Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Operasi Zebra digelar di Jawa Barat selama 14 hari untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

albadarpost.com, PELITA – Polda Jawa Barat menyiapkan Operasi Zebra selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Langkah ini ditempuh untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Operasi Zebra dianggap penting karena pelanggaran lalu lintas masih menjadi faktor utama penyebab kecelakaan di wilayah Jawa Barat.


Penertiban Dua Pekan dan Fokus Pelanggaran

Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar memastikan Operasi Zebra digelar serentak di seluruh wilayah hukum Jawa Barat. AKBP Endang Tri Purwanto, mewakili Dirlantas Kombes Dodi Darjanto, menyebut penindakan akan berlangsung selama 14 hari dan diarahkan pada pelanggaran yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

Sebanyak 95 persen penindakan akan dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sisanya, lima persen, tetap menggunakan tilang manual untuk pelanggaran yang tidak dapat terdeteksi kamera otomatis. Endang menegaskan, penggunaan ETLE diprioritaskan untuk mengurangi kontak langsung antara petugas dan pengendara serta meningkatkan akurasi penegakan aturan.

Kunjungan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho ke Bandung memperkuat penegasan tersebut. Ia menyatakan Operasi Zebra bukan sekadar razia, melainkan bagian dari kampanye keselamatan yang bersifat humanis, preventif, dan edukatif. Ia merinci bahwa kesadaran pengendara masih rendah. Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 600 ribu pelanggaran tercatat secara nasional, mayoritas dilakukan pengendara motor berusia produktif.

Agus menambahkan bahwa model tilang manual tetap digunakan untuk pelanggaran yang tidak tertangkap kamera. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan diperlukan untuk memastikan pelanggaran yang membahayakan keselamatan dapat dihentikan secara langsung.


Pelanggaran Dominan dan Besaran Denda Operasi Zebra

Polda Jabar mengingatkan masyarakat bahwa penindakan merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 287 mengatur batas kecepatan, sementara pelanggaran kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL) diatur Pasal 307. Kedua pelanggaran ini dapat berujung denda hingga Rp 500.000 atau kurungan maksimal dua bulan.

Jenis pelanggaran lain yang menjadi fokus Operasi Zebra meliputi melanggar marka jalan, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, dan melawan arus. Pelanggaran melawan arus untuk kendaraan roda empat dapat dikenai denda maksimal hingga Rp 1 juta atau kurungan empat bulan.

Pelanggaran ganjil-genap, kecepatan berlebihan, serta kelalaian menyalakan lampu di siang hari bagi pengendara motor juga menjadi bagian dari parameter ETLE. Dalam konteks keselamatan jalan, pengabaian aturan sederhana seperti ini tergolong fatal karena kerap memicu kecelakaan beruntun.


Konteks Keselamatan dan Tantangan Penegakan Aturan

Kenaikan jumlah kendaraan di Jawa Barat setiap tahun membuat pengawasan lalu lintas semakin kompleks. Sistem ETLE dianggap sebagai instrumen penting untuk penegakan hukum yang lebih transparan. Namun pemeriksaan manual tetap diperlukan pada kondisi yang membutuhkan intervensi langsung, terutama ketika perilaku pengendara memunculkan risiko keselamatan.

Baca juga: Imigrasi Jakarta Barat Tangkap Dua WNA Uzbekistan karena Prostitusi Online

Analisis sementara menunjukkan beberapa pelanggaran utama—seperti melawan arus dan menerobos lampu merah—berkorelasi kuat dengan kecelakaan yang menyebabkan cedera serius. Operasi Zebra menjadi langkah korektif sekaligus pengingat kepada warga bahwa beban keselamatan tidak hanya berada pada aparat, melainkan juga kedisiplinan pengendara.

Menjelang masa libur akhir tahun, peningkatan arus lalu lintas tradisional di Jawa Barat diperkirakan meningkat hingga 30 persen. Penegakan aturan melalui Operasi Zebra menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengurangi tekanan kecelakaan di periode mobilitas tinggi tersebut.

Operasi Zebra diharapkan menjadi momentum peningkatan kedisiplinan berkendara di Jawa Barat. Dengan kombinasi ETLE dan penindakan manual, aparat menargetkan jalan raya lebih aman selama masa liburan dan seterusnya.

Operasi Zebra menargetkan pelanggaran berisiko tinggi di Jawa Barat. ETLE dan tilang manual disiapkan demi keselamatan pengguna jalan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • kisah sahabat nabi

    Kisah Sahabat Nabi: Inspirasi Nyata untuk Hidup Lebih Bermakna

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah sahabat nabi selalu menjadi sumber inspirasi sepanjang zaman. Tidak hanya menyimpan teladan sahabat Rasul, cerita mereka juga menghadirkan inspirasi sahabat Nabi yang relevan dengan kehidupan modern. Dari keberanian hingga keikhlasan, setiap perjalanan mereka menghadirkan hikmah sahabat Nabi yang mampu mengubah cara pandang hidup siapa saja. Menariknya, kisah-kisah ini tidak sekadar sejarah. […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

  • principal agent

    Membenahi Relasi Principal–Agent agar Bansos Tidak Terus Menyimpang

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Bantuan sosial selalu hadir dengan narasi niat baik negara. Pemerintah merancang bansos sebagai instrumen korektif untuk mengurangi ketimpangan dan melindungi kelompok rentan. Namun berulang kali, publik menyaksikan bagaimana kebijakan tersebut menyimpang dari tujuan awalnya. Masalah ini tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan sebagai kegagalan sistemik dalam relasi principal–agent. Dalam […]

  • Potret Try Sutrisno saat menjabat Wakil Presiden RI periode 1993-1998 di masa akhir Orde Baru.

    Sunyi di Pusat Kekuasaan: Peran Try Sutrisno Saat Krisis 1998

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nama Try Sutrisno 1998 kembali mengemuka ketika publik menelisik ulang fase akhir Orde Baru. Pada periode genting itu, Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI dan berdiri tepat di pusat pusaran krisis. Sosok wapres militer ini hadir di ujung kekuasaan Orde Baru, mendampingi Suharto saat tekanan ekonomi dan politik mengguncang fondasi negara. […]

expand_less