Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Banyak Dicari Mahasiswi! Ini Jurusan dan Syarat Beasiswa SEHAT 2026

Banyak Dicari Mahasiswi! Ini Jurusan dan Syarat Beasiswa SEHAT 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Program Beasiswa SEHAT 2026 resmi kembali dibuka dan langsung menarik perhatian banyak mahasiswi kesehatan di berbagai daerah Indonesia. Informasi mengenai Beasiswa SEHAT Diploma dan Profesi 2026 bahkan mulai ramai dibagikan di grup WhatsApp kampus sejak pagi, terutama di kalangan mahasiswa Poltekkes Kemenkes yang tengah mencari peluang bantuan pendidikan sekaligus pengembangan diri.

Tidak sedikit mahasiswa terlihat langsung menyimpan link Zoom sosialisasi karena khawatir kuota peserta cepat penuh. Ada juga yang buru-buru membuka lagi map nilai rapor lama dan tangkapan layar IPK semester sebelumnya untuk memastikan syarat minimal pendaftaran sudah terpenuhi.

Program ini tidak hanya menawarkan dukungan pendidikan, tetapi juga menghadirkan pelatihan pengembangan kapasitas, mentoring, hingga kesempatan menjadi ambassador dalam kegiatan sosial dan kesehatan.

 

Banyak Jurusan Kesehatan Masuk Program Beasiswa SEHAT 2026

Menurut keterangan dari Polkes Tasikmalaya, bahwa program Beasiswa SEHAT 2026 membuka kesempatan bagi mahasiswi Poltekkes Kemenkes dari berbagai program studi kesehatan yang cukup diminati.

Untuk jenjang diploma, jurusan yang masuk meliputi:

  • Keperawatan,
  • Kebidanan,
  • Gizi dan Dietetika,
  • Farmasi,
  • Sanitasi Lingkungan,
  • Teknik Laboratorium Medik,
  • Kesehatan Gigi,
  • Promosi Kesehatan,
  • Fisioterapi,
  • serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.

Sementara untuk jenjang profesi, program ini membuka peluang bagi:

  • Keperawatan,
  • Kebidanan,
  • Gizi dan Dietetika,
  • dan Fisioterapi.

Informasi tersebut cukup cepat menyebar di lingkungan mahasiswa kesehatan. Di beberapa kampus, poster sosialisasi bahkan mulai ditempel ulang di papan informasi digital dan story media sosial mahasiswa.

Sebagian mahasiswa juga terlihat mulai saling bertanya soal peluang lolos, syarat IPK, hingga kemungkinan jadwal seleksi administrasi.

Suasana seperti itu membuat pembahasan beasiswa terasa lebih hidup dibanding hari-hari biasa.

Syarat Beasiswa Khusus untuk Mahasiswi Poltekkes Kemenkes

Program ini diperuntukkan khusus bagi perempuan Warga Negara Indonesia (WNI).

Untuk jenjang D3 dan D4, usia pendaftar berada pada rentang 17 hingga 24 tahun. Sedangkan untuk jenjang profesi, batas usia maksimal mencapai 27 tahun.

Selain itu, peserta juga harus:

  • belum menikah,
  • aktif sebagai mahasiswi Poltekkes Kemenkes,
  • aktif dalam organisasi, kompetisi, atau kegiatan kemasyarakatan,
  • bersedia menjadi YKK ambassador,
  • dan tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa.

Pada aspek akademik, panitia menetapkan nilai rapor minimal 80 per semester bagi pendaftar semester awal jenjang D3 dan D4.

Sementara syarat IPK minimal meliputi:

  • 3,30 untuk mahasiswi D4 semester 3,
  • dan 3,75 untuk jenjang profesi.

Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa program ini tidak hanya mencari mahasiswa dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga peserta yang aktif dan memiliki kepedulian sosial.

Sosialisasi Digelar Empat Hari Secara Daring

Panitia Beasiswa SEHAT 2026 juga telah menyiapkan agenda sosialisasi daring selama empat hari berturut-turut.

Jadwalnya meliputi:

  • Selasa, 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB,
  • Rabu, 3 Juni 2026 pukul 15.00 WIB,
  • Kamis, 4 Juni 2026 pukul 14.00 WIB,
  • dan Jumat, 5 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut mencakup berbagai wilayah Poltekkes Kemenkes di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga Indonesia Timur.

Untuk wilayah Jawa sendiri, beberapa kampus yang terlibat antara lain Jakarta II, Jakarta III, Bandung, Tasikmalaya, Banten, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Jember.

Link sosialisasi dapat diakses melalui:
https://s.kemkes.go.id/SosialisasiBeasiswaSEHAT2026

Di beberapa grup mahasiswa, link tersebut mulai dibagikan ulang dengan tambahan pengingat kecil seperti “jangan sampai kelewatan” atau “cek syarat dulu sebelum daftar.” Ada pula yang langsung memasang alarm di ponsel agar tidak lupa mengikuti sesi sosialisasi daring.

Hal-hal kecil seperti itu memperlihatkan bahwa antusiasme mahasiswa terhadap program beasiswa masih cukup tinggi.

Beasiswa Kini Tidak Hanya Soal Bantuan Pendidikan

Program seperti Beasiswa SEHAT 2026 menunjukkan bahwa dunia pendidikan kesehatan mulai bergerak ke arah yang lebih luas. Mahasiswa tidak hanya dinilai dari angka akademik, tetapi juga dari kemampuan berorganisasi, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi dunia masyarakat.

Karena itu, program ini terasa berbeda dibanding bantuan pendidikan biasa.

Bukan hanya soal biaya kuliah.

Tetapi juga tentang membentuk calon tenaga kesehatan yang aktif, adaptif, dan punya kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Di tengah biaya pendidikan yang terus naik dan persaingan yang makin ketat, satu informasi beasiswa kadang bisa menjadi alasan seseorang tetap bertahan mengejar cita-citanya sampai selesai. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • santet dalam Islam

    Hukum Santet dalam Islam dan Risikonya bagi Tauhid

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kepercayaan terhadap santet masih hidup di sebagian masyarakat. Namun, para ulama menegaskan bahwa santet dalam Islam hukumnya haram dan termasuk perbuatan syirik. Keyakinan ini bukan sekadar persoalan mistik, tetapi menyentuh inti keimanan umat. Islam mengakui adanya sihir sebagai ujian, tetapi melarang umat menggantungkan nasib kepada kekuatan selain Allah Swt.. Dampaknya tidak hanya […]

  • Rokok Ilegal

    Dedi Mulyadi Perang Terbuka Lawan Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rokok ilegal kembali menjadi sorotan. Di tengah upaya pemerintah menjaga penerimaan negara, peredaran rokok ilegal, penyelundupan barang kena cukai, dan praktik penghindaran cukai masih menjadi ancaman serius. Akibatnya, negara berpotensi kehilangan miliaran rupiah yang seharusnya dapat digunakan untuk membiayai layanan kesehatan, pembangunan daerah, hingga berbagai program sosial masyarakat. Fakta itu terungkap […]

  • Persit tanam pohon saat HUT ke-80 dengan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon buah untuk lingkungan dan ketahanan pangan

    HUT Persit ke-80 Berbeda: Tanam Pohon, Tanam Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persit tanam pohon menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-80 tahun ini. Gerakan ini menghadirkan makna baru, jauh dari seremoni kaku. Aksi nyata seperti penanaman pohon, penghijauan, dan kepedulian lingkungan justru menjadi inti perayaan. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Persit tanam pohon bukan sekadar simbolik, tetapi strategi berkelanjutan untuk masa depan. Jumat […]

  • PSM Makassar vs Persis Solo

    PSM Makassar vs Persis Solo: Rekor Berpihak, Tapi Tren Bicara Lain!

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga PSM Makassar vs Persis Solo akan tersaji pada 4 April 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Pertandingan ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang berjuang menjauh dari papan bawah klasemen Liga 1. Frasa kunci PSM Makassar vs Persis Solo, prediksi PSM vs Persis, […]

  • Teknisi Dishub Kabupaten Tasikmalaya memasang lampu PJU LED Cobana 90 watt di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip.

    Setelah 7 Tahun Gelap, Dishub Tasikmalaya Terangi Halaman Pesantren Sukahurip

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana malam di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, kini berubah jauh lebih terang. Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kondisi gelap akibat lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU mati, area halaman masjid jami dan lapangan pesantren akhirnya kembali bercahaya usai pemasangan lampu PJU LED baru dari Dishub Kabupaten Tasikmalaya. Penerangan […]

  • Amal Terbaik

    Jangan Bandingkan Ibadahmu, Ini Penjelasan Al-Hikam

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa ada orang yang begitu menikmati salat malam, sementara yang lain justru merasa paling dekat dengan Allah ketika bersedekah atau membaca Al-Qur’an? Pertanyaan ini sering muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit pula yang menganggap semua orang harus memiliki bentuk ibadah yang sama agar dinilai lebih saleh. Padahal, dalam pandangan ulama tasawuf, amal […]

expand_less