Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Viral Saja Tak Cukup, Generasi Z Garut Diajak Menciptakan Perubahan

Viral Saja Tak Cukup, Generasi Z Garut Diajak Menciptakan Perubahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah kebiasaan generasi muda yang nyaris tidak pernah jauh dari layar ponsel, kegiatan Gen Z Space Garut hadir membawa pesan yang berbeda. Media sosial dan dunia digital bukan hanya tempat mencari hiburan atau mengikuti tren viral, tetapi juga ruang untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan GEN Z Space Vol.4 bertema “Menggerakan Suara Digital Menuju Real Impact” yang digelar di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (30/5/2026).

Sejak pagi, suasana kampus terlihat lebih ramai dari biasanya. Di meja registrasi masih tampak tumpukan name tag yang belum sempat dibagikan saat peserta terus berdatangan menjelang acara dimulai. Beberapa mahasiswa terlihat datang berkelompok sambil membawa laptop dan botol minum. Sebagian lainnya masih membuka catatan di telepon genggam sebelum memasuki aula.

Ketika sesi pembukaan berlangsung, kursi bagian belakang mulai terisi penuh. Beberapa peserta memilih duduk di lantai dekat pintu aula. Sesekali terdengar bunyi notifikasi ponsel yang muncul di tengah penjelasan narasumber mengenai peluang ekonomi digital.

Pemandangan itu menjadi gambaran kecil tentang kehidupan Generasi Z hari ini. Dekat dengan teknologi, cepat menerima informasi, tetapi juga menghadapi tantangan besar untuk memanfaatkan teknologi secara bijak.

Digitalisasi Mengubah Cara Hidup Generasi Muda

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, menegaskan bahwa perkembangan digitalisasi membawa dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, teknologi digital telah mengubah cara orang belajar, bekerja, berinteraksi, hingga memperoleh informasi.

Karena itu, generasi muda perlu memiliki kesadaran dalam menggunakan teknologi agar manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

“Itu yang perlu kita resapi bersama. Itu yang perlu kita sikapi bersama. Bahwa kemajuan teknologi dan fungsi digitalisasi akan berdampak cukup luar biasa, sehingga kita harus bijak dalam memanfaatkannya,” ujar Ega.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Bahkan, Diskominfo Kabupaten Garut membuka ruang diskusi bagi mahasiswa yang ingin terlibat dalam berbagai isu digital yang berkembang di masyarakat.

Peserta GEN Z Space Vol 4 di IPI Garut mengikuti talkshow literasi digital dan pengembangan kreativitas generasi muda, Sabtu (30/5/2026).

Peserta GEN Z Space Vol 4 di IPI Garut mengikuti talkshow literasi digital dan pengembangan kreativitas generasi muda, Sabtu (30/5/2026).

Anak Muda Harus Menjadi Pelaku Perubahan

Wakil Rektor IPI Garut, Lucky Rahayu Nurjamin, menilai kegiatan yang digagas oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IPI Garut tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, kemampuan mengelola media digital kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda.

Tidak hanya untuk membuat konten, tetapi juga untuk membangun peluang ekonomi, memperluas jejaring, hingga menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Karena itu, ia berharap mahasiswa dan pelajar mampu menggunakan media digital secara santun, produktif, dan bertanggung jawab.

Menjawab Anggapan Bahwa Gen Z Hanya Aktif di Media Sosial

Panitia pelaksana kegiatan, Salsabila, menjelaskan bahwa tema “Menggerakan Suara Digital Menuju Real Impact” dipilih sebagai respons terhadap stereotipe yang masih sering dilekatkan kepada Generasi Z.

Selama ini, sebagian masyarakat menganggap anak muda hanya aktif membuat konten dan menghabiskan waktu di media sosial tanpa memberikan kontribusi nyata.

Padahal, menurutnya, banyak generasi muda yang justru memanfaatkan platform digital untuk membangun komunitas, mengembangkan usaha kecil, menyebarkan edukasi, hingga menginisiasi gerakan sosial.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memahami bagaimana media digital dapat dimanfaatkan secara positif dan diwujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, tidak semua peserta datang dengan tingkat pemahaman digital yang sama.

Sebagian mahasiswa mengaku masih bingung membedakan antara membuat konten sekadar untuk hiburan dengan konten yang benar-benar mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Ada pula yang masih mencari cara agar aktivitas mereka di media sosial dapat berkembang menjadi peluang usaha atau kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Ketidaksamaan pemahaman tersebut justru membuat diskusi berlangsung lebih hidup.

Talkshow, Workshop, dan UMKM Mahasiswa Jadi Daya Tarik

Selain menghadirkan talkshow interaktif, GEN Z Space Vol.4 juga menggelar workshop kreatif, bazar UMKM mahasiswa, serta berbagai aktivitas yang melibatkan peserta secara langsung.

Saat sesi istirahat berlangsung, sejumlah mahasiswa terlihat berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil. Menariknya, obrolan mereka lebih banyak membahas peluang membuka usaha digital, strategi membuat konten yang menarik, hingga pengalaman menjalankan bisnis online dibandingkan membicarakan tugas kuliah.

Di area bazar, beberapa stan UMKM mahasiswa tampak ramai dikunjungi peserta. Produk makanan ringan, kerajinan kreatif, hingga jasa desain digital menjadi bagian dari karya yang dipamerkan.

Setelah sesi talkshow berakhir, sejumlah peserta bahkan terlihat langsung mengikuti akun media sosial para narasumber. Sebagian lainnya mengabadikan momen dengan berfoto bersama sambil melanjutkan diskusi ringan di sekitar aula.

Suasana tersebut memperlihatkan bahwa dunia digital tidak selalu berhenti di layar ponsel. Ketika dimanfaatkan dengan tepat, ruang digital justru bisa menjadi pintu masuk lahirnya kolaborasi, kreativitas, dan peluang baru bagi generasi muda.

GEN Z Space Vol.4 menjadi pengingat bahwa teknologi hanyalah alat. Dampaknya bergantung pada siapa yang menggunakannya dan untuk tujuan apa alat itu digunakan.

Di era ketika satu unggahan bisa menjangkau ribuan orang dalam hitungan menit, ukuran keberhasilan tidak lagi sekadar jumlah tayangan atau banyaknya tanda suka. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar jejak manfaat yang ditinggalkan setelah layar ponsel dimatikan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • reformasi birokrasi daerah

    Bupati Tasikmalaya Lantik 24 Pejabat Pemkab

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bupati Tasikmalaya melantik 24 pejabat struktural sebagai langkah reformasi birokrasi daerah dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 24 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, Selasa (6/1/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya H. […]

  • Pinjol Darurat

    Ambulans Dipakai Tagih Pinjol, DPR RI Minta Debt Collector Ditindak

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suara sirene ambulans biasanya membuat warga panik. Orang-orang memberi jalan karena mengira ada nyawa yang harus segera diselamatkan. Namun belakangan, fasilitas darurat itu justru diduga dipakai untuk kepentingan penagihan pinjaman online atau pinjol darurat. Kasus ini memantik kemarahan publik setelah muncul laporan tentang debt collector yang memanfaatkan layanan ambulans dan pemadam […]

  • Harlah Warta Tasik

    Harlah Warta Tasik, Santunan Yatim Tuai Apresiasi Wawali

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harlah Warta Tasik kembali menjadi momentum berbagi kepada masyarakat. Memperingati hari lahir ke-11, Media Warta Tasik menggelar santunan anak yatim, bantuan bagi lansia, pengajian, serta doa bersama di Perumahan Karsanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (2/7/2026). Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, yang menilai […]

  • Bobotoh Ciamis

    Persib Kalah, Bobotoh Ciamis Justru Bikin Bangga

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persib Bandung memang pulang tanpa trofi. Namun, ribuan Bobotoh Ciamis justru meninggalkan kemenangan yang jauh lebih berharga. Saat peluit panjang Final Piala Presiden 2026 berbunyi, mereka tidak meluapkan kekecewaan dengan keributan. Sebaliknya, para pendukung Persib memilih pulang dengan tertib, menjaga ketenangan, dan meninggalkan Alun-Alun Ciamis tetap bersih. Pemandangan itu menjadi sorotan […]

  • Kecelakaan Rancaekek

    Pagi Mencekam di Rancaekek, Pemotor Wanita Tewas Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Rancaekek kembali menyita perhatian publik. Suasana pagi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di Kampung Nagrak, Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mendadak berubah mencekam setelah seorang pengendara sepeda motor perempuan meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan sebuah truk, Senin (20/7/2026). Dalam kecelakaan lalu lintas di Rancaekek tersebut, korban berinisial […]

  • amal yang diterima Allah

    Amal yang Diterima Allah: Ketika Kebaikan Mulai Mencari Tepuk Tangan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada masa ketika orang berbuat baik cukup berharap Allah mengetahuinya. Sekarang zamannya agak berbeda. Kebaikan kadang membutuhkan kamera, pencahayaan yang bagus, sudut pengambilan gambar yang tepat, lalu tentu saja caption. Sedekah difoto. Santunan didokumentasikan. Membantu orang lain masuk media sosial. Tidak selalu salah, tentu saja. Dokumentasi bisa menjadi laporan, transparansi, bahkan menginspirasi […]

expand_less