Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Ciamis Bergerak, Perbup Anti Miras dan Narkoba Segera Disiapkan

Bupati Ciamis Bergerak, Perbup Anti Miras dan Narkoba Segera Disiapkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persoalan miras Ciamis, narkoba, hingga kenakalan remaja kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis. Isu sosial tersebut mencuat dalam audiensi antara Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Ciamis bersama Bupati Ciamis di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (22/05/2026).

Audiensi itu tidak hanya membahas peredaran minuman keras dan narkotika. Namun juga menyinggung masa depan generasi muda, meningkatnya kasus kekerasan seksual, hingga penataan kawasan religius di sekitar Masjid Agung Ciamis.

Dan suasananya terasa cukup serius sejak awal pertemuan.

Beberapa peserta audiensi tampak membawa catatan kecil berisi poin aspirasi masyarakat. Sementara di luar gedung, aktivitas kantor pemerintahan tetap berjalan seperti biasa dengan lalu lalang pegawai menjelang waktu salat Jumat.

Aneh, tapi nyata.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin cepat, keresahan terbesar masyarakat justru kembali pada persoalan moral dan lingkungan sosial anak muda.

FPI Soroti Miras, Narkoba, dan Kondisi Remaja Saat Ini

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW FPI Kabupaten Ciamis, KH. Titing, menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Ia berharap Ciamis tetap menjadi daerah yang religius, aman, dan memiliki identitas moral yang kuat.

Sementara itu, Ketua DPD FPI Jawa Barat, H. Wawan, secara khusus menyoroti persoalan miras, narkoba, dan kondisi generasi muda yang dinilai semakin memprihatinkan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Forkopimda perlu mengambil langkah konkret dan cepat.

Karena itu, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan langsung dalam forum tersebut.

Mulai dari penanganan peredaran minuman keras, pengawasan narkotika, sampai penataan kawasan sekitar Masjid Agung Ciamis dan Taman Reflesia.

Di beberapa sudut kota, keresahan itu memang mulai sering terdengar.

Ada orang tua yang mulai membatasi anak pulang malam. Ada juga warga yang mengaku khawatir dengan pergaulan remaja yang semakin sulit dipantau karena pengaruh media sosial dan lingkungan.

Tidak semua orang berani mengatakannya secara terbuka.

Bupati Ciamis Akui Kondisi Sosial Sangat Memprihatinkan

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Ciamis mengaku prihatin terhadap kondisi sosial yang terjadi saat ini.

Ia menegaskan bahwa persoalan narkoba, minuman keras, kekerasan seksual, dan kenakalan remaja bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama.

Mulai dari ulama, aparat, guru, orang tua, hingga tokoh masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas guru ataupun pemerintah semata, tetapi menjadi tugas kita bersama,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah Bupati mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 tercatat puluhan kasus kekerasan seksual di Kabupaten Ciamis dengan jumlah korban yang cukup banyak.

Audiensi FPI dengan Bupati Ciamis membahas miras, narkoba, kenakalan remaja, dan penataan kawasan Masjid Agung Ciamis.

Bupati Ciamis akan menyiapkan Perbup Anti Miras dan Narkoba, Jumat (22/5/2026).

Karena itu, ia memastikan akan segera mengundang seluruh unsur Forkopimda untuk melakukan koordinasi khusus.

Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan persoalan sosial tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dan masyarakat tampaknya menunggu tindakan nyata itu.

Perbup Anti Miras dan Narkoba Jadi Langkah Cepat Pemkab Ciamis

Dalam audiensi itu, Bupati Ciamis juga menginstruksikan jajaran Sekretariat Daerah untuk segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang lebih spesifik terkait penanganan miras dan narkotika.

Menurutnya, penyusunan Perbup jauh lebih cepat dibanding menunggu proses Peraturan Daerah (Perda) yang bisa memakan waktu hingga satu tahun.

Karena itu, Pemkab memilih langkah yang lebih cepat agar penanganan di lapangan segera berjalan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak pernah mengeluarkan izin resmi untuk peredaran minuman keras.

Ia bahkan meminta agar izin yang tidak sesuai aturan segera ditinjau dan dicabut.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak terlibat dalam peredaran miras maupun narkoba.

Kalau ditemukan pelanggaran, sanksi tegas hingga pemecatan akan diberlakukan.

Ketegasan itu langsung menjadi perhatian banyak pihak.

Apalagi isu miras dan narkoba selama ini sering memicu berbagai tindak kriminalitas lain di masyarakat.

Kawasan Masjid Agung Ciamis Akan Diperkuat Nuansa Religiusnya

Selain membahas persoalan sosial, audiensi juga menyinggung penataan kawasan Alun-alun dan Taman Reflesia di sekitar Masjid Agung Ciamis.

Bupati menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki dua kewenangan berbeda, yaitu DKM Masjid Agung dan Pemerintah Daerah.

Meski begitu, ia memastikan berbagai masukan masyarakat akan segera dikomunikasikan.

Mulai dari pembukaan akses penghubung antara taman dan masjid saat waktu salat, penguatan nuansa religius melalui tadarus dan murotal, hingga memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Menjelang sore, suara azan dari sekitar kawasan Masjid Agung biasanya memang mulai terdengar bercampur dengan aktivitas warga di alun-alun.

Dan suasana itu sulit dijelaskan.

Di satu sisi kota terus bergerak modern. Tetapi di sisi lain, masyarakat tetap ingin mempertahankan identitas religius yang selama ini menjadi wajah Ciamis.

Pada akhirnya, persoalan miras dan narkoba mungkin bukan sekadar soal pelanggaran hukum.

Tetapi soal arah masa depan sebuah daerah.

Karena ketika generasi mudanya mulai kehilangan arah, yang terancam bukan hanya ketertiban sosial.

Melainkan juga wajah Ciamis itu sendiri sebagai kota yang selama ini dikenal religius, tenang, dan penuh nilai moral. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • air meluap Majingklak

    Air Meluap di Majingklak, Akses Desa Pamotan Terganggu Hingga Pagi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Air meluap Majingklak akibat luapan Citanduy menutup akses Pamotan dan merendam rumah warga. albadarpost.com, HUMANIORA – Air dari Sungai Citanduy kembali meluap dan merendam kawasan Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, sejak Sabtu malam (8/11/2025) hingga Minggu pagi (9/11/2025). Genangan yang mencapai setinggi mata kaki itu masuk ke sebagian rumah warga dan menutup jalan utama menuju […]

  • Prediksi pertandingan Arema FC vs Bali United Liga Indonesia di Stadion Kanjuruhan dengan analisis statistik performa kedua tim.

    Arema vs Bali United Malam Ini: Statistik Bicara, Siapa Lebih Siap?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan prediksi Arema vs Bali United atau duel Arema melawan Bali United dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia diprediksi berlangsung sengit. Laga yang mempertemukan dua tim papan tengah ini menarik perhatian karena statistik performa keduanya menunjukkan tren yang berbeda namun sama kuat. Arema tampil solid saat bermain di kandang, sementara Bali United justru cukup tajam ketika menjalani laga […]

  • kemiskinan ekstrem Lebak

    Pemkab Lebak Dinilai Abai Tangani Kemiskinan Ekstrem yang Berdampak pada Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali muncul setelah seorang lansia dan anak ODGJ hidup tanpa bantuan pemerintah. Kemiskinan Ekstrem Lebak dan Kelalaian Pengawasan Negara albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali menjadi sorotan setelah seorang lansia dan putranya yang hidup dengan gangguan jiwa bertahan di gubuk rapuh tanpa dukungan negara. Kisah ini mencerminkan celah serius […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab berjalan malam hari memantau rakyat sambil memikul karung gandum dalam sejarah Islam.

    7 Kisah Umar bin Khattab yang Jarang Dibahas, Tapi Menggetarkan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Angin malam gurun Madinah berembus dingin ketika seorang pria bertubuh tinggi berjalan menyusuri lorong-lorong kota tanpa pengawal. Pakaiannya sederhana. Tidak ada tanda kemewahan. Di pundaknya, tergantung karung gandum yang tampak berat. Pria itu adalah Umar bin Khattab. Nama Umar bin Khattab selama ini dikenal sebagai simbol ketegasan dalam sejarah Islam. Namun di […]

  • Job Fair Ciamis

    Job Fair Ciamis 2026 Jadi Harapan Baru Ribuan Pencari Kerja

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Job Fair Ciamis 2026 akan kembali hadir dan langsung menarik perhatian banyak pencari kerja di Jawa Barat. Bursa kerja yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis itu menyediakan 5.449 lowongan kerja dari 22 perusahaan nasional maupun internasional. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 4–5 Juni 2026 di Islamic Center Ciamis dan terbuka gratis […]

  • Prabowo Zidane sepak bola nasional

    Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden RI Prabowo Subianto membawa isu sepak bola nasional ke panggung global melalui pertemuannya dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane. Pertemuan tersebut berlangsung di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dan menjadi sinyal awal upaya Indonesia membuka ruang kolaborasi internasional dalam pengembangan sepak bola. Dalam pertemuan itu, […]

expand_less