Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Naik Kelas Jadi Tipe B, RSUD KHZ Mustofa Tetap Utamakan Warga Tasikmalaya

Naik Kelas Jadi Tipe B, RSUD KHZ Mustofa Tetap Utamakan Warga Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Rencana peningkatan status RSUD KHZ Mustofa dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Namun di balik target besar tersebut, Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin mengingatkan satu hal penting: jangan sampai warga Tasikmalaya sendiri kesulitan mendapatkan layanan karena kapasitas rumah sakit tidak mampu mengimbangi peningkatan jumlah pasien.

Pernyataan itu disampaikan usai pelantikan Dewan Pengawas baru RSUD KHZ Mustofa. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola rumah sakit sekaligus mempersiapkan langkah menuju rumah sakit rujukan yang lebih besar.

Menurut Cecep, peningkatan status rumah sakit bukan sekadar perubahan administratif. Lebih dari itu, perubahan tersebut harus mampu menghadirkan pelayanan yang semakin baik, profesional, dan tetap berpihak kepada masyarakat.

Infrastruktur Dinilai Siap, Tantangan Justru Ada pada Kapasitas Pelayanan

Bupati mengungkapkan dirinya telah beberapa kali berdiskusi dengan jajaran direksi RSUD KHZ Mustofa mengenai kesiapan peningkatan status rumah sakit.

Dari sisi infrastruktur, rumah sakit dinilai sudah memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk naik menjadi rumah sakit tipe B.

Namun demikian, Cecep menilai ada tantangan yang harus dipikirkan sejak sekarang.

Saat ini RSUD KHZ Mustofa memiliki sekitar 448 ruang rawat inap. Jika status rumah sakit meningkat menjadi tipe B, maka fungsi rujukan akan semakin luas dan berpotensi menarik pasien dari berbagai daerah di luar Kabupaten Tasikmalaya.

“Jangan sampai setelah menjadi tipe B, pasien kita sendiri tidak terlayani dan tidak mendapatkan ruang rawat inap. Fungsi rumah sakit bisa tidak sesuai tujuan,” kata Cecep.

Aktivitas Rumah Sakit Menunjukkan Tingginya Kebutuhan Layanan

Di lingkungan rumah sakit, aktivitas pelayanan berlangsung hampir sepanjang hari.

Pada jam-jam pelayanan tertentu, kursi ruang tunggu pasien dan keluarga terlihat hampir terisi penuh. Sejumlah pengunjung tampak membawa map berisi hasil pemeriksaan, surat rujukan, atau dokumen administrasi sambil menunggu giliran dipanggil petugas.

Di area parkir, kendaraan roda dua dan roda empat terus keluar masuk sejak pagi. Aktivitas itu menjadi gambaran nyata tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Karena itulah, peningkatan status rumah sakit harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Pelayanan Humanis Menjadi Perhatian Khusus

Selain kapasitas pelayanan, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap aspek pelayanan yang bersentuhan langsung dengan pasien.

Menurutnya, rumah sakit pemerintah masih sering dibandingkan dengan rumah sakit swasta dari sisi keramahan pelayanan.

Karena itu, seluruh pegawai dan tenaga kesehatan diminta terus meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih humanis.

“Jangan sampai ada kesan rumah sakit swasta lebih ramah dari rumah sakit negeri. Semua pegawai harus meningkatkan pelayanan yang lebih humanis,” ujarnya.

Bagi Cecep, rumah sakit modern tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas dan peralatan medis. Rumah sakit juga harus mampu menghadirkan rasa nyaman, kepastian layanan, dan komunikasi yang baik kepada pasien maupun keluarga mereka.

Harapan Kecil yang Terdengar dari Ruang Tunggu

Di sela aktivitas pelayanan, sejumlah pengunjung terlihat saling bertukar informasi mengenai jadwal dokter, ruang pemeriksaan, hingga prosedur administrasi yang harus dilalui.

Beberapa keluarga pasien juga mengaku berharap peningkatan status rumah sakit dapat mempercepat akses layanan kesehatan tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Harapan seperti itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi keluarga yang sedang menghadapi masalah kesehatan, kemudahan mendapatkan pelayanan sering kali menjadi hal yang sangat berarti.

Tidak Semua Warga Memahami Arti Rumah Sakit Tipe B

Jujur saja, tidak semua masyarakat memahami perbedaan rumah sakit tipe C dan tipe B.

Sebagian warga mungkin tidak terlalu memikirkan klasifikasi rumah sakit.

Bagi mereka, yang terpenting adalah pelayanan tetap tersedia ketika dibutuhkan, dokter mudah ditemui, obat tersedia, dan ruang rawat inap tidak penuh saat keluarga mereka memerlukan perawatan.

Karena itu, peningkatan status rumah sakit pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Dewan Pengawas Baru Diharapkan Perkuat Tata Kelola

Untuk mendukung proses tersebut, Pemkab Tasikmalaya juga menaruh harapan besar kepada Dewan Pengawas yang baru dilantik.

Mereka diharapkan mampu memberikan arahan, evaluasi, serta pengawasan terhadap pelayanan, pengelolaan keuangan, dan pengembangan kelembagaan rumah sakit secara profesional dan objektif.

Bupati juga meminta terbangunnya komunikasi yang baik antara dewan pengawas dan manajemen rumah sakit agar tercipta sinergi dalam meningkatkan mutu pelayanan.

Rumah Sakit dan Harapan Banyak Keluarga

Bagi sebagian besar masyarakat, rumah sakit bukan tempat yang mereka kunjungi setiap hari.

Namun ketika anggota keluarga sakit, keberadaan layanan kesehatan yang cepat, mudah dijangkau, dan ramah menjadi sesuatu yang sangat berarti.

Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, masyarakat tidak hanya berharap rumah sakit memiliki gedung yang lebih besar atau status yang lebih tinggi. Mereka juga berharap hadirnya pelayanan yang lebih manusiawi, lebih cepat, dan lebih dekat dengan kebutuhan pasien.

Karena itulah, peningkatan status RSUD KHZ Mustofa menjadi rumah sakit tipe B bukan sekadar soal naik kelas. Ini tentang bagaimana rumah sakit mampu menjawab harapan masyarakat yang terus berkembang.

Naik kelas menjadi rumah sakit tipe B memang penting. Namun ukuran keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya status yang tertulis di dokumen. Keberhasilan itu hadir ketika seorang pasien tetap mendapat tempat tidur saat membutuhkan perawatan, ketika keluarga memperoleh pelayanan yang ramah, dan ketika harapan masyarakat tidak pernah ditolak di pintu rumah sakit yang mereka andalkan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mustika Darling

    Mustika Darling Masuk Tasikmalaya, Pekarangan Rumah Kini Bisa Jadi Sumber Penghasilan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Mustika Darling atau gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan ekonomi keluarga menjadi sorotan dalam kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ke Kota Tasikmalaya. Program yang juga dikenal sebagai gerakan optimalisasi lahan rumah tangga ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan […]

  • WNI ilegal

    Kemlu Tangani WNI Ilegal Masuk Singapura via Laut

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kemlu dan KBRI Singapura menangani enam WNI ilegal yang ditangkap di perairan Tanah Merah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kementerian Luar Negeri memastikan langkah perlindungan terhadap WNI ilegal yang ditangkap otoritas Singapura setelah diduga masuk ke wilayah negara tersebut melalui jalur laut. Kasus ini penting karena menyangkut keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri sekaligus menegaskan […]

  • Biaya Jetstar

    Bagasi Kabin Jetstar Kini Bisa Berbayar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membawa koper kabin tanpa perlu membayar biaya tambahan selama ini menjadi pilihan banyak pelancong untuk menghemat pengeluaran. Namun, kebiasaan tersebut akan berubah bagi sebagian penumpang Jetstar mulai Februari 2027. Melalui kebijakan baru, biaya Jetstar dapat bertambah apabila penumpang ingin menyimpan tas atau koper di bagasi kabin atas (overhead locker) pada jenis tarif […]

  • Ilustrasi seseorang mendapat pujian banyak orang sementara Allah menutup aib manusia yang tidak diketahui orang lain.

    Saat Orang Memuji Anda, Bisa Jadi Allah Sedang Menutup Aib Anda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah menutup (menghijab) aib manusia. Kalimat ini sering terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Banyak orang menikmati pujian manusia, padahal bisa saja pujian itu muncul karena aib manusia yang sebenarnya belum terlihat. Dengan kata lain, orang lain memuji karena Allah menutup keburukan yang tidak mereka ketahui. Fenomena ini sering terlihat dalam kehidupan […]

  • Nobar Piala Dunia Cipatujah

    Mapolsek Cipatujah Ramai, Nobar Piala Dunia Sambut HUT Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nobar Piala Dunia Cipatujah menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Melalui acara nonton bareng atau nobar sepak bola dunia tersebut, Polsek Cipatujah menghadirkan suasana kebersamaan yang mempertemukan anggota Polri dan masyarakat dalam satu ruang yang hangat, santai, dan penuh keakraban. Kegiatan yang berlangsung di […]

  • Pertandingan Liga Champions antara tim top Eropa dengan analisis prediksi semifinal

    Prediksi Lolos Semifinal Liga Champions: Siapa Bertahan di 4 Besar?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Prediksi semifinal UCL menjadi topik panas menjelang babak perempat final. Banyak penggemar mulai membahas peluang lolos semifinal Liga Champions, kandidat kuat juara, hingga tim kejutan yang berpotensi mencuri perhatian. Dengan duel besar seperti Real Madrid vs Bayern Munich dan Paris Saint-Germain vs Liverpool, persaingan dipastikan semakin ketat. Selain itu, faktor pengalaman, kedalaman […]

expand_less