Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Usai Upacara Pancasila, Wabup Tasikmalaya Pilih Turun ke Sungai Citanduy

Usai Upacara Pancasila, Wabup Tasikmalaya Pilih Turun ke Sungai Citanduy

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Banyak peringatan Hari Lahir Pancasila berakhir setelah upacara selesai. Namun di Kabupaten Tasikmalaya, peringatan tahun ini berlanjut ke tempat yang tidak biasa: tepian Sungai Citanduy.

Usai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wakil Bupati Tasikmalaya bersama jajaran pejabat daerah langsung menuju Sungai Citanduy untuk melakukan penebaran benih ikan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa Pancasila Citanduy, nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan tidak cukup berhenti dalam pidato atau seremoni tahunan. Nilai itu harus hadir dalam tindakan nyata yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

Dari Lapangan Upacara ke Bantaran Sungai

Suasana di bantaran Sungai Citanduy siang itu terlihat cukup hidup.

Di beberapa titik tepian sungai, rerumputan liar tumbuh di antara bebatuan yang membatasi aliran air. Ember-ember berisi benih ikan tampak berjajar di dekat lokasi penebaran. Sesekali petugas memindahkan ember ke titik yang dianggap paling aman sebelum benih dilepas ke sungai.

Ketika proses dimulai, cahaya matahari siang memantul di permukaan air. Benih-benih ikan bergerak cepat mengikuti arus sesaat setelah dilepaskan.

Beberapa anak yang berada di sekitar lokasi tampak berebut posisi agar bisa melihat lebih dekat. Sesekali mereka menunjuk ke arah ikan yang berenang menjauh dari tepian sungai.

Di sisi lain, sejumlah warga terlihat mengabadikan kegiatan menggunakan telepon genggam sebelum kembali melanjutkan aktivitas mereka masing-masing.

Pemandangan sederhana itu menghadirkan suasana yang jauh berbeda dibanding suasana formal beberapa jam sebelumnya saat upacara berlangsung.

Wabup: Nilai Pancasila Harus Membumi

Menurut Wakil Bupati Tasikmalaya, Hari Lahir Pancasila seharusnya tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterjemahkan menjadi aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Hari ini, tepat di Hari Lahir Pancasila, kita tidak hanya memperingatinya dengan upacara seremonial. Bagi saya, nilai luhur Pancasila harus membumi dan diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata yang menyentuh kehidupan dan lingkungan sekitar kita,” ujarnya.

Penebaran benih ikan dipilih sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem Sungai Citanduy.

Selain menjaga keseimbangan lingkungan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

Menjaga Sungai Berarti Menjaga Kehidupan

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar menjaga benih ikan yang baru ditebar.

Ia mengingatkan agar tidak ada praktik penangkapan ikan secara ilegal menggunakan setrum maupun racun yang dapat merusak habitat sungai.

“Tolong jaga bersama-sama benih ikan yang baru kita tebar ini. Jangan sampai ada yang mengambilnya secara ilegal, apalagi sampai disetrum atau diracun. Tindakan itu merusak alam. Tunggu dulu ikannya sampai tumbuh besar dan berkembang biak,” tegasnya.

Meski demikian, tidak semua warga langsung yakin hasil penebaran benih ikan akan terlihat dalam waktu dekat.

Sebagian menganggap manfaat kegiatan tersebut baru bisa dirasakan beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan. Namun mereka tetap berharap populasi ikan di Sungai Citanduy dapat bertambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Perbedaan pandangan itu menjadi hal yang wajar. Sebab keberhasilan pelestarian lingkungan memang membutuhkan proses panjang dan kesabaran bersama.

Sungai yang Menjadi Bagian Kehidupan Warga

Bagi masyarakat di bantaran Citanduy, sungai bukan sekadar aliran air yang melintas di dekat rumah mereka.

Sungai menjadi tempat mencari ikan, mengairi lahan pertanian, dan menopang berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari yang berlangsung turun-temurun.

Di beberapa wilayah, sungai juga menjadi ruang sosial tempat warga saling bertemu, berbincang, dan menjalankan aktivitas ekonomi kecil.

Karena itu, menjaga Sungai Citanduy sesungguhnya bukan hanya soal menjaga lingkungan.

Lebih dari itu, menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan masyarakat yang bergantung padanya.

Semangat inilah yang ingin ditunjukkan melalui kegiatan penebaran benih ikan pada Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

Bahwa gotong royong tidak selalu hadir dalam bentuk besar.

Kadang ia hadir melalui langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Pancasila yang Hadir dalam Tindakan

Di tengah derasnya arus informasi digital dan berbagai persoalan yang datang silih berganti, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga alam.

Merawat sungai.

Melindungi sumber daya bersama.

Serta memikirkan masa depan generasi berikutnya.

Semuanya merupakan bentuk nyata pengamalan nilai Pancasila yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pancasila tidak selalu hadir di podium upacara atau tertulis dalam spanduk peringatan. Kadang ia hidup di tepian sungai, dalam ember berisi benih ikan, dan dalam kesediaan warga menjaga alam untuk anak cucu mereka. Sebab ketika kepedulian berubah menjadi tindakan, di situlah Pancasila benar-benar menemukan maknanya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembobolan Minimarket Tasco

    Satpam Duel dengan Pembobol Minimarket Tasco Tasikmalaya, Pelaku Kabur

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi pembobolan Minimarket Tasco di Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menggegerkan warga pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diduga menjebol rolling door menggunakan linggis sebelum masuk ke dalam toko. Selain membawa uang tunai dan berbagai jenis rokok, mereka juga sempat berduel dengan petugas keamanan sebelum akhirnya melarikan […]

  • Resep Nasi Goreng Air Fryer

    Resep Nasi Goreng Air Fryer, Gurih Tanpa Banyak Minyak

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep Nasi Goreng Air Fryer kini semakin banyak dicari karena menawarkan cara memasak yang praktis sekaligus menghasilkan rasa tetap gurih. Bagi pemilik air fryer, metode ini menjadi alternatif menarik untuk membuat nasi goreng rumahan tanpa harus menggunakan banyak minyak. Selain lebih sederhana, nasi goreng menggunakan air fryer juga menghasilkan tekstur nasi yang […]

  • Tower Roboh Banjar

    Tower Ambruk Banjar, BPKPD Tegaskan Bukan Aset Pemkot

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tower roboh Banjar yang menewaskan dua pekerja di Komplek Perkantoran Purwaharja memunculkan perhatian publik terkait status kepemilikan bangunan tersebut. Menanggapi peristiwa itu, BPKPD Kota Banjar menegaskan bahwa tower ambruk Banjar tersebut bukan lagi aset milik Pemerintah Kota Banjar karena telah dijual melalui proses lelang resmi pada 2025. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan […]

  • Ilustrasi kekerasan penagihan utang, penagih utang keroyok ibu hamil di Takalar hingga korban mengalami keguguran.

    Tragis! Ibu Hamil Dikeroyok Saat Ditagih Utang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik penagihan utang kembali menuai kecaman publik setelah aksi pengeroyokan menimpa seorang ibu hamil di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kekerasan yang terjadi saat proses penagihan itu tidak hanya meninggalkan trauma, tetapi juga berujung pada keguguran yang dialami korban. Peristiwa tragis tersebut langsung menyita perhatian warga. Selain karena melibatkan penagih utang, korban diketahui […]

  • Gerakan Indonesia Asri

    Gerakan Indonesia Asri: Ini Aksi Nyata Polres Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Indonesia Asri kembali menunjukkan dampak nyata di ruang publik. Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, ratusan personel Polres Tasikmalaya turun langsung membersihkan Alun-Alun Singaparna sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan bersama. Aksi sosial yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, itu menjadi bagian dari upaya […]

  • Kota Islam Ilmu Pengetahuan

    Dulu Menguasai Ilmu Dunia, Mengapa Kota Islam Kini Tinggal Sejarah?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kota Islam ilmu pengetahuan bukan sekadar istilah sejarah. Kota-kota Islam, pusat ilmu Islam, dan peradaban Islam klasik pernah berdiri sebagai jantung kecerdasan dunia. Pada satu masa, ketika sebagian wilayah lain masih terjebak dalam kegelapan intelektual, kota-kota ini justru memancarkan cahaya ilmu yang menarik manusia dari berbagai penjuru bumi. Dan ini bukan mitos. […]

expand_less