Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpsot.com, LIFESTYLE – Setiap Idul Adha, aroma tongseng kurban hampir selalu muncul dari dapur-dapur rumah di berbagai daerah. Ada yang memasaknya setelah salat Zuhur, ada pula yang baru menyalakan kompor menjelang sore ketika pembagian daging selesai dilakukan.

Namun satu keluhan terus berulang dari tahun ke tahun. Daging terasa alot. Kuah kurang meresap. Atau aroma prengus masih tertinggal meski bumbu sudah ditambah banyak.

Padahal, menurut sejumlah juru masak dan pedagang tongseng berpengalaman, rahasia tongseng kurban yang benar-benar nikmat justru bukan terletak pada banyaknya rempah. Rahasianya dimulai jauh sebelum kuah mendidih.

Kesalahan yang Sering Terjadi Begitu Daging Sampai di Rumah

Di banyak keluarga, daging kurban biasanya langsung dicuci berkali-kali begitu diterima. Kebiasaan ini sudah berlangsung lama dan dianggap sebagai langkah wajib sebelum memasak.

Padahal tidak sedikit penjual tongseng yang memilih cara berbeda.

Mereka justru membiarkan daging beristirahat terlebih dahulu dalam suhu dingin selama beberapa jam. Tujuannya sederhana. Memberi waktu agar serat-serat daging lebih rileks sebelum terkena panas.

Hasilnya sering kali terasa berbeda.

Daging menjadi lebih empuk. Bumbu lebih mudah masuk. Dan teksturnya tidak cepat keras saat dimasak dalam waktu lama.

Menariknya, di beberapa kampung, obrolan soal menu olahan daging kurban biasanya dimulai bahkan sebelum pembagian selesai. Ada yang memilih sate. Ada yang ingin gulai. Namun tongseng hampir selalu masuk daftar teratas karena bisa dinikmati banyak orang dalam satu panci besar.

Aroma Sedap Ternyata Dibangun Sejak Proses Perebusan

Salah satu tantangan terbesar saat membuat tongseng kurban adalah menghilangkan aroma prengus, terutama pada daging kambing.

Karena itu, tahap perebusan tidak boleh dianggap sepele.

Jahe, serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas sebaiknya ikut masuk ke dalam panci sejak awal. Rempah-rempah inilah yang perlahan membentuk karakter kuah.

Ada satu detail kecil yang sering luput diperhatikan.

Saat rebusan mulai mendidih, biasanya muncul lingkaran minyak tipis berwarna keemasan di permukaan kuah. Ukurannya tidak besar. Kadang hanya selebar koin lima ratus rupiah. Namun dari situlah aroma gurih mulai keluar dan memenuhi dapur.

Di beberapa rumah, momen itu sering menjadi tanda bahwa masakan mulai “hidup”.

Anak-anak yang tadinya bermain di halaman mendadak masuk ke dapur. Ada yang membuka tutup panci sebentar. Ada pula yang mulai bertanya, “Masaknya masih lama?”

Rahasia Pedagang Tongseng yang Jarang Diceritakan

Banyak orang fokus pada cabai atau jumlah bumbu halus. Padahal para pedagang tongseng legendaris justru sangat memperhatikan keseimbangan rasa.

Gula merah dan kecap manis memegang peranan penting.

Bukan sekadar memberi rasa manis. Keduanya membantu menciptakan lapisan rasa yang lebih dalam sehingga kuah terasa kaya meski hanya diseruput sedikit.

Selain itu, bumbu halus wajib ditumis hingga benar-benar matang.

Jangan terburu-buru.

Saat bawang merah, bawang putih, kemiri, dan ketumbar mulai mengeluarkan minyak alami, aroma yang muncul akan berbeda. Lebih bulat. Lebih hangat. Dan lebih menggoda.

Barulah kaldu dan daging dimasukkan kembali.

Di titik ini, kesabaran menjadi bumbu yang tidak tertulis dalam resep.

Kol dan Tomat Harus Masuk di Menit-Menit Terakhir

Kesalahan berikutnya terdengar sederhana, tetapi cukup sering terjadi.

Kol dimasukkan terlalu awal.

Akibatnya, tekstur sayuran menjadi lembek dan kehilangan kesegarannya. Padahal salah satu daya tarik tongseng terletak pada pertemuan antara kuah panas dan renyahnya kol yang masih terasa saat digigit.

Karena itu, kol sebaiknya masuk dua atau tiga menit sebelum api dimatikan.

Tomat bahkan lebih akhir lagi.

Cara sederhana ini membuat warna masakan lebih segar dan rasa tongseng terasa lebih seimbang.

Tidak heran jika banyak warung tongseng terkenal tetap mempertahankan teknik tersebut meski sudah berjualan puluhan tahun.

Rahasia Terakhir yang Membuat Rasa Lebih Meresap

Setelah matang, jangan langsung menyajikannya.

Diamkan sekitar lima belas hingga dua puluh menit.

Bagi sebagian orang, langkah ini terdengar sepele. Namun justru di sinilah bumbu perlahan masuk ke serat-serat daging. Rasa menjadi lebih menyatu. Kuah terasa lebih dalam.

Ketika akhirnya disajikan, aroma rempah, manis kecap, dan gurih kaldu seolah bertemu dalam satu suapan.

Mungkin itu sebabnya tongseng selalu punya tempat istimewa setiap Idul Adha.

Bukan hanya karena rasanya.

Melainkan karena hidangan ini sering hadir di tengah suasana yang sulit terulang. Saat tetangga masih saling bertukar masakan. Saat anak-anak berlarian membawa kantong kresek berisi daging. Dan saat suara takbir yang semalam menggema perlahan berganti dengan aroma rempah dari dapur rumah.

Pada akhirnya, tongseng kurban bukan sekadar cara mengolah daging.

Ia adalah cara menyimpan kenangan.

Dan ketika panci mulai kosong sementara nasi masih tersisa di meja, biasanya ada satu tanda yang tidak pernah salah: masakan itu berhasil membuat orang ingin tinggal sedikit lebih lama bersama keluarga. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji Guru Rp5 Juta

    DPR Dorong Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian nasional. Usulan gaji guru Rp5 juta yang didorong Komisi X DPR RI muncul setelah berbagai data menunjukkan bahwa penghasilan tenaga pendidik, terutama guru honorer, masih jauh dari kategori layak. Dikutip dari laman resmi DPR RI, usulan peningkatan kesejahteraan guru tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam […]

  • karhutla Kalimantan

    518 Hotspot Terdeteksi, Karhutla Kalimantan Masih Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Karhutla Kalimantan masih menjadi perhatian pemerintah setelah ratusan hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah. Data pemantauan pada 19 Agustus 2026 mencatat 518 hotspot berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Angka tersebut menjadi sinyal kewaspadaan di tengah periode rawan kebakaran hutan dan lahan. Namun, satu hal penting perlu digarisbawahi: 518 […]

  • Hari Anak Nasional

    Kampanye 24 Jam Demi Anak, Tasikmalaya Bidik Rekor MURI

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. KPAID Kabupaten Tasikmalaya bersama Kodam III Siliwangi justru memilih langkah yang lebih berani dengan menggelar kampanye anti kekerasan terhadap anak selama 24 jam tanpa henti pada 22–23 Juli 2026 di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya. Program tersebut bahkan […]

  • Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 untuk pemudik

    Baru Dibuka, Mudik Gratis Polri 2026 Diserbu Puluhan Ribu Pemudik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program Mudik Gratis Polri 2026 langsung menarik perhatian masyarakat. Dalam waktu singkat, sekitar 30 ribu pemudik mendaftar untuk mengikuti program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar oleh kepolisian. Antusiasme tinggi terhadap Mudik Gratis Polri 2026 menunjukkan bahwa fasilitas perjalanan pulang kampung yang aman dan terjangkau sangat dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya […]

  • memilih teman

    Bahaya Salah Memilih Teman Menurut Ibnu Athaillah

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Memilih teman bukan sekadar menentukan dengan siapa seseorang makan, bercanda, atau menghabiskan waktu. Lebih dari itu, pengaruh teman dan lingkungan pergaulan dapat perlahan memengaruhi cara seseorang melihat dirinya sendiri. Bahkan, menurut pesan Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam, seseorang bisa melakukan kesalahan tetapi justru melihatnya sebagai sesuatu yang baik ketika terlalu dekat dengan orang […]

  • Patroli Sukabumi Kota

    Patroli Hingga Dini Hari, Apa yang Diantisipasi Polisi?

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Saat sebagian besar warga mulai beristirahat pada Minggu (2/8/2026) malam, puluhan personel Polres Sukabumi Kota justru bergerak menyusuri jalan-jalan utama, kawasan publik, hingga sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan. Patroli Sukabumi Kota berskala besar itu berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga dini hari sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan […]

expand_less