Bupati Tasikmalaya Soroti Sekolah Maung, Sebut Sejalan dengan Program Presiden
- account_circle redaktur
- calendar_month 10 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin mengapresiasi keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna, Selasa(12/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna. Program pendidikan unggulan tersebut dinilai memiliki arah yang sejalan dengan konsep sekolah berkualitas yang saat ini didorong pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Cecep, Sekolah Maung menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan kualitas generasi muda. Karena itu, ia menilai konsep sekolah unggulan seperti ini penting untuk terus diperkuat di Kabupaten Tasikmalaya.
“Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna sangat bagus. Dan kan Pak Presiden juga punya program Sekolah Garuda, dan Pak Gubernur mempunyai sekolah unggulan. Sama saja, dua-duanya mempunyai sekolah unggulan,” ujar Cecep, Selasa (12/5/2026).
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik pendidikan di Tasikmalaya. Apalagi, dalam beberapa waktu terakhir, isu pemerataan kualitas sekolah dan lahirnya sekolah unggulan menjadi perhatian banyak daerah.
Sekolah Maung Dinilai Selaras dengan Visi Pendidikan Nasional
Cecep menegaskan, baik program Sekolah Garuda yang digagas Presiden maupun konsep sekolah unggulan dari pemerintah provinsi memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengaku siap mendukung setiap program pendidikan yang datang dari pemerintah pusat.
Menurutnya, penguatan kualitas sekolah menjadi langkah penting agar daerah mampu mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna juga dianggap mampu menjadi pemicu lahirnya inovasi pendidikan di sekolah lain.
“Karena program pusat itu buat saya adalah apapun itu, saya akan merespon cepat,” tegas Cecep.
Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap pemerintah daerah yang ingin bergerak cepat dalam menyesuaikan arah pembangunan pendidikan nasional.
Pancatengah Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi
Tidak hanya membahas Sekolah Maung, Cecep juga mengungkapkan rencana besar lain di sektor pendidikan Tasikmalaya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah mengusulkan program Sekolah Nasional Terintegrasi di wilayah Pancatengah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Usulan tersebut masih berada dalam tahap proses. Namun Pemkab berharap program itu bisa segera terealisasi.
“Sekarang juga di Pancatengah sedang mengusulkan ke Kemendikdasmen yakni Sekolah Nasional Terintegrasi. Tapi masih dalam proses. Tentu kami berharap mudah-mudahan ini segera terkabul,” katanya.
Jika terealisasi, sekolah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan baru di Kabupaten Tasikmalaya.
Langkah itu sekaligus menunjukkan bahwa daerah mulai aktif bersaing menghadirkan sistem pendidikan yang lebih modern dan kompetitif.
Pendidikan Unggulan Jadi Sorotan di Daerah
Belakangan ini, konsep sekolah unggulan memang semakin banyak dibicarakan di berbagai daerah di Indonesia.
Pemerintah pusat mendorong penguatan kualitas pendidikan melalui sejumlah program strategis. Di sisi lain, pemerintah daerah mulai berlomba menghadirkan sekolah dengan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan berorientasi masa depan.
Tasikmalaya termasuk daerah yang mulai menunjukkan langkah serius dalam sektor tersebut.
Keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna menjadi salah satu simbol perubahan arah pendidikan lokal yang kini mulai menekankan kualitas, karakter, dan daya saing siswa.
Selain itu, dukungan kepala daerah juga dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat lahirnya program-program pendidikan unggulan.
Pengamat pendidikan menilai, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah sangat menentukan keberhasilan transformasi pendidikan di Indonesia.
Karena itu, langkah cepat pemerintah daerah dalam merespon program nasional sering menjadi indikator keseriusan membangun kualitas sumber daya manusia.
Sekolah Unggulan dan Harapan Baru Pendidikan Tasikmalaya
Masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap lahirnya sekolah-sekolah unggulan di Tasikmalaya.
Banyak orang tua berharap sistem pendidikan terus berkembang agar siswa daerah memiliki kesempatan lebih besar bersaing di tingkat nasional.
Selain fasilitas, publik juga mulai menyoroti pentingnya kualitas pengajar, pembinaan karakter, hingga kemampuan sekolah beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Dalam konteks itu, Sekolah Maung menjadi salah satu program yang mulai mendapat perhatian luas.
Apalagi, dukungan langsung dari Bupati Tasikmalaya memperlihatkan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
Jika berbagai program pendidikan unggulan itu berjalan konsisten, Tasikmalaya berpeluang melahirkan lebih banyak generasi muda yang kompetitif dan siap menghadapi perubahan zaman.
Di tengah persaingan dunia yang bergerak cepat, daerah yang serius membangun pendidikan bukan hanya sedang mencetak siswa pintar.
Tetapi sedang menyiapkan masa depan daerahnya sendiri. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar