Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Tasikmalaya Tewaskan Satu Warga, Lima Rumah Terdampak

Kebakaran Tasikmalaya Tewaskan Satu Warga, Lima Rumah Terdampak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana dini hari di Kampung Bojongneros, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kebakaran Tasikmalaya yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu dengan cepat membesar hingga menghanguskan tiga rumah dan menyebabkan satu warga meninggal dunia. Peristiwa kebakaran rumah tersebut juga mengakibatkan dua bangunan lain mengalami kerusakan serta kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah milik Abdul Halim. Karena jarak antarrumah di kawasan tersebut sangat rapat, api kemudian menjalar dengan cepat ke bangunan lain sebelum warga mampu mengendalikannya.

Api Cepat Menyebar Akibat Permukiman Padat

Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.30 WIB. Selanjutnya, petugas langsung bergerak menuju lokasi hanya tiga menit setelah laporan diterima.

“Petugas berangkat pukul 04.33 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.48 WIB,” ujarnya.

Menurut Aam, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu munculnya percikan api di bagian atap rumah pertama. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kondisi permukiman yang padat menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. Dalam waktu singkat, rumah milik Ruhimat dan Rojak ikut dilalap si jago merah hingga nyaris tidak menyisakan bagian bangunan yang dapat diselamatkan.

Selain tiga rumah yang ludes terbakar, rumah milik Uminar mengalami kerusakan sekitar 10 persen pada bagian atap. Sementara itu, rumah Ahmad mengalami kerusakan sekitar 20 persen pada bagian yang sama akibat sambaran kobaran api.

Perabot rumah tangga, dokumen penting, serta berbagai barang berharga milik para korban tidak sempat dievakuasi karena api berkembang sangat cepat.

Satu Warga Meninggal Saat Proses Evakuasi

Di tengah upaya penyelamatan, musibah tersebut juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Nasir ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan Aam Gunawan, korban diduga mengalami kepanikan dan sesak napas saat kebakaran berlangsung. Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga memperburuk kondisinya ketika berusaha menyelamatkan diri.

Peristiwa tersebut menambah duka bagi warga sekitar. Kebakaran tidak hanya menghanguskan tempat tinggal dan harta benda, tetapi juga merenggut nyawa salah seorang warga kampung.

Empat Unit Damkar Berpacu dengan Waktu

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Sementara itu, satu unit tambahan datang dari Damkar Kota Tasikmalaya untuk memperkuat proses penanganan di lapangan.

Petugas tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan agar bara yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran. Setelah itu, tim menyisir seluruh area terdampak guna memastikan tidak ada titik api yang masih aktif.

Seluruh rangkaian penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 08.30 WIB. Berkat kerja sama petugas dan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

Meski demikian, tiga rumah sudah telanjur hangus terbakar. Dua rumah lain juga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat panas yang sangat tinggi.

Kebakaran Tasikmalaya

Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Kampung Bojongneros, Cisayong, Rabu (1/7/2026).

Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman

Di balik cepatnya respons petugas, terdapat tantangan besar yang harus dihadapi selama proses pemadaman. Akses menuju lokasi kebakaran sangat terbatas karena berada di kawasan permukiman padat dengan jalan yang sempit.

Akibat kondisi tersebut, hanya satu mobil pemadam yang dapat mendekati titik api untuk melakukan penyemprotan air secara maksimal. Kendaraan lain harus berhenti di lokasi yang lebih jauh sehingga distribusi air dan pergerakan personel menjadi kurang optimal.

Kondisi itu membuat proses pengendalian api memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, petugas terus berupaya memaksimalkan setiap sumber daya yang tersedia agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya akses jalan yang memadai di kawasan permukiman. Jalur yang cukup lebar dapat mempercepat mobilitas kendaraan darurat sehingga penanganan kebakaran menjadi lebih efektif.

Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Selain meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, kebakaran Tasikmalaya ini juga menimbulkan kerugian material dalam jumlah besar.

Perkiraan sementara menunjukkan nilai kerugian mencapai sekitar Rp500 juta. Angka tersebut mencakup bangunan yang terbakar, perabot rumah tangga, dokumen penting, serta berbagai barang berharga yang tidak sempat diselamatkan.

Bagi sebagian warga, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan hasil kerja keras yang dikumpulkan selama bertahun-tahun. Karena itu, musibah ini menjadi pukulan berat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda.

Kewaspadaan Listrik Perlu Terus Ditingkatkan

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran tetap perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa instalasi listrik di rumah perlu diperiksa secara berkala. Penggunaan kabel yang sudah usang, sambungan yang tidak sesuai standar, maupun beban listrik berlebihan dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Selain itu, masyarakat juga perlu memastikan jalur evakuasi tetap terbuka dan mudah diakses. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mempercepat penyelamatan apabila keadaan darurat terjadi sewaktu-waktu.

Di sisi lain, keberadaan lingkungan yang memiliki akses memadai bagi kendaraan pemadam menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran di kawasan permukiman padat.

Dalam hitungan menit, kobaran api mampu menghapus hasil jerih payah yang dibangun selama bertahun-tahun. Tragedi di Cisayong menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap instalasi listrik, kesiapan menghadapi keadaan darurat, dan akses yang memadai bagi petugas penyelamat bukan sekadar kebutuhan, melainkan ikhtiar bersama untuk melindungi nyawa dan masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadis Tetangga

    Banyak Orang Sibuk Ibadah, Tapi Lupa Pesan Nabi soal Tetangga

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hadis tetangga kembali menjadi perbincangan di tengah kehidupan modern yang terasa semakin individual. Ajaran Rasulullah tentang hubungan antarwarga, kepedulian sosial, dan akhlak kepada tetangga sebenarnya sangat kuat dalam Islam. Namun ironisnya, nilai itu perlahan mulai memudar di banyak lingkungan masyarakat. Hari ini, tidak sedikit orang mengenal wajah teman media sosial lebih dekat […]

  • Suasana Cap Go Meh dan buka puasa bersama di Banyumas yang memperlihatkan kebersamaan warga lintas agama.

    Buka Puasa Bersama di Cap Go Meh Satukan Warga Banyumas

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cap Go Meh dan buka puasa bersama menjadi momentum istimewa di Banyumas tahun ini. Perayaan Cap Go Meh Banyumas yang bertepatan dengan Ramadhan menghadirkan suasana berbeda karena warga lintas agama duduk bersama dalam tradisi budaya sekaligus berbagi hidangan berbuka. Kolaborasi budaya dan ibadah tersebut memperlihatkan wajah toleransi yang hidup di tengah masyarakat. […]

  • ilustrasi investasi bitcoin menurut hukum islam

    Bolehkah Investasi Bitcoin dalam Islam? Simak Penjelasan Fikihnya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum crypto dalam Islam semakin sering muncul seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital. Banyak orang bertanya apakah investasi Bitcoin menurut Islam diperbolehkan atau justru termasuk transaksi yang dilarang. Selain itu, sebagian ulama juga membahas hukum cryptocurrency dalam fikih kontemporer karena aset digital ini belum dikenal pada masa klasik. […]

  • miras Garut

    Warga Keluhkan Miras di Kerkof, Polisi Amankan 50 Botol

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Keluhan warga tentang miras Garut di kawasan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditindaklanjuti polisi melalui patroli pada Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam penjualan minuman keras dan menyita 50 botol miras dari berbagai jenis. Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP […]

  • Kantor KPU Tasikmalaya

    Diky Prihatin Lihat Kantor KPU Tasikmalaya, Status Aset Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kondisi Kantor KPU Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi gedung yang dinilai kurang terawat. Sorotan tersebut tidak hanya menyangkut bangunan fisik. Di baliknya, terdapat persoalan yang lebih panjang, yakni status aset antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini […]

  • RUU Sisdiknas

    RUU Sisdiknas: Kemenag Perjuangkan Guru dan Pesantren

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Bagi jutaan guru agama, santri, dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan, pembahasan regulasi ini tidak sekadar menyangkut perubahan aturan, tetapi juga berkaitan dengan kepastian masa depan pendidikan berbasis nilai dan karakter di Indonesia. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) terus […]

expand_less