Fastletic Juara Umum, GOR Susi Susanti Bergemuruh
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil walikota Rd Diky Candranegara dindampingi Kapolresta Tasikmalaya pada Kejurkot PBSI Piala Kapolres Cup 2026, Sabtu malam (27/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sorak sorai ribuan penonton menggema di seluruh sudut GOR Susi Susanti, Kota Tasikmalaya, Sabtu malam (27/6/2026). Tepuk tangan, teriakan dukungan, hingga suara peluit bercampur menjadi satu ketika Fastletic Badminton Club akhirnya memastikan diri sebagai Juara Umum Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Tasikmalaya Piala Kapolres Cup 2026.
Momen kemenangan Fastletic Juara Umum ini menjadi salah satu puncak paling emosional dalam turnamen bulutangkis bergengsi yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tersebut. Sejak pagi hingga malam, tribun dipadati penonton dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga atlet, komunitas bulutangkis, hingga masyarakat umum yang rela berdiri berjam-jam untuk menyaksikan pertandingan.
Di tengah gemuruh tepuk tangan, beberapa atlet Fastletic terlihat saling berpelukan di sisi lapangan. Ada yang mengangkat tangan ke udara. Ada pula yang terduduk sejenak sambil menundukkan kepala, seolah tidak percaya perjuangan panjang mereka akhirnya berbuah gelar juara umum.
Fastletic Tampil Konsisten Sejak Hari Pertama
Perjalanan Fastletic menuju juara umum tidak berlangsung instan. Sejak pertandingan hari pertama, klub tersebut tampil konsisten di berbagai nomor pertandingan.
Di setiap laga, para atlet Fastletic menunjukkan permainan yang disiplin, agresif, dan penuh determinasi. Smash keras, pertahanan rapat, serta komunikasi antarpemain yang solid menjadi modal utama mereka untuk terus melaju hingga partai final.
Saat pertandingan penentuan berlangsung, suasana GOR Susi Susanti benar-benar berubah menjadi lautan emosi. Sejumlah penonton tampak berdiri di tribun. Beberapa anak kecil membawa bendera klub. Sementara itu, para pelatih terlihat terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan dengan ekspresi tegang.
Ketika poin kemenangan terakhir berhasil diraih, sorakan penonton langsung pecah. Beberapa atlet Fastletic berlari menuju rekan-rekannya, sementara para official saling berpelukan di belakang lapangan.
Wakil Wali Kota: Fastletic Jadi Bukti Pembinaan Berjalan
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, hadir langsung menutup Kejurkot PBSI Kota Tasikmalaya Piala Kapolres Cup 2026 sekaligus menyerahkan trofi juara umum kepada kapten Fastletic.
Saat trofi diangkat ke atas podium, kilatan kamera ponsel dari tribun penonton terlihat menyala hampir bersamaan.
“Saya bangga luar biasa. Ini bukti bahwa pembinaan bulutangkis di Tasikmalaya berjalan. Anak-anak kita memiliki bakat, semangat, dan keberanian untuk bertanding. Fastletic menjadi contoh bahwa kerja keras dan disiplin dapat menghasilkan prestasi,” ujar Diky.
Menurutnya, Kejurkot bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi atlet-atlet masa depan.
“Ini adalah kawah candradimuka. Dari sini akan lahir atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Tasikmalaya di tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus mendukung pengembangan sarana olahraga dan memperbanyak kompetisi pembinaan.
Kapolresta: Bulutangkis Jadi Perekat Kebersamaan
Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Andi Purwanto, yang turut mendukung penyelenggaraan turnamen ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian.
“Polri dan masyarakat harus terus bersinergi. Melalui olahraga, kita mempererat kebersamaan sekaligus menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif,” ujar AKBP Andi.
Ia juga mengapresiasi seluruh klub yang telah bertanding secara sportif sepanjang turnamen.
“Selamat kepada Fastletic. Untuk klub lainnya, jangan berkecil hati. Terus berlatih dan kita bertemu lagi tahun depan,” katanya.
AKBP Andi menjelaskan bahwa gagasan penyelenggaraan Kapolres Cup berasal dari PBSI Kota Tasikmalaya yang kemudian mendapat dukungan penuh dari Polresta Tasikmalaya.
Antusiasme Bulutangkis Tasik Semakin Menguat
Ketua Umum PBSI Kota Tasikmalaya, H. Ajat Sudrajat, menilai antusiasme masyarakat terhadap bulutangkis terus mengalami peningkatan.
Hal tersebut terlihat dari padatnya tribun penonton hingga habisnya sekitar 570 kupon doorprize yang disiapkan panitia.
“Pecinta bulutangkis di Tasikmalaya memang memiliki sejarah panjang. Potensi atlet kita juga berkembang sangat pesat,” ujar Ajat.
Ia menambahkan bahwa sejumlah atlet Tasikmalaya telah melanjutkan pembinaan ke berbagai pusat pelatihan nasional, seperti PB Mutiara dan SGS Bandung.
Daftar Juara Beberapa Kategori
Ganda Dewasa C
- Juara I: Patra dan Yayu (PB Banjar)
- Juara II: Iktok Kohadi (PB Pegasus)
- Juara III Bersama: Selvi dan Ceuceu (PB Serdadu), Bagus dan Monk (PB Polres Ciamis)
Ganda Dewasa D
- Juara I: Hilmi dan Ade (Awipari)
- Juara II: Fazwa dan Davina (PB Serdadu)
- Juara III Bersama: Irwan dan Ateng (PB Serdadu), Andri dan Ded (PB Serdadu)
Ganda Instansi Open
- Juara I: Aldi dan Lutfi (Polres Tasikmalaya)
- Juara II: Bagas dan Ezi (Polres Tasikmalaya)
- Juara III Bersama: Asril dan Cancan (Samapta Polresta Tasikmalaya), Aditia dan Santana (Welas Asih)
Ketika lampu arena mulai diredupkan dan para penonton perlahan meninggalkan tribun, satu hal tampak jelas: Kejurkot PBSI Kota Tasikmalaya tahun ini bukan sekadar melahirkan juara, tetapi juga memperlihatkan bahwa semangat bulutangkis di Tasikmalaya masih menyala sangat terang.
Malam itu, Fastletic memang membawa pulang trofi juara umum. Namun, yang sesungguhnya menang adalah harapan bahwa dari GOR Susi Susanti, mimpi-mimpi besar atlet Tasikmalaya akan terus terbang lebih tinggi. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar