Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Peran Pengurus dan Manajer Masih Tertukar, Ini Penyebab Koperasi Jalan di Tempat

Peran Pengurus dan Manajer Masih Tertukar, Ini Penyebab Koperasi Jalan di Tempat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengurus dan manajer koperasi Tasikmalaya ternyata masih sering dipahami secara keliru oleh masyarakat. Padahal, perbedaan peran keduanya menjadi pondasi penting dalam membangun koperasi modern yang sehat, profesional, dan mampu berkembang di tengah persaingan usaha yang makin ketat.

Fenomena itu disoroti Pimpinan Administrasi DenLegal (Perusahaan Jasa Pengurusan Izin Usaha dan Legal) Tasikmalaya, Ani Fitriani. Menurutnya, banyak koperasi berjalan lambat bukan karena kekurangan anggota atau minim modal, melainkan karena struktur kerja di internal organisasi belum berjalan tepat.

“Banyak masyarakat yang salah paham bedanya pengurus dan manajer dalam sebuah koperasi,” ujar Ani.

Kalimat itu terdengar sederhana. Tetapi di lapangan, dampaknya terasa panjang.

Di beberapa koperasi kecil, kondisi ini sering terlihat jelas. Pengurus sibuk mengatur operasional harian sampai hal-hal teknis kecil, sementara manajer justru menunggu keputusan untuk langkah sederhana. Akibatnya pekerjaan menumpuk. Pelayanan melambat. Anggota datang, lalu pulang dengan wajah kecewa.

Kadang persoalannya cuma tanda tangan. Kadang soal keputusan pembelian alat tulis. Hal kecil. Tetapi antreannya bisa membuat pekerjaan sehari penuh tertahan.

Pengurus Koperasi Fokus Menentukan Arah Organisasi

Dalam struktur koperasi, pengurus dipilih langsung oleh anggota melalui Rapat Anggota. Karena itu, posisi mereka bukan sekadar formalitas organisasi.

Pengurus bertugas menjaga visi koperasi, menentukan arah kebijakan, sekaligus memastikan seluruh kegiatan tetap berpihak pada kepentingan anggota.

Mereka juga mengambil keputusan strategis jangka panjang. Mulai dari pengembangan usaha, kerja sama bisnis, sampai pengawasan kondisi keuangan koperasi.

Namun di banyak kasus, pengurus justru masuk terlalu jauh ke pekerjaan teknis harian.

Ada yang ikut mengatur jadwal pelayanan. Ada juga yang sibuk mengecek nota pembelian kecil satu per satu. Sementara itu, keputusan besar organisasi malah tertunda karena energi habis di pekerjaan operasional.

Padahal seharusnya tidak begitu.

“Bisa jadi ini kenapa koperasi sulit maju, karena peran pengurus dan manajer masih tertukar,” kata Ani.

Manajer Koperasi Bergerak di Lapangan

Berbeda dengan pengurus, manajer koperasi bekerja sebagai tenaga profesional yang diangkat berdasarkan kompetensi.

Fokus mereka ada di lapangan. Mengurus operasional harian. Menjaga pelayanan tetap berjalan. Mengelola administrasi. Memastikan laporan keuangan rapi. Dan yang paling penting, memastikan usaha koperasi benar-benar bergerak.

Jika pengurus menentukan arah, maka manajer menjalankan mesin organisasinya.

Karena itu, manajer koperasi dituntut cepat mengambil langkah teknis. Mereka harus adaptif. Harus peka terhadap masalah kecil sebelum berubah jadi masalah besar.

Di beberapa kantor koperasi, ritme kerja seperti ini sebenarnya mudah terlihat.

Pagi hari anggota mulai datang membawa buku simpanan. Ada yang ingin mencairkan pinjaman. Ada yang sekadar menanyakan angsuran. Telepon masuk hampir bersamaan. Printer kadang macet. Komputer tiba-tiba lambat. Situasi seperti itu membutuhkan keputusan cepat.

Dan di titik itulah peran manajer sangat terasa.

Bukan sekadar duduk di meja kerja.

Koperasi Modern Tidak Bisa Lagi Dikelola Asal Jalan

Menurut Ani, koperasi saat ini harus bergerak lebih profesional. Sebab tantangan usaha terus berubah, sementara anggota juga semakin kritis terhadap pelayanan.

Karena itu, pembagian tugas antara pengurus dan manajer tidak boleh kabur.

Pengurus harus fokus menjaga arah organisasi. Sementara manajer harus diberi ruang menjalankan operasional secara efektif.

Ketika dua peran itu berjalan seimbang, koperasi akan lebih mudah berkembang. Keputusan lebih cepat. Pelayanan lebih rapi. Konflik internal juga bisa ditekan.

Sebaliknya, jika semuanya ingin ikut mengendalikan operasional, organisasi justru mudah tersendat.

Dan sering kali masalah itu tidak langsung terlihat.

Rapat tetap berjalan. Spanduk kegiatan masih terpasang. Program kerja tetap dibahas. Tetapi perlahan anggota mulai malas datang. Pelayanan terasa lambat. Laporan telat selesai. Kepercayaan mulai turun sedikit demi sedikit.

DenLegal Tasikmalaya Buka Jasa Pendirian Koperasi

Selain memberikan edukasi mengenai tata kelola koperasi, DenLegal Tasikmalaya juga membuka layanan pendirian koperasi bagi masyarakat.

Menurut Ani, biaya pembuatan koperasi di DenLegal mulai dari Rp4 jutaan dengan estimasi pengerjaan sekitar lima hari kerja.

“Benefit yang didapat konsumen meliputi akta notaris, stempel, NIB, NPWP, dan website,” jelasnya.

Adapun syarat mendirikan koperasi meliputi minimal sembilan orang pendiri, fotokopi KTP seluruh pendiri, menentukan nama dan jenis koperasi, membentuk pengurus dan pengawas, serta menyiapkan alamat kantor koperasi.

Menurutnya, pemahaman soal struktur organisasi harus dibangun sejak awal agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga sehat dalam pengelolaan.

Sinergi Jadi Kunci Utama

Ani menilai koperasi modern membutuhkan dua hal sekaligus: visi yang jelas dari pengurus dan ketangkasan kerja dari manajer.

Keduanya harus berjalan berdampingan.

Sebab koperasi tidak akan tumbuh hanya karena banyak program di atas kertas. Organisasi membutuhkan eksekusi nyata. Butuh ritme kerja yang sehat. Dan butuh orang-orang yang paham kapan harus memimpin, kapan harus menjalankan.

Kadang suasana kantor koperasi terlihat tenang dari luar. Kursi tertata rapi. Kalender masih tergantung di dinding. Air dispenser penuh. Tetapi di balik itu, pekerjaan bisa menumpuk karena alur keputusan tidak berjalan jelas.

Hal-hal kecil seperti itu sering luput dibahas. Padahal dampaknya besar.

Koperasi tidak akan besar karena banyak orang ikut mengatur, tetapi karena setiap peran berjalan pada tempatnya dan tahu kapan harus bergerak. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ide UMKM kreatif

    9 Ide UMKM Kreatif yang Jarang Diketahui: Diam-Diam Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ide UMKM kreatif sering kali muncul dari hal sederhana yang luput dari perhatian. Banyak orang berburu tren, tetapi tidak sedikit yang justru sukses lewat peluang usaha unik yang belum ramai. Bahkan, beberapa ide bisnis UMKM kreatif ini berkembang lebih cepat karena minim pesaing dan langsung menyasar kebutuhan pasar. Di tengah persaingan digital […]

  • Penghargaan Piala Dunia 2026

    Daftar Penghargaan Piala Dunia 2026, Spanyol Kuasai Tiga Gelar

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Penghargaan Piala Dunia 2026 akhirnya resmi diumumkan setelah laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Selain mengangkat trofi juara dunia, Spanyol juga mendominasi penghargaan individu Piala Dunia 2026, award FIFA World Cup 2026, dan daftar peraih penghargaan FIFA. Sementara itu, penyerang Prancis Kylian Mbappé tetap mencuri perhatian dengan merebut Golden Boot […]

  • Penutupan Galian Pasir

    Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir […]

  • Persib vs Semen Padang

    Persib Gila! Bungkam Semen Padang 2-0, Lawan Mulai Ketar-Ketir

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Semen Padang, hasil Persib Bandung hari ini, hingga skor Semen Padang vs Persib langsung jadi sorotan usai Persib Bandung menang 2-0 atas Semen Padang FC, Minggu (5/4/2026). Sejak awal, duel ini menghadirkan tensi tinggi, namun efektivitas jadi pembeda utama yang mengarah pada kemenangan tim tamu. Tak butuh banyak […]

  • pencegahan penculikan anak

    Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Upaya pencegahan penculikan anak diperkuat lewat edukasi dini, pengawasan digital, dan peran aktif orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya insiden yang memanfaatkan kelengahan orang tua dan rendahnya kesadaran keamanan pada anak. Upaya pencegahan penculikan anak kini menjadi prioritas banyak keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan karena risiko dapat […]

  • Mobil Wangsit Tasikmalaya melayani warga membeli sembako murah di halaman kantor kelurahan dengan antrean tertib.

    Jadwal Mobil Wangsit Tasikmalaya Mei 2026 Resmi, Ini Lokasi Pasar Murah TPID

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jadwal Mobil Warung Stabilisasi Inflasi Kota Tasikmalaya (Wangsit) Tasikmalaya untuk Mei 2026 resmi dirilis. Program pasar murah keliling ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dijalankan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Jadwal Mobil Wangsit, lokasi pasar murah Tasikmalaya, serta titik distribusi sembako murah kini menjadi informasi penting yang […]

expand_less