Timnas Mini Soccer Pilih Tasikmalaya, Ini Alasannya
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan di Bale Kota, Sabtu (11/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Timnas Mini Soccer Indonesia resmi menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai lokasi home training atau pemusatan latihan sebelum bertolak ke Roma, Italia. Kepercayaan ini menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga daerah. Namun, di balik penunjukan tersebut, muncul satu kenyataan yang sulit diabaikan: hingga kini belum ada atlet asal Kota Tasikmalaya yang masuk dalam skuad pemusatan latihan.
Fakta itu menjadi kontras. Di satu sisi, Tasikmalaya dipercaya menjadi tempat mematangkan persiapan tim nasional. Di sisi lain, daerah ini masih menghadapi tantangan dalam melahirkan atlet yang mampu menembus level tersebut. Kondisi itulah yang kini menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya dan KONI setempat.
Momentum itu datang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya. Karena itu, pemerintah daerah melihatnya bukan sekadar agenda olahraga, melainkan peluang untuk menunjukkan bahwa Tasikmalaya memiliki kapasitas sebagai salah satu tujuan pembinaan olahraga nasional.
Kepercayaan untuk Tasikmalaya Bukan Datang Begitu Saja
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyambut penunjukan tersebut sebagai kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga ingin ikut mendukung persiapan Timnas Mini Soccer Indonesia menghadapi agenda internasional.
“Ini jadi kesempatan besar bagi Tasikmalaya. Kami akan berperan dan berkontribusi sebagai bagian dari persiapan Timnas Mini Soccer,” ujar Viman di Bale Kota, Sabtu (11/7/2026).
Ia menilai kehadiran tim nasional dapat memberikan efek berantai. Aktivitas latihan diperkirakan menggerakkan sektor pendukung, mulai dari jasa penginapan, kuliner, hingga pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan. Selain itu, sorotan terhadap Tasikmalaya sebagai kota penyelenggara juga dinilai dapat memperkuat citra daerah di bidang olahraga.
Viman menegaskan, pemerintah ingin menjadikan prestasi olahraga sebagai salah satu wajah baru Kota Tasikmalaya di Jawa Barat.
Dipilih Jadi Lokasi TC, tetapi Belum Punya Wakil di Timnas
Di balik kabar baik itu, terdapat catatan yang menjadi bahan evaluasi.
Hingga pelaksanaan training camp berlangsung, belum ada atlet asal Kota Tasikmalaya yang masuk dalam daftar pemain Timnas Mini Soccer Indonesia. Atlet yang mengikuti pemusatan latihan justru berasal dari Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya wilayah Mangunreja.
Viman mengakui kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kedepan kami bersama KONI Kota Tasikmalaya akan fokus pada pembibitan atlet. Kami berharap bisa melahirkan atlet terbaik dari Kota Tasikmalaya sendiri,” katanya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan menjadi tuan rumah harus diikuti dengan peningkatan kualitas atlet daerah.
Fasilitas Jadi Nilai Lebih Tasikmalaya
Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherman, menjelaskan bahwa cabang olahraga mini soccer memang belum berada di bawah naungan resmi KONI Kota Tasikmalaya. Meski demikian, peluang menjadi lokasi training camp terbuka berkat komunikasi dan dukungan berbagai pihak.
Menurut Anton, salah satu alasan Tasikmalaya dipilih adalah kesiapan sarana yang dimiliki.
Lapangan latihan tersedia dalam kondisi baik. Kawasan Bukit Peusar menawarkan suasana yang mendukung aktivitas olahraga dengan latar Gunung Galunggung. Di sekitar kawasan itu juga terdapat sirkuit balap motor yang melengkapi fasilitas olahraga di wilayah tersebut.
“Kami harus percaya diri dengan fasilitas yang ada di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Ia optimistis pengalaman menjadi lokasi pemusatan latihan Timnas Mini Soccer dapat membuka peluang bagi cabang olahraga lain untuk menggelar kegiatan serupa di Tasikmalaya.
Karena itu, KONI akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan lebih luas.
Masyarakat Bisa Menyaksikan Uji Coba Timnas
Sebagai bagian dari rangkaian pemusatan latihan, Timnas Mini Soccer dijadwalkan menjalani laga uji coba di Bukit Peusar pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Pertandingan tersebut terbuka bagi masyarakat sehingga warga memiliki kesempatan melihat secara langsung persiapan tim nasional sebelum berangkat ke Roma, Italia.
Kontingen yang akan diberangkatkan terdiri atas sekitar 25 pemain, didampingi pelatih dan manajer.
Bagi masyarakat Tasikmalaya, kehadiran Timnas Mini Soccer bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat proses persiapan tim nasional sekaligus mengukur sejauh mana daerah mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala internasional.
Saatnya Tasikmalaya Melahirkan Atlet Nasional
Menjadi lokasi pemusatan latihan tentu menjadi sebuah kebanggaan. Namun, kebanggaan itu akan terasa lebih lengkap ketika suatu hari nanti pemain asal Kota Tasikmalaya ikut mengenakan lambang Garuda di dada.
Kepercayaan dari Timnas Mini Soccer telah datang. Kini, tantangan berikutnya berada di tangan pemerintah daerah, KONI, klub, sekolah, dan pembina olahraga untuk memastikan kesempatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi awal lahirnya atlet-atlet yang mampu bersaing di level nasional.
Tasikmalaya sudah dipercaya menjadi rumah bagi Timnas Mini Soccer. Kini saatnya kota ini membuktikan bahwa bukan hanya lapangannya yang layak untuk tim nasional, tetapi juga putra-putri daerahnya yang siap mengharumkan nama Indonesia. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar