Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan tanaman jagung muda tampak menghijau di lahan pertanian Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026). Daun-daunnya bergoyang pelan tertiup angin pagi. Di sela pematang yang masih menyisakan bekas tanah lembap setelah hujan malam sebelumnya, sejumlah petani berdiri sambil memperhatikan rombongan yang berjalan menyusuri lahan.

Menariknya, rombongan itu bukan penyuluh pertanian.

Mereka adalah personel Polres Tasikmalaya.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran bagaimana program ketahanan pangan, swasembada pangan, dan penguatan sektor pertanian kini tidak lagi hanya menjadi urusan petani. Berbagai pihak mulai terlibat langsung, termasuk kepolisian.

Melalui monitoring tanaman jagung di Desa Janggala, Polres Tasikmalaya menunjukkan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dari Menjaga Kamtibmas hingga Mengawal Produksi Pangan

Kegiatan monitoring dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri.

Bersama jajaran Satreskrim, ia menyusuri beberapa titik lahan jagung sambil berdialog dengan petani setempat. Sesekali mereka berhenti untuk melihat kondisi tanaman. Di beberapa petak lahan, batang jagung terlihat tumbuh cukup seragam dengan warna daun yang segar.

Menurut AKP Heru, kehadiran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih dari itu, Polri juga memiliki tanggung jawab mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen penuh mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar AKP Heru Samsul Bahri.

Pernyataan tersebut menegaskan perubahan pendekatan yang kini dilakukan institusi kepolisian. Polisi tidak hanya hadir ketika ada persoalan hukum, tetapi juga ikut mendorong sektor yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Dialog di Tengah Hamparan Jagung

Suasana monitoring berlangsung santai.

Beberapa petani tampak mendampingi rombongan sambil menunjukkan kondisi tanaman mereka. Ada yang menunjuk bagian lahan yang pertumbuhannya lebih cepat. Ada pula yang berbincang mengenai cuaca dan harapan panen beberapa bulan ke depan.

Di kejauhan, beberapa warga yang melintas sesekali memperhatikan kegiatan tersebut.

Bagi sebagian masyarakat, kehadiran polisi di tengah kebun jagung masih menjadi pemandangan yang tidak biasa. Namun pagi itu suasana terlihat cair. Percakapan yang terjadi lebih banyak membahas tanaman, produktivitas lahan, dan semangat bertani daripada persoalan keamanan.

Pendekatan seperti ini dinilai penting karena membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.

Selain memberikan motivasi moral, kehadiran personel Polres Tasikmalaya juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi para petani yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan pangan.

Jagung Menjadi Komoditas Strategis

Jagung memiliki posisi penting dalam sistem ketahanan pangan nasional.

Selain menjadi bahan pangan, komoditas ini juga menjadi kebutuhan utama sektor peternakan dan berbagai industri olahan. Karena itu, peningkatan produksi jagung di tingkat desa berkontribusi langsung terhadap stabilitas pasokan pangan yang lebih luas.

AKP Heru menegaskan bahwa kegiatan pendampingan tidak berhenti pada satu kunjungan.

Pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar para petani tetap termotivasi mengembangkan lahan produktif mereka.

“Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala agar para petani semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian mereka, khususnya dalam budidaya jagung ini,” katanya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan tanaman tumbuh optimal dan terhindar dari gangguan yang berpotensi menurunkan hasil panen.

Harapan Besar dari Desa Janggala

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat, keberhasilan desa-desa produktif menjadi sangat penting.

Karena itu, Desa Janggala diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra jagung yang memberi kontribusi nyata bagi Kabupaten Tasikmalaya.

Hamparan tanaman yang saat ini masih setinggi lutut orang dewasa memang belum menghasilkan panen. Namun bagi para petani, setiap batang jagung yang tumbuh adalah harapan.

Harapan untuk hasil yang lebih baik.

Sera harapan untuk penghasilan yang lebih stabil.

Dan harapan untuk ikut menjaga ketersediaan pangan dari tingkat desa hingga nasional.

Di lahan itulah ketahanan pangan sesungguhnya dibangun. Bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui kerja keras petani yang setiap hari merawat tanaman mereka sejak benih ditanam hingga masa panen tiba.

Ketahanan pangan tidak lahir dari slogan semata. Ia tumbuh dari tanah yang digarap petani, dari jagung yang dirawat setiap hari, dan dari kolaborasi semua pihak. Ketika polisi ikut turun ke kebun, pesan yang muncul menjadi jelas: menjaga pangan bangsa bukan pekerjaan satu profesi, melainkan tanggung jawab bersama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus ayah gadaikan anak

    Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah […]

  • Knalpot Brong

    Jelang Persib Juara, Razia Knalpot Brong Gencar di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia knalpot brong kembali digelar Polresta Tasikmalaya menjelang euforia pertandingan Persib Bandung melawan Persijap. Dalam operasi yang berlangsung Kamis 21 Mei 2026, petugas berhasil mengamankan 13 kendaraan yang memakai knalpot tidak standar atau knalpot bising yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat. Penertiban knalpot brong tersebut dilakukan di sejumlah titik rawan pelanggaran […]

  • Tafsir Al-Ankabut 2

    Mengapa Orang Baik Tetap Diuji? Jawabannya Ada di Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Subuh, lampu-lampu masjid kampung masih menyala temaram. Di teras masjid, beberapa pasang sandal tersusun tidak beraturan. Ada jamaah yang datang sambil merapatkan jaket karena udara dini hari terasa dingin. Ada pula yang memarkir motor, lalu berjalan cepat ketika iqamah hampir dikumandangkan. Mereka salat. Mereka berdoa. Dan mereka berharap. Namun tidak semua […]

  • rujukan BPJS

    Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kemenkes ubah sistem rujukan BPJS agar pasien cukup pindah satu kali dengan klasifikasi kompetensi rumah sakit. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Kesehatan menegaskan akan memperbaiki sistem rujukan BPJS agar pasien tidak lagi harus berpindah-pindah rumah sakit sebelum mendapatkan layanan yang tepat. Kebijakan baru ini diproyeksikan mempercepat penanganan medis, meningkatkan peluang kesembuhan, serta menekan biaya yang selama […]

  • Uya Kuya tak langgar etik

    MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MKD DPR RI menyatakan Uya Kuya tak langgar etik dan kembali aktif sebagai anggota DPR Fraksi PAN. Uya Kuya Resmi Dibebaskan dari Tuduhan Pelanggaran Etik DPR albadarpost.com, LENSA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI secara resmi memutuskan Uya Kuya tak langgar etik dan mengembalikannya ke posisi semula sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat […]

  • Ilustrasi palu hakim dan dokumen perbankan terkait Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 tentang penghentian bunga kredit macet.

    MA Tegaskan Bunga Berhenti Saat Kredit Macet

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 menjadi tonggak penting dalam sengketa kredit macet di Indonesia. Putusan Mahkamah Agung ini menegaskan bahwa ketika bank menyatakan kredit berstatus macet atau non-performing loan, maka utang tersebut masuk kondisi status quo. Artinya, bunga dan denda tidak boleh lagi ditambahkan sejak tanggal pernyataan macet. Putusan yang diketok pada 15 […]

expand_less