Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Ucapan Tahun Baru Islam, Adakah Pahalanya?

Ucapan Tahun Baru Islam, Adakah Pahalanya?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Ucapan Tahun Baru Islam hampir selalu memenuhi WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga berbagai grup media sosial setiap memasuki bulan Muharram. Fenomena Muharram di media sosial, dakwah digital, dan syiar Islam online itu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat muslim saat ini. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering disampaikan, apakah membagikan ucapan Tahun Baru Islam hanya sekadar tradisi tahunan atau justru dapat bernilai ibadah?

Menjelang 1 Muharram, notifikasi ponsel biasanya mulai ramai sejak selepas Magrib. Ada yang membagikan gambar berisi doa dan harapan baik, ada yang mengunggah status di Instagram, dan ada pula yang sekadar mengirim pesan sederhana kepada keluarga, sahabat, atau rekan kerja. Tradisi kecil itu mungkin terlihat biasa. Namun di era digital, pesan-pesan seperti itu telah menjadi salah satu cara masyarakat muslim saling mengingatkan dalam kebaikan.

Jutaan pesan ucapan Tahun Baru Islam beredar setiap Muharram. Karena itu, tidak sedikit orang yang bertanya, apakah kebiasaan tersebut hanya mengikuti tren, atau justru menjadi bagian dari amal yang bernilai pahala?

Dakwah Tidak Selalu dari Mimbar, Media Sosial Pun Bisa Menjadi Jalan Kebaikan

Islam mengajarkan umatnya untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

Allah SWT berfirman:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
(QS. Ali Imran: 104)

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.”
(HR Bukhari)

Pada masa sekarang, media sosial menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Oleh karena itu, dakwah digital tidak selalu harus dilakukan melalui ceramah atau kajian.

Sebuah kalimat sederhana yang mengajak orang lain untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, atau mengingat datangnya bulan Muharram dapat menjadi bagian dari syiar Islam online.

Bagaimana Hukum Ucapan Tahun Baru Islam?

Tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus memerintahkan umat Islam untuk mengucapkan selamat Tahun Baru Hijriah.

Namun, sejumlah ulama menjelaskan bahwa saling mendoakan dan menyampaikan ucapan yang baik kepada sesama muslim termasuk perkara yang dibolehkan selama tidak disertai keyakinan yang bertentangan dengan syariat.

Selain itu, Allah SWT berfirman:

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang sepadan.”
(QS. An-Nisa: 86)

Karena itu, hukum ucapan Tahun Baru Islam pada dasarnya termasuk perkara mubah atau diperbolehkan.

Selama seseorang tidak meyakini bahwa ucapan tersebut merupakan ibadah khusus yang memiliki tata cara tertentu dari Rasulullah SAW, maka kebiasaan tersebut termasuk bagian dari muamalah yang dibolehkan.

Niat Menentukan Nilai Sebuah Amal

Dalam Islam, niat memiliki kedudukan yang sangat penting.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Karena itu, niat menjadi pembeda antara sekadar kebiasaan dengan amal yang bernilai ibadah.

Jika seseorang membagikan ucapan Tahun Baru Islam hanya untuk mengikuti tren, maka ia memperoleh sesuai dengan niatnya.

Namun, apabila tujuannya untuk:

  • mengingatkan orang lain tentang datangnya bulan Muharram;
  • mempererat silaturahmi;
  • menyebarkan doa dan harapan baik;
  • mengajak sesama muslim untuk berhijrah menjadi lebih baik;

maka aktivitas tersebut dapat bernilai pahala sebagai bagian dari dakwah dan syiar Islam.

Di sinilah pentingnya memahami fikih media sosial.

Jangan Sampai Syiar Berubah Menjadi Ajang Pamer

Media sosial memang dapat menjadi ladang kebaikan. Namun, Islam juga mengingatkan umatnya agar tidak terjebak dalam sikap riya atau mencari pujian manusia.

Allah SWT berfirman:

“Maka celakalah orang-orang yang salat, yaitu orang-orang yang lalai dari salatnya, yang berbuat riya.”
(QS. Al-Ma’un: 4-6)

Karena itu, ucapan Tahun Baru Islam yang dibagikan hendaknya tetap berisi doa, ajakan kepada kebaikan, serta tidak mengandung unsur permusuhan, kebencian, atau sekadar mengejar popularitas.

Sebab, teknologi hanyalah alat.

WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok dapat menjadi sarana yang mendekatkan manusia kepada Allah atau sebaliknya, tergantung bagaimana seseorang menggunakannya.

Muharram di Media Sosial Bisa Menjadi Syiar yang Positif

Pada akhirnya, membagikan ucapan Tahun Baru Islam bukanlah kewajiban. Tidak ada pula dalil khusus yang mewajibkannya.

Namun, selama dilakukan dengan niat yang baik, isi yang benar, dan tujuan yang positif, aktivitas tersebut termasuk perkara yang dibolehkan dan berpotensi mendatangkan pahala.

Barangkali, sebuah pesan sederhana yang muncul di layar telepon genggam justru menjadi pengingat bagi seseorang untuk kembali memperbaiki diri.

Dan mungkin, dari satu kalimat yang tampak sederhana itu, lahir semangat hijrah, tumbuh rasa persaudaraan, dan menguat kembali hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Di era digital, dakwah tidak selalu terdengar dari mimbar masjid. Kadang, ia hadir lewat satu pesan sederhana di layar ponsel yang membuat seseorang kembali mengingat Allah dan memulai hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengawasan anggaran publik

    Vandalisme Direspons Cepat, Uang Negara Dibiarkan Gelap

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DPRD Kabupaten Tasikmalaya cepat melapor vandalisme, tapi diam saat anggaran publik dipertanyakan. Pengawasan dan keterbukaan informasi kini diuji. albadarpost.com, EDITORIAL – DPRD Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat saat tembok gedungnya dicoret. Laporan polisi dilayangkan. Pernyataan resmi disampaikan. Prosedur hukum ditempuh tanpa ragu. Namun kecepatan itu berhenti di sana. Ketika warga melaporkan indikasi penyalahgunaan anggaran dan meminta […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • Pemain Persib dan Borneo FC bersaing ketat di papan atas Liga 1 Indonesia musim 2026

    Saat Persib dan Borneo Saling Tekan, Gelar Juara Kini Ditentukan Mental

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Borneo menjadi salah satu persaingan paling panas di Liga 1 Indonesia musim ini. Perebutan puncak klasemen kini tidak lagi hanya soal selisih angka, tetapi berubah menjadi adu konsistensi, ketahanan mental, dan nafas juara hingga pekan-pekan terakhir kompetisi. Di tengah tekanan besar dan jadwal yang semakin padat, kedua tim mulai […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 untuk pemudik

    Baru Dibuka, Mudik Gratis Polri 2026 Diserbu Puluhan Ribu Pemudik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program Mudik Gratis Polri 2026 langsung menarik perhatian masyarakat. Dalam waktu singkat, sekitar 30 ribu pemudik mendaftar untuk mengikuti program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar oleh kepolisian. Antusiasme tinggi terhadap Mudik Gratis Polri 2026 menunjukkan bahwa fasilitas perjalanan pulang kampung yang aman dan terjangkau sangat dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya […]

  • Skrining Kesehatan Jiwa Dokter

    Kemenkes Rombak Internship Dokter, Tes Mental Kini Wajib

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mengubah sistem Program Internship Dokter Indonesia dengan mewajibkan skrining kesehatan jiwa dokter sebagai salah satu syarat sebelum peserta menjalankan tugas di fasilitas pelayanan kesehatan. Kebijakan baru ini melengkapi pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan menjadi bagian dari evaluasi nasional terhadap penyelenggaraan internship. Langkah tersebut menegaskan bahwa tes kesehatan mental […]

expand_less