Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran ciu ilegal di Kabupaten Garut kembali jadi sorotan. Polisi menemukan praktik penjualan miras eceran saat menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Pasar Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Jumat (15/5/2026).

Dalam operasi tersebut, anggota Polsek Wanaraja mengamankan seorang pria berinisial P (49) yang diduga menjual ciu tanpa izin. Polisi juga menyita empat botol ciu yang dikemas menggunakan botol air mineral bekas.

Kasus penjualan ciu ilegal ini langsung menarik perhatian warga sekitar pasar. Selain karena lokasi penjualan berada di area publik, praktik miras eceran juga dinilai rawan memicu gangguan keamanan lingkungan.

Kapolsek Wanaraja, Abusono, memimpin langsung operasi tersebut. Tim bergerak menyisir kawasan Kampung Pasar RT 02 RW 05 Desa Wanamekar setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas penjualan minuman keras ilegal.

“Operasi ini kami lakukan supaya situasi tetap aman dan kondusif. Miras ilegal sering memicu keributan dan tindak kriminal,” ujar Abusono kepada wartawan.

Polisi Temukan Ciu Dikemas Pakai Botol Aqua

Saat petugas tiba di lokasi, polisi menemukan empat botol ciu yang sudah dikemas dalam botol plastik bekas air mineral. Barang bukti itu kemudian langsung diamankan untuk proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

P diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Namun, polisi menduga pelaku juga menjalankan penjualan ciu secara eceran di lingkungan pasar untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Petugas tidak menemukan izin edar ataupun dokumen resmi terkait penjualan minuman tersebut. Karena itu, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Wanaraja untuk pembinaan dan pendataan.

Selain menyita barang bukti, aparat juga memberi imbauan kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam distribusi minuman keras ilegal. Polisi menilai peredaran ciu murah masih menjadi salah satu pemicu keributan di sejumlah wilayah.

Di lokasi operasi, suasana pasar sempat menarik perhatian pengunjung. Beberapa pedagang terlihat memperhatikan proses pemeriksaan saat polisi mengamankan botol-botol ciu dari lapak sederhana di area pasar.

Operasi Pekat Digelar untuk Tekan Gangguan Kamtibmas

Polsek Wanaraja rutin menggelar operasi penyakit masyarakat atau pekat di sejumlah titik yang dianggap rawan. Operasi itu menyasar berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mulai dari perjudian, premanisme, hingga peredaran miras ilegal.

Menurut Abusono, polisi sengaja meningkatkan patroli dan razia menjelang akhir pekan karena aktivitas masyarakat cenderung meningkat. Selain itu, aparat ingin mencegah munculnya gangguan keamanan akibat konsumsi minuman keras.

“Kami mengimbau masyarakat jangan menjual dan jangan mengonsumsi minuman keras ilegal. Dampaknya sering memicu konflik, keributan, bahkan tindak pidana,” tegasnya.

Polisi juga meminta warga aktif melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Dengan keterlibatan masyarakat, aparat berharap peredaran miras ilegal bisa ditekan lebih cepat.

Sementara itu, sejumlah warga mendukung langkah polisi melakukan razia rutin di kawasan pasar. Mereka menilai keberadaan miras eceran sering menimbulkan keresahan, terutama saat malam hari.

Penjual Ciu Terancam Sanksi Perda Garut

Atas perbuatannya, P diduga melanggar Perda Kabupaten Garut Nomor 13 Tahun 2015 tentang larangan minuman keras di Kabupaten Garut.

Peraturan tersebut melarang produksi, distribusi, hingga penjualan minuman keras tanpa izin resmi. Pemerintah daerah menerapkan aturan itu untuk menjaga ketertiban sosial dan mengurangi dampak negatif konsumsi alkohol ilegal di masyarakat.

Polisi menegaskan operasi serupa akan terus berlangsung di berbagai wilayah Garut. Aparat juga berkomitmen menindak penjual miras ilegal yang nekat beroperasi tanpa izin.

Di sisi lain, pengawasan pasar tradisional kini menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, kawasan pasar sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjalankan penjualan barang ilegal secara sembunyi-sembunyi.

Karena itu, polisi meminta pedagang dan tokoh masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman serta terbebas dari aktivitas yang melanggar hukum.

Empat botol ciu mungkin terlihat kecil. Namun, dari botol-botol itulah keributan besar sering bermula — dan polisi memilih menghentikannya sebelum terlambat. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Kitab Hikam Syekh Athoillah tentang mengenal Allah dan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan manusia.

    Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, LIFESTYLE – Ada manusia yang setiap hari sibuk mencari bukti keberadaan Tuhan. Ia memandangi langit, menghitung bintang, mengagumi gunung, lalu berkata, “Ini bukti Allah ada.” Padahal sejak bangun tidur sampai malam datang, jantungnya berdetak tanpa ia pernah tahu tombol “ON”-nya di mana. Inilah yang dijelaskan Syekh Ibnu Athoillah dalam Kitab Hikam tentang hakikat mengenal […]

  • Ilustrasi perayaan ulang tahun Persib ke-93 dengan Bobotoh memenuhi stadion membawa bendera biru Maung Bandung.

    Persib 93 Tahun: Warisan Loyalitas Bobotoh Lintas Generasi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara nyanyian Bobotoh menggema. Warna biru memenuhi jalanan Bandung. Bendera Persib berkibar di berbagai sudut kota. Di tengah atmosfer emosional itu, satu perayaan kembali menyatukan jutaan hati: Persib 93 tahun. Ulang tahun Persib ke-93, hari jadi Persib Bandung, dan perayaan 93 tahun Maung Bandung bukan sekadar angka dalam sejarah sepak bola. […]

  • penganiayaan remaja

    Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri berdiskusi dengan tenang di kamar, menggambarkan komunikasi saat istri menolak hubungan karena lelah.

    Saat Istri Lelah, Bolehkah Menolak Suami? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang istri menolak hubungan karena lelah sering muncul dalam konsultasi rumah tangga. Sebagian orang menyebutnya sebagai penolakan kewajiban, sementara yang lain melihatnya sebagai hak menjaga kondisi fisik. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum istri menolak hubungan suami istri dalam Islam ketika kondisi tubuh benar-benar letih? Agar tidak terjebak pada potongan dalil, mari kita […]

  • Amal Terbaik

    Jangan Bandingkan Ibadahmu, Ini Penjelasan Al-Hikam

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa ada orang yang begitu menikmati salat malam, sementara yang lain justru merasa paling dekat dengan Allah ketika bersedekah atau membaca Al-Qur’an? Pertanyaan ini sering muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit pula yang menganggap semua orang harus memiliki bentuk ibadah yang sama agar dinilai lebih saleh. Padahal, dalam pandangan ulama tasawuf, amal […]

  • Jamaah Haji Tasikmalaya

    Tangis Pecah Saat Jamaah Haji Tasikmalaya Pulang, Momen Haru Ini Bikin Merinding

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Tasikmalaya akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Kepulangan jamaah haji Kota Tasikmalaya ini menghadirkan suasana yang penuh emosi. Tangis haru, pelukan hangat, serta doa syukur mengiringi momen pertemuan yang telah lama dinantikan keluarga. Tidak heran, suasana malam di Gedung Dakwah Islamiah berubah menjadi […]

expand_less