Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pelajar SMP Nyaris Jadi Korban Kebakaran Rumah di Banjar

Pelajar SMP Nyaris Jadi Korban Kebakaran Rumah di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musibah kebakaran rumah Banjar kembali mengingatkan masyarakat bahwa ancaman korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran hunian. Kali ini, sebuah rumah di kawasan Perum Doboku Ligar, Blok C15, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, hangus dilalap api pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung, seorang pelajar SMP yang sedang tertidur di dalam rumah berhasil diselamatkan warga sebelum kobaran api menguasai seluruh bangunan.

Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian material ratusan juta rupiah. Lebih dari itu, kebakaran tersebut menjadi peringatan bahwa instalasi listrik yang mulai bermasalah tidak boleh dianggap sepele.

Pelajar SMP Diselamatkan Warga Saat Api Membesar

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Wahyudin (53), bersama istrinya, Rina, sedang berada di tempat kerja. Sementara itu, anak bungsu mereka yang masih duduk di bangku SMP tertidur di salah satu kamar.

Ading, tetangga korban, menuturkan bahwa warga segera bertindak setelah melihat asap dan kobaran api membesar dari rumah tersebut. Beberapa teman korban bersama warga langsung masuk untuk membangunkan pelajar itu sebelum api menjalar ke seluruh ruangan.

Kecepatan respons warga menjadi faktor penting yang menyelamatkan nyawa. Jika terlambat beberapa menit saja, situasinya bisa berubah menjadi tragedi yang jauh lebih besar.

Damkar Fokus Cegah Api Menjalar ke Permukiman Padat

Kawasan Perum Doboku Ligar memiliki jarak antarrumah yang cukup rapat. Karena itu, setelah menerima laporan, tim UPTD Pemadam Kebakaran BPBD Kota Banjar segera mengerahkan personel menuju lokasi.

Kepala UPTD Damkar BPBD Kota Banjar, Aam Amijaya, menjelaskan bahwa prioritas petugas bukan hanya memadamkan rumah yang terbakar, tetapi juga membuat sekat agar api tidak merambat ke bangunan lain.

Langkah tersebut terbukti efektif. Sekitar satu jam setelah petugas bekerja di lokasi, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.

Diduga Berawal dari Lampu Gudang yang Bermasalah

Hasil pemeriksaan awal tim Damkar bersama keterangan pemilik rumah mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.

Menurut Aam, titik api diduga muncul dari gudang yang berada di bagian depan rumah. Ruangan itu menyimpan banyak dokumen dan kertas sehingga api dengan cepat membesar setelah percikan muncul.

Wahyudin juga mengakui bahwa salah satu lampu di rumah tersebut beberapa waktu terakhir memang sering mengalami gangguan. Namun, gangguan itu belum sempat diperbaiki hingga akhirnya diduga memicu kebakaran.

Meski demikian, penyebab kebakaran masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas sehingga proses pendalaman tetap menjadi kewenangan pihak terkait.

Bukan Sekadar Rumah Hangus, Seluruh Dokumen Ikut Hilang

Kobaran api menghanguskan hampir seluruh isi rumah. Perabotan, dokumen penting keluarga, telepon seluler hingga laptop yang menyimpan berbagai data tidak sempat diselamatkan.

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan rumah bukan hanya kehilangan bangunan. Dokumen administrasi, arsip pekerjaan, hingga kenangan yang tersimpan di dalam rumah sering kali tidak dapat diganti dengan nilai uang.

Akibat musibah tersebut, Wahyudin bersama keluarganya memilih tinggal sementara di rumah mertua sebelum mencari kontrakan sambil menunggu pembangunan kembali rumah mereka.

Korsleting Listrik Masih Menjadi Ancaman Nyata

Peristiwa di Kota Banjar menjadi pengingat bahwa banyak kebakaran bermula dari persoalan sederhana yang sering diabaikan, seperti lampu yang berkedip, stop kontak longgar, kabel yang mulai aus, atau instalasi listrik yang sudah berumur.

Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala menjadi langkah pencegahan yang jauh lebih murah dibandingkan kerugian yang harus ditanggung setelah kebakaran terjadi.

Kewaspadaan warga, kecepatan respons lingkungan, dan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran terbukti mampu mencegah korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pencegahan tetap menjadi benteng pertama agar musibah serupa tidak kembali terulang.

Rumah bisa dibangun kembali, tetapi nyawa tidak memiliki kesempatan kedua. Saat lampu mulai bermasalah, jangan menunggu api yang memberi peringatan terakhir. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU PRT 2026

    Bukan Lagi “Pembantu”: UU PRT 2026 Ubah Status dan Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – UU PRT 2026 akhirnya disahkan pada April 2026 dan langsung mengubah wajah hubungan kerja di rumah tangga. Undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga ini tidak hanya mengatur hak pekerja rumah tangga, tetapi juga menegaskan kewajiban majikan lengkap dengan sanksi hukum yang tegas. Selama bertahun-tahun, jutaan pekerja rumah tangga bekerja tanpa kontrak, tanpa batas […]

  • Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama menyerahkan hewan kurban Iduladha 2026 kepada masyarakat dan pondok pesantren.

    Iduladha 2026, Polres Tasikmalaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Warga

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum Kurban Polres Tasikmalaya 2026 terasa berbeda tahun ini. Di tengah suasana Iduladha 1447 Hijriah, keluarga besar Polres Tasikmalaya menyalurkan puluhan hewan kurban ke masyarakat dan pondok pesantren di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Bukan hanya soal jumlah hewan yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, tetapi juga tentang cara kepolisian mencoba hadir […]

  • Ilustrasi kendaraan otonom Tesla di jalan kota modern, menggambarkan tantangan robotaxi 2026 bagi driver online dan ekonomi gig

    Robotaxi 2026 Mengubah Nasib Driver Online

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perkembangan kendaraan otonom Tesla kembali memantik perdebatan. Bukan hanya soal kecanggihan teknologi, kehadiran robotaxi 2026 diprediksi membawa tantangan struktural bagi driver online tradisional. Isu ini menyentuh langsung masa depan jutaan pekerja di sektor ekonomi gig. Di berbagai negara, Tesla terus mendorong pengembangan kendaraan tanpa pengemudi. Elon Musk menyebut robotaxi sebagai masa […]

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

  • penyerahan 6 triliun

    Penyerahan Rp6,6 Triliun dan Masa Depan Penindakan Korupsi SDA

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai penyerahan Rp6,6 triliun harus diikuti penegakan hukum konsisten dan pemulihan ekologi nyata. Uang Negara Kembali, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan albadarpost.com, EDITORIAL – Kejaksaan Agung menyerahkan Rp6,6 triliun kepada pemerintah. Angka ini bukan kecil. Ia mencerminkan hasil penagihan denda kehutanan dan penyelamatan keuangan negara dari perkara korupsi. Peristiwa ini disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, […]

  • bersih sungai Tasikmalaya

    Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bersih sungai Tasikmalaya menjadi aksi nyata dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan yang juga dikenal sebagai aksi bersih sungai dan pembersihan saluran air ini digelar di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026), saat ancaman genangan masih kerap muncul di sejumlah titik kota. Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di […]

expand_less