Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpsot.com, LIFESTYLE – Setiap Idul Adha, aroma tongseng kurban hampir selalu muncul dari dapur-dapur rumah di berbagai daerah. Ada yang memasaknya setelah salat Zuhur, ada pula yang baru menyalakan kompor menjelang sore ketika pembagian daging selesai dilakukan.

Namun satu keluhan terus berulang dari tahun ke tahun. Daging terasa alot. Kuah kurang meresap. Atau aroma prengus masih tertinggal meski bumbu sudah ditambah banyak.

Padahal, menurut sejumlah juru masak dan pedagang tongseng berpengalaman, rahasia tongseng kurban yang benar-benar nikmat justru bukan terletak pada banyaknya rempah. Rahasianya dimulai jauh sebelum kuah mendidih.

Kesalahan yang Sering Terjadi Begitu Daging Sampai di Rumah

Di banyak keluarga, daging kurban biasanya langsung dicuci berkali-kali begitu diterima. Kebiasaan ini sudah berlangsung lama dan dianggap sebagai langkah wajib sebelum memasak.

Padahal tidak sedikit penjual tongseng yang memilih cara berbeda.

Mereka justru membiarkan daging beristirahat terlebih dahulu dalam suhu dingin selama beberapa jam. Tujuannya sederhana. Memberi waktu agar serat-serat daging lebih rileks sebelum terkena panas.

Hasilnya sering kali terasa berbeda.

Daging menjadi lebih empuk. Bumbu lebih mudah masuk. Dan teksturnya tidak cepat keras saat dimasak dalam waktu lama.

Menariknya, di beberapa kampung, obrolan soal menu olahan daging kurban biasanya dimulai bahkan sebelum pembagian selesai. Ada yang memilih sate. Ada yang ingin gulai. Namun tongseng hampir selalu masuk daftar teratas karena bisa dinikmati banyak orang dalam satu panci besar.

Aroma Sedap Ternyata Dibangun Sejak Proses Perebusan

Salah satu tantangan terbesar saat membuat tongseng kurban adalah menghilangkan aroma prengus, terutama pada daging kambing.

Karena itu, tahap perebusan tidak boleh dianggap sepele.

Jahe, serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas sebaiknya ikut masuk ke dalam panci sejak awal. Rempah-rempah inilah yang perlahan membentuk karakter kuah.

Ada satu detail kecil yang sering luput diperhatikan.

Saat rebusan mulai mendidih, biasanya muncul lingkaran minyak tipis berwarna keemasan di permukaan kuah. Ukurannya tidak besar. Kadang hanya selebar koin lima ratus rupiah. Namun dari situlah aroma gurih mulai keluar dan memenuhi dapur.

Di beberapa rumah, momen itu sering menjadi tanda bahwa masakan mulai “hidup”.

Anak-anak yang tadinya bermain di halaman mendadak masuk ke dapur. Ada yang membuka tutup panci sebentar. Ada pula yang mulai bertanya, “Masaknya masih lama?”

Rahasia Pedagang Tongseng yang Jarang Diceritakan

Banyak orang fokus pada cabai atau jumlah bumbu halus. Padahal para pedagang tongseng legendaris justru sangat memperhatikan keseimbangan rasa.

Gula merah dan kecap manis memegang peranan penting.

Bukan sekadar memberi rasa manis. Keduanya membantu menciptakan lapisan rasa yang lebih dalam sehingga kuah terasa kaya meski hanya diseruput sedikit.

Selain itu, bumbu halus wajib ditumis hingga benar-benar matang.

Jangan terburu-buru.

Saat bawang merah, bawang putih, kemiri, dan ketumbar mulai mengeluarkan minyak alami, aroma yang muncul akan berbeda. Lebih bulat. Lebih hangat. Dan lebih menggoda.

Barulah kaldu dan daging dimasukkan kembali.

Di titik ini, kesabaran menjadi bumbu yang tidak tertulis dalam resep.

Kol dan Tomat Harus Masuk di Menit-Menit Terakhir

Kesalahan berikutnya terdengar sederhana, tetapi cukup sering terjadi.

Kol dimasukkan terlalu awal.

Akibatnya, tekstur sayuran menjadi lembek dan kehilangan kesegarannya. Padahal salah satu daya tarik tongseng terletak pada pertemuan antara kuah panas dan renyahnya kol yang masih terasa saat digigit.

Karena itu, kol sebaiknya masuk dua atau tiga menit sebelum api dimatikan.

Tomat bahkan lebih akhir lagi.

Cara sederhana ini membuat warna masakan lebih segar dan rasa tongseng terasa lebih seimbang.

Tidak heran jika banyak warung tongseng terkenal tetap mempertahankan teknik tersebut meski sudah berjualan puluhan tahun.

Rahasia Terakhir yang Membuat Rasa Lebih Meresap

Setelah matang, jangan langsung menyajikannya.

Diamkan sekitar lima belas hingga dua puluh menit.

Bagi sebagian orang, langkah ini terdengar sepele. Namun justru di sinilah bumbu perlahan masuk ke serat-serat daging. Rasa menjadi lebih menyatu. Kuah terasa lebih dalam.

Ketika akhirnya disajikan, aroma rempah, manis kecap, dan gurih kaldu seolah bertemu dalam satu suapan.

Mungkin itu sebabnya tongseng selalu punya tempat istimewa setiap Idul Adha.

Bukan hanya karena rasanya.

Melainkan karena hidangan ini sering hadir di tengah suasana yang sulit terulang. Saat tetangga masih saling bertukar masakan. Saat anak-anak berlarian membawa kantong kresek berisi daging. Dan saat suara takbir yang semalam menggema perlahan berganti dengan aroma rempah dari dapur rumah.

Pada akhirnya, tongseng kurban bukan sekadar cara mengolah daging.

Ia adalah cara menyimpan kenangan.

Dan ketika panci mulai kosong sementara nasi masih tersisa di meja, biasanya ada satu tanda yang tidak pernah salah: masakan itu berhasil membuat orang ingin tinggal sedikit lebih lama bersama keluarga. (ARR)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ancaman anak presiden uganda

    Dunia Heboh! Ancaman Anak Presiden Uganda ke Erdogan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Isu ancaman anak presiden Uganda mendadak ramai dibicarakan. Nama Muhoozi Kainerugaba muncul di berbagai pemberitaan setelah pernyataannya yang mengejutkan ditujukan kepada Recep Tayyip Erdoğan. Ucapan tersebut langsung memancing perhatian karena dinilai tidak biasa untuk konteks hubungan antarnegara. Tidak butuh waktu lama, respons publik pun bermunculan. Banyak yang terkejut, sebagian lagi menganggapnya […]

  • inovasi ASN Tasikmalaya

    3 Inovasi ASN Tasikmalaya yang Bikin BKN Terkesan, Bisa Ditiru Nasional!

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pujian terhadap inovasi ASN Kabupaten Tasikmalaya kembali menguat. Dalam kunjungan kerja terbaru, inovasi pelayanan publik Tasikmalaya dan terobosan ASN daerah ini bahkan mendapat apresiasi langsung dari Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh. Ia menilai sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah layak direplikasi secara nasional karena terbukti berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum […]

  • Penutupan Galian Pasir

    Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir […]

  • Cinta Allah

    Ayat Ini Menguji Cintamu pada Allah, Sudah Siap?

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cinta Allah bukan sekadar ungkapan lisan. Cinta kepada Allah, mahabbah ilahiyah, dan kecintaan sejati kepada-Nya justru diuji lewat tindakan nyata: mengikuti Rasul. Pesan ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Ali ‘Imran ayat 31—ayat yang oleh para ulama disebut sebagai ayat ujian (ayat al-mihnah). Ayat tersebut berbunyi: “Qul in kuntum tuhibbunallah fattabi’uni yuhbibkumullah […]

  • penyitaan kendaraan

    Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Korlantas Polri menegaskan penyitaan kendaraan hanya dilakukan pada kasus berisiko tinggi dan tidak sesuai aturan. Korlantas Polri Pastikan Penyitaan Kendaraan Bukan Langkah Utama albadarpost.com, HUMANIORA – Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan penyitaan kendaraan tidak akan dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas biasa. Langkah tersebut, menurut Polri, merupakan upaya terakhir apabila kendaraan terbukti digunakan untuk aktivitas berisiko […]

  • Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 dengan atlet pencak silat pelajar di Gedung Pramuka, Kabupaten Tasikmalaya.

    Puluhan Atlet Silat Rebut Tiket! Seleksi Popwilda Tasikmalaya 2026 Memanas

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Seleksi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kabupaten Tasikmalaya 2026 resmi digelar dan langsung menghadirkan persaingan ketat. Ajang penjaringan tim Popwilda Tasikmalaya ini menjadi panggung awal bagi atlet pencak silat pelajar yang ingin naik level. Sejak hari pertama, atmosfer pertandingan terasa berbeda—lebih tegang, lebih serius, dan penuh ambisi. Sorak penonton mulai […]

expand_less