Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, gema pengeras suara masjid kadang mulai sedikit pecah menjelang dini hari karena dipakai terus-menerus sejak malam takbiran. Sementara di halaman masjid, plastik kresek daging mulai disusun panitia di dekat meja pembagian kurban.

Namun di tengah suasana itu, banyak umat Islam ternyata belum mengetahui berbagai doa Idul Adha yang dianjurkan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Padahal hari raya kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan. Idul Adha juga menjadi momentum memperbanyak:

  • doa,
  • dzikir,
  • takbir,
  • dan permohonan terbaik kepada Allah SWT.

Karena itu, para ulama menyebut hari-hari Idul Adha sebagai waktu yang sangat baik untuk mendekatkan hati kepada Allah.

Doa dan Takbir Jadi Amalan Utama Idul Adha

Salah satu amalan paling utama saat Idul Adha ialah memperbanyak takbir.

Allah SWT berfirman:

“Dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Takbir Idul Adha bahkan berlangsung lebih panjang dibanding Idul Fitri, yakni sampai hari Tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Berikut bacaan takbir yang paling umum dibaca umat Islam:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”

Di beberapa masjid kampung, suara takbir kadang masih terdengar sampai Subuh ketika panitia mulai menyiapkan tali tambang dan ember air untuk penyembelihan kurban.

Doa Nabi Ibrahim dan Makna Keikhlasan Kurban

Banyak doa Idul Adha berkaitan erat dengan kisah Nabi Ibrahim AS.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya:
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang saleh.”
(QS. Ash-Shaffat: 100)

Selain itu, ada pula doa yang dibaca Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS saat membangun Ka’bah:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 127)

Doa tersebut menjadi pengingat bahwa inti kurban bukan hanya pada hewan yang disembelih.

Tetapi pada keikhlasan hati yang dipersembahkan kepada Allah.

Doa Ketika Menyembelih Hewan Kurban

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus saat menyembelih hewan kurban.

Beliau membaca:

بِسْمِ اللّٰهِ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اَللّٰهُمَّ هٰذَا مِنْكَ وَلَكَ

Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa ini menunjukkan bahwa kurban bukan sekadar tradisi tahunan.

Tetapi bentuk ibadah yang sepenuhnya dikembalikan kepada Allah SWT.

Di beberapa tempat, panitia kurban bahkan mulai membaca takbir bersama sebelum penyembelihan dimulai. Ada yang memegang tali sapi sambil wajahnya masih terlihat tegang. Ada pula panitia muda yang diam-diam meniup tangannya sendiri karena terkena air dingin sejak pagi.

Suasananya sederhana.

Tetapi terasa sangat hidup.

Hari Tasyrik Jadi Waktu Memperbanyak Dzikir

Selain takbir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir pada hari Tasyrik.

Allah SWT berfirman:

“Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.”
(QS. Al-Baqarah: 203)

Dzikir yang dianjurkan di antaranya:

سُبْحَانَ اللّٰهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Hari Tasyrik juga disebut Rasulullah SAW sebagai:

“Hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.”
(HR. Muslim)

Karena itu, Idul Adha sebenarnya bukan hanya hari raya yang ramai oleh daging kurban.

Tetapi juga hari raya dzikir dan doa.

Idul Adha Selalu Membawa Manusia Kembali pada Ketulusan

Di banyak rumah, aroma sate dan gulai mulai memenuhi dapur sejak pagi. Ada ibu-ibu yang sibuk membungkus daging sambil menjawab salam tetangga. Ada anak kecil yang diam-diam mengambil potongan sate panas lalu meniup-niup jarinya sendiri.

Sementara di halaman masjid, sandal jamaah kadang mulai berjejer acak dan bercampur setelah salat Id selesai. Ada pula panitia yang tangannya masih bau asap sate dan sabun cuci piring ketika membagikan kantong daging terakhir menjelang zuhur. Bahkan di beberapa masjid kampung, kursi plastik panitia masih dipenuhi bercak air dan sisa rumput sampai sore hari.

Mungkin itu sebabnya Idul Adha terasa berbeda.

Karena hari raya ini tidak hanya mengajarkan manusia tentang kurban.

Tetapi juga tentang:

  • doa,
  • rasa syukur,
  • dan keikhlasan yang kadang justru tumbuh di tengah kesederhanaan.

Kadang doa paling tulus di hari Idul Adha bukan lahir dari suara paling keras, tetapi dari hati yang diam-diam belajar ikhlas ketika berbagi dan berserah kepada Allah SWT. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Gas Bocor

    Gas 3 Kg Bocor, Rumah Warga Tasikmalaya Nyaris Terbakar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Minggu sore yang semula berjalan biasa mendadak berubah menjadi kepanikan di Jl Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebuah tabung gas bocor memicu kebakaran di area dapur rumah warga. Dalam hitungan menit, api merambat ke tumpukan pakaian laundry dan membuat penghuni rumah khawatir kobaran semakin membesar. […]

  • Petugas Sensus Palsu

    Waspada Petugas Sensus Palsu, Jangan Asal Beri Data

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Petugas sensus palsu menjadi ancaman yang patut diwaspadai selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Di tengah proses pendataan yang berlangsung di berbagai daerah, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas sensus untuk memperoleh data pribadi, identitas, maupun informasi keuangan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Diskominfo Jabar, […]

  • Pengaduan Publik

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya memperkuat sosialisasi pengaduan publik sebagai dasar peningkatan layanan dan transparansi. albadarpost.com – LENSA – Kebijakan penguatan sosialisasi pengaduan publik kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agenda ini ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tasikmalaya, Nana Heryana, membuka kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik dan pengelolaan pengaduan di ruang operasi Setda, Selasa, 9 […]

  • klasifikasi jalan Indonesia

    Jangan Salah Lagi! Ini Bedanya Jalan Nasional, Provinsi, hingga Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernah merasa heran kenapa ada jalan yang lebar, halus, dan nyaman dilalui, tetapi di tempat lain justru sempit bahkan rusak? Jawabannya berkaitan erat dengan *klasifikasi jalan Indonesia*, mulai dari jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten dan jalan desa. Sistem ini menentukan siapa yang mengelola, memperbaiki, dan memprioritaskan setiap ruas jalan. […]

  • Satu siswa satu pohon

    Bupati Tasikmalaya Dorong Sekolah Jadi Pusat Perubahan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong sekolah menjadi pusat perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran program Satu siswa satu pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (19/1/2026). Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menerima langsung kunjungan kerja Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di […]

  • Proses tradisional cara membuat empek-empek Palembang dengan adonan ikan segar dan kuah cuko khas di dapur sederhana

    Rahasia Empek-Empek Palembang Terbongkar, Ternyata Bukan di Resep

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cara membuat empek-empek sering terdengar sederhana. Namun, bagi banyak orang yang pernah mencoba, hasilnya kerap jauh dari harapan. Empek-empek buatan rumah terasa keras, kurang gurih, atau bahkan kehilangan karakter khasnya. Di Palembang, cerita berbeda justru hidup di dapur-dapur kecil. Dari tangan yang terbiasa mengolah ikan sejak pagi, lahir resep empek-empek Palembang yang […]

expand_less