Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Menteri Arifatul Tinjau Makan Bergizi Gratis

Menteri Arifatul Tinjau Makan Bergizi Gratis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Makan Bergizi Gratis atau program MBG kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Program pemenuhan gizi bagi siswa tersebut menjadi salah satu upaya menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Saat meninjau langsung pelaksanaannya di SDN Hegarsari, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, menyaksikan bagaimana makanan bergizi tidak hanya mengisi perut anak-anak, tetapi juga menghadirkan semangat baru dalam belajar.

Suasana sekolah pada Kamis (18/6/2026) terlihat lebih hidup. Deretan siswa duduk bersama sambil menikmati menu yang telah disiapkan. Ada yang sesekali bercanda dengan temannya, ada pula yang fokus menghabiskan lauk, sayur, buah, dan susu yang tersedia.

Di tengah suasana sederhana itu, Menteri Arifatul melihat sesuatu yang lebih besar dari sekadar kegiatan makan bersama.

Anak-Anak Menyambut Program MBG dengan Penuh Semangat

Kehadiran Menteri Arifatul disambut antusias oleh para guru dan siswa SDN Hegarsari.

Saat pembagian makanan berlangsung, anak-anak tampak menikmati menu yang disediakan. Pemandangan itu, menurut Menteri Arifatul, menunjukkan bahwa program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjawab kebutuhan anak usia sekolah.

“Saya melihat anak makan bersama dengan semangat yang luar biasa. Mereka menikmati makanan bergizi gratis yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG benar menyentuh kebutuhan anak di sekolah,” ujarnya.

Selain menghadirkan asupan gizi yang lebih baik, program tersebut juga membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

Karena itu, pemerintah berharap manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga pada masa mendatang.

Gizi yang Baik Menjadi Bekal Menuju Indonesia 2045

Menurut Menteri Arifatul, kualitas generasi mendatang tidak dapat dilepaskan dari pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia sekolah.

Anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi yang baik memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal, baik dari sisi kesehatan maupun kemampuan belajar.

“Mudah-mudahan dengan adanya program MBG ini, anak kita benar-benar dipersiapkan menjadi generasi yang berkualitas. Gizi mereka terpenuhi sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia 2045,” tegasnya.

Karena itu, program Makan Bergizi Gratis dipandang sebagai salah satu investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

Guru dan Orang Tua Merasakan Manfaatnya

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

Para guru menilai siswa menjadi lebih fokus mengikuti pelajaran karena kebutuhan gizi dasar mereka lebih terjaga.

Di sisi lain, orang tua juga merasakan manfaat yang tidak kecil. Kehadiran program MBG membantu mengurangi beban keluarga dalam menyediakan makanan bergizi setiap hari.

Meski sederhana, dampak seperti itu memiliki arti yang besar, terutama bagi keluarga yang harus mengatur kebutuhan rumah tangga dengan cermat.

Karena itu, keberlanjutan program menjadi harapan bersama.

Menjaga Program Agar Menjangkau Lebih Banyak Anak

Menteri Arifatul berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah.

Ia mengajak pemerintah daerah, sekolah, serta masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh ruang kelas dan buku pelajaran, tetapi juga oleh kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak.

Dengan tubuh yang sehat, mereka dapat belajar lebih baik dan tumbuh menjadi generasi yang siap membangun bangsa.

Di balik sepiring makanan yang tampak sederhana, tersimpan harapan besar tentang masa depan Indonesia.

Dan harapan itu dimulai dari ruang-ruang kelas tempat anak-anak belajar, bermain, dan bermimpi.

Indonesia 2045 tidak dibangun dalam sehari. Ia tumbuh perlahan, dimulai dari anak-anak yang hari ini makan dengan gembira, belajar dengan semangat, dan tumbuh dengan gizi yang terpenuhi. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanaman Pohon

    Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi penanaman pohon yang dilakukan peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 20 Mei 2026, menjadi pesan kuat bahwa kepedulian lingkungan tidak cukup hanya lewat slogan. Puluhan Serdik Sespimma Polri turun langsung ke area penghijauan sambil membawa bibit pohon yang nantinya […]

  • Dudung Abdurachman tangan kanan presiden

    Jejak Dudung Abdurachman: Dari Kontroversi ke Istana

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Dudung Abdurachman tangan kanan presiden kini menjadi salah satu figur yang terus diperbincangkan. Sosok yang juga dikenal sebagai mantan KSAD dan jenderal TNI ini menempuh jalur yang tidak biasa—dari sorotan kontroversi menuju posisi strategis di pusat kekuasaan. Saat publik pertama kali mengenalnya luas, bukan karena jabatan tinggi. Justru karena keputusan tegas […]

  • Skema swakelola pengadaan barang dan jasa pemerintah

    Swakelola PBJ: Efisiensi yang Butuh Integritas

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Swakelola pengadaan pemerintah kembali menjadi topik krusial dalam diskursus tata kelola keuangan negara. Skema pengadaan swakelola atau pengadaan barang dan jasa secara swakelola ini kerap dipromosikan sebagai solusi efisiensi anggaran sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat. Namun, di balik fleksibilitasnya, swakelola menyimpan tantangan serius yang menuntut integritas tinggi dan pengawasan ketat agar tidak berubah […]

  • Selawat Kebangsaan

    Monas Jadi Awal Doa Indonesia Menyambut Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bendera Merah Putih mulai berkibar di berbagai sudut Indonesia saat Agustus tiba. Namun, tahun ini masyarakat diajak menyambut Bulan Kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Melalui Selawat Kebangsaan dan Zikir dan Doa Kebangsaan, Kementerian Agama mengundang masyarakat berkumpul di Lapangan Monas, Jakarta, untuk memanjatkan doa bersama bagi Indonesia. Kehadiran Habib Syech bin […]

  • Child Online Protection

    Internet Tak Lagi Aman untuk Anak? Ini Fakta dan Cara Cegahnya Sekarang

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Child Online Protection atau Perlindungan Anak di Dunia Maya bukan lagi sekadar istilah teknis, melainkan kebutuhan mendesak di era digital. Perlindungan anak di internet, keamanan anak digital, hingga pencegahan kejahatan siber kini harus dipahami semua orang tua. Sebab, di balik layar gadget yang tampak aman, ancaman justru sering bergerak tanpa suara. Banyak […]

  • APBD Kota Tasikmalaya 2025

    APBD Kota Tasikmalaya 2025 Didominasi Dana Transfer, Ini Rincian Data Resmi BPS

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pendapatan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada 2025 tercatat mencapai Rp1,708 triliun, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar sekitar Rp1,692 triliun. Informasi tersebut tercantum dalam publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa angka-angka […]

expand_less