Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Lawan Bullying, Polresta Tasikmalaya Masuk ke Madrasah

Lawan Bullying, Polresta Tasikmalaya Masuk ke Madrasah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan memasuki babak baru di Kota Tasikmalaya. Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tasikmalaya meluncurkan program Madrasah Ramah Anak, sebuah gerakan kolaboratif untuk membangun sekolah ramah anak, mencegah bullying, serta menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Deklarasi tersebut berlangsung dalam Apel Deklarasi Madrasah Ramah Anak yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Mapolres Tasikmalaya, Jumat (26/6/2026).

Program ini menjadi salah satu inisiatif yang menarik perhatian dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-80. Jika selama ini masyarakat mengenal polisi melalui tugas penegakan hukum, kali ini Polresta Tasikmalaya memilih hadir di lingkungan pendidikan untuk mencegah lahirnya persoalan sosial sejak dini.

Polisi Hadir untuk Melindungi Anak dari Bullying

Suasana apel berlangsung khidmat ketika seluruh peserta membacakan komitmen bersama untuk mendukung program Madrasah Ramah Anak. Komitmen tersebut kemudian ditandatangani oleh Kapolres Tasikmalaya, perwakilan kepala madrasah, para guru, serta Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya.

Bagi Polresta Tasikmalaya, deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Sebaliknya, langkah tersebut menjadi titik awal pembentukan budaya pendidikan yang menghormati hak anak dan menolak segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun karakter generasi muda melalui pendekatan preventif di dunia pendidikan.

“Madrasah Ramah Anak adalah langkah konkret kami. Tujuannya menciptakan ruang belajar yang aman bagi anak. Hak anak harus dihargai. Budaya saling menghormati dan peduli perlu ditumbuhkan di setiap madrasah,” ujar AKBP Andi Purwanto.

Menurutnya, pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga peserta didik.

Madrasah Ramah Anak

Polresta Tasikmalaya Gaungkan Madrasah Ramah Anak di Momen HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolresta Tasikmalaya, Jumat(26/6/2026).

Guru, Orang Tua, dan Siswa Diajak Bergerak Bersama

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengajak seluruh elemen pendidikan untuk membangun lingkungan belajar yang sehat dan aman. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan tidak dapat berjalan apabila hanya dibebankan kepada sekolah atau aparat penegak hukum.

Karena itu, guru diharapkan semakin peka terhadap gejala perundungan. Selain itu, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan sekolah. Sementara itu, siswa didorong untuk berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan.

“Polresta Tasikmalaya siap mendampingi melalui fungsi Binmas dan Dikyasa. Kami berharap deklarasi ini menjadi gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari di madrasah,” katanya.

Pendekatan preventif tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah terjadi kasus. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan psikologis dan sosial mereka.

PGM Kota Tasikmalaya: Ini Bukan Seremoni

Ketua PGM Kota Tasikmalaya, Asep Rizal, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Polresta Tasikmalaya. Menurutnya, inisiatif ini menunjukkan bahwa perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Anak-anak harus tumbuh tanpa rasa takut mengalami bullying. Kami mengapresiasi Polresta Tasikmalaya yang menjadi pelopor Madrasah Ramah Anak. Kami berharap langkah ini dapat diikuti oleh madrasah lain di Jawa Barat,” ujarnya.

Asep menilai program tersebut selaras dengan semangat Polri Presisi, yaitu menghadirkan pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat. Dalam konteks pendidikan, kehadiran Polri melalui pendekatan preventif dapat menjadi investasi sosial jangka panjang.

Ia menambahkan, berbagai persoalan sosial yang muncul pada usia dewasa sering kali berakar dari pengalaman buruk pada masa anak-anak. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan pendidikan yang aman menjadi kebutuhan mendesak.

Momentum HUT Bhayangkara untuk Masa Depan Anak Indonesia

Deklarasi Madrasah Ramah Anak menjadi salah satu bentuk konkret peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berorientasi pada masa depan generasi muda. Program ini sekaligus menunjukkan bahwa keamanan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan upaya menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi anak.

Melalui program tersebut, Polresta Tasikmalaya berharap lahir generasi yang percaya diri, saling menghargai, memiliki empati, dan terbebas dari kekerasan maupun diskriminasi.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari seberapa kuat aparat penegak hukumnya, melainkan juga dari seberapa aman anak-anaknya tumbuh dan belajar hari ini.

Ketika polisi, guru, dan orang tua berdiri di barisan yang sama, sesungguhnya mereka sedang menjaga masa depan Indonesia. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus ayah gadaikan anak

    Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah […]

  • sosialisasi wajib halal 2026 di Tasikmalaya dengan dasar UU JPH dan PP 42 2024 untuk pelaku usaha makanan dan minuman

    Wajib Halal 2026 Makin Dekat, UMKM Tasikmalaya Mulai Bergerak

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wajib Halal 2026 kini tidak lagi terasa jauh. Pemerintah menegaskan bahwa mulai Oktober 2026, produk makanan, minuman, dan hasil sembelihan harus sudah mengantongi sertifikat halal. Melalui kebijakan ini, sertifikasi halal Oktober 2026 menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen. Di daerah, respons mulai terlihat. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergerak […]

  • Ayat Seribu Dinar

    Makna Ayat Seribu Dinar dalam Ikhtiar Rezeki

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Ayat Seribu Dinar diamalkan umat Islam sebagai penguat ikhtiar dan ketenangan batin di tengah tekanan hidup. albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak umat Islam menghadapi tekanan hidup yang tidak ringan. Masalah ekonomi, pekerjaan, dan ketidakpastian masa depan kerap menimbulkan kegelisahan. Dalam kondisi seperti itu, sebagian umat memilih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan ayat Al-Qur’an. […]

  • SPPG Libur

    SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat sebagian besar siswa bersiap menikmati libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) justru tengah merapikan arah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah memilih memperketat sasaran penerima manfaat agar bantuan gizi semakin tepat mengenai kelompok yang paling membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian […]

  • Mojtaba Khamenei

    Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perubahan kepemimpinan di Iran membuat nama Mojtaba Khamenei mendadak menjadi sorotan dunia. Sosok ini kini dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru sekaligus tokoh yang dijaga ketat oleh pasukan NOPO Iran, unit keamanan elite yang bertugas melindungi pemimpin negara. Mojtaba Khamenei merupakan putra dari Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya […]

  • perlindungan hukum wartawan

    Perlindungan Hukum Wartawan Jadi Kunci Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tekanan terhadap kebebasan pers tidak selalu datang dalam bentuk kekerasan fisik. Bagi banyak wartawan, ancaman itu hadir melalui panggilan klarifikasi, somasi, hingga laporan polisi setelah sebuah berita terbit. Kondisi tersebut menggambarkan realitas bahwa perlindungan hukum wartawan di Indonesia masih jauh dari kata aman. Seorang rekan wartawan di daerah menceritakan pengalamannya ketika […]

expand_less