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Selama ini, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian publik. Di satu daerah, seseorang bisa menerima bantuan zakat lebih dari satu kali dari lembaga berbeda. Sementara di sisi lain, masih ada keluarga yang hidup serba kekurangan tetapi belum pernah tersentuh bantuan. Celah inilah yang kini ingin ditutup pemerintah melalui sistem […]

  • Rumah Layak Huni

    Rumah Reyot Ibu Minawati Dibangun Bersama, Warga Garut Terharu

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suara palu, cangkul, dan obrolan hangat warga terdengar sejak pagi di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Minggu (28/6/2026). Di tengah suasana gotong royong itu, harapan baru mulai dibangun untuk menghadirkan rumah layak huni bagi Ibu Minawati, seorang warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Rehabilitasi […]

  • korsleting listrik Garut

    Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kamar di Singajaya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran terjadi di Kampung Ci Aremas, Desa Ciudian, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Kamis, 20 Agustus 2026. Korsleting listrik Garut diduga menjadi pemicu api yang membakar bagian sebuah kamar milik warga berinisial D, 65 tahun. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Berdasarkan laporan penanganan kejadian, warga sekitar lebih dahulu melakukan pemadaman […]

  • etika suporter Islam

    Piala Dunia 2026 dan Etika Suporter dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Demam Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di stadion dan fan zone. Perdebatan juga berpindah ke grup WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga kolom komentar berbagai platform media sosial. Di sana, kegembiraan, kekecewaan, bahkan ejekan sering bercampur menjadi satu. Dalam suasana seperti itu, pembahasan mengenai etika suporter Islam, adab bermedia sosial, dan batas fanatisme […]

expand_less