Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Merasa Terancam dan Gelisah? Ini Doa Nabi Musa yang Menenangkan Hati

Merasa Terancam dan Gelisah? Ini Doa Nabi Musa yang Menenangkan Hati

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada malam-malam ketika kepala terasa penuh. Pikiran berisik. Hati juga sulit diajak tenang.

Sebagian orang mencoba tidur lebih cepat. Sebagian lain memilih diam cukup lama sambil menatap langit-langit kamar. Dan tidak sedikit yang akhirnya membuka ponsel, lalu mencari satu hal sederhana: Doa Nabi Musa.

Doa Nabi Musa saat takut dan menghadapi tekanan hidup memang sering dicari banyak orang. Bukan cuma karena pendek. Tetapi karena isi doanya terasa dekat dengan keadaan manusia sehari-hari — cemas, gugup, takut gagal, lalu berharap Allah memberi kekuatan untuk melewati semuanya.

Menariknya, doa itu lahir bukan dalam situasi tenang.

Justru sebaliknya.

Nabi Musa mengucapkannya ketika sedang berada di bawah tekanan besar.

Ketika Nabi Musa Merasa Takut

Dalam kisah yang dijelaskan Al-Qur’an, Nabi Musa AS mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk mendatangi Fir’aun. Sosok penguasa yang terkenal keras, zalim, dan sangat ditakuti.

Bukan tugas ringan.

Bahkan bagi seorang nabi.

Di titik itu, Nabi Musa tidak menyembunyikan rasa takutnya. Ada kegelisahan yang sangat manusiawi. Dada terasa sempit. Lidah terasa berat. Dan itu tertulis jelas dalam Al-Qur’an.

Allah SWT mengabadikan doa Nabi Musa dalam Surah Thaha ayat 25 sampai 28:

“Rabbi syrah li shadri. Wa yassir li amri. Wahlul ‘uqdatan min lisani. Yafqahu qauli.”

Artinya:

“Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.”
(QS. Thaha: 25-28)

Doa itu terdengar sederhana ketika dibaca pelan.

Namun banyak orang merasa ada ketenangan aneh di dalamnya.

Terutama pada bagian awal.

“Rabbi syrah li shadri…”

Beberapa orang bahkan mengulang bagian itu berkali-kali saat hati sedang kusut.

Doa yang Terasa Sangat Manusiawi

Yang membuat doa Nabi Musa begitu melekat sampai hari ini mungkin karena isinya tidak terdengar muluk-muluk.

Nabi Musa tidak meminta masalahnya langsung hilang.

Ia hanya meminta dadanya dilapangkan.

Dan kadang, itu memang yang paling dibutuhkan manusia ketika tekanan datang bersamaan.

Ada orang yang membaca doa ini sebelum wawancara kerja. Ada mahasiswa yang melafalkannya pelan sebelum sidang skripsi dimulai. Sebagian guru bahkan terbiasa mengajarkan doa tersebut kepada murid-murid kecil sebelum tampil di depan kelas.

Situasinya berbeda-beda.

Tetapi rasa gugupnya sama.

Di beberapa masjid, doa Nabi Musa juga sering terdengar selepas salat berjamaah. Kadang dibaca imam. Kadang dibaca sendiri oleh jamaah yang duduk agak lama di saf belakang.

Pelan. Tidak terburu-buru.

Al-Qur’an Juga Menjelaskan Ketakutan Nabi Musa

Banyak orang mengira rasa takut adalah tanda lemahnya iman. Padahal dalam Al-Qur’an, Nabi Musa sendiri pernah mengungkapkan ketakutannya secara langsung kepada Allah SWT.

Dalam Surah Asy-Syu’ara ayat 12-13 disebutkan:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku. Dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah Harun bersamaku.”
(QS. Asy-Syu’ara: 12-13)

Ayat ini terasa sangat dekat dengan kehidupan manusia hari ini.

Ada kalanya seseorang tahu apa yang benar, tetapi tetap gemetar ketika harus menghadapinya. Ada yang takut ditolak. Takut gagal. Takut dipermalukan.

Dan ternyata, rasa seperti itu juga pernah dirasakan Nabi Musa.

Bedanya, beliau memilih mendekat kepada Allah, bukan tenggelam dalam ketakutan itu sendiri.

Saat Tekanan Datang Bertubi-tubi

Kadang hidup memang datang tanpa aba-aba.

Tagihan muncul bersamaan. Masalah keluarga belum selesai. Pekerjaan menumpuk. Pikiran mulai lelah. Di titik tertentu, seseorang bisa merasa sesak bahkan tanpa tahu cara menjelaskannya.

Dan di momen seperti itu, banyak orang mulai sadar bahwa hati juga butuh ditenangkan.

Bukan hanya tubuh.

Tidak heran jika doa Nabi Musa terus diamalkan dari generasi ke generasi. Sebab isi doanya terasa hidup. Sangat dekat dengan manusia.

Pendek, tetapi dalam.

Tidak berlebihan, namun menenangkan.

Bukan Sekadar Dibaca, Tapi Diresapi

Sebagian ulama menjelaskan bahwa doa bukan hanya tentang lafaz yang diucapkan. Ada ketundukan hati di dalamnya. Ada pengakuan bahwa manusia punya batas dan tetap membutuhkan pertolongan Allah SWT.

Mungkin itu sebabnya doa Nabi Musa terasa berbeda.

Kalimatnya singkat. Tidak panjang.

Tetapi ketika dibaca dalam keadaan hati sedang penuh, doa itu seperti memberi ruang kecil untuk bernapas lebih lega.

Dan kadang, itu sudah cukup untuk membuat seseorang kembali kuat menjalani harinya.

Tidak semua rasa takut langsung hilang setelah berdoa. Namun sering kali, doa membuat hati yang tadinya sesak perlahan menjadi lebih lapang. Dan mungkin di situlah letak kekuatan terbesar doa Nabi Musa: bukan menjauhkan manusia dari masalah, melainkan membuatnya tetap mampu berdiri meski sedang takut sendirian. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tunjangan pensiun DPR

    Tunjangan Pensiun DPR Diuji ke MK, Akademisi UII Pertanyakan Keadilan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Uji konstitusionalitas tunjangan pensiun DPR digugat akademisi UII ke MK karena dinilai tidak proporsional. albadarpost.com, CENDIKIA – Pengaturan tunjangan pensiun DPR kembali menjadi sorotan publik setelah sekelompok dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) resmi mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai skema pensiun seumur hidup bagi anggota legislatif tidak sejalan […]

  • Proses packaging frozen food menggunakan vacuum sealer, ice gel, dan insulated box untuk pengiriman jarak jauh.

    Teknik Kirim Frozen Food Jarak Jauh Anti Gagal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Packaging frozen food menjadi kunci sukses bisnis kuliner jarak jauh. Teknik kemasan frozen food atau cara mengemas makanan beku tidak hanya menjaga kualitas, tetapi juga menentukan kepuasan pelanggan. Tanpa packaging frozen food yang tepat, produk mudah rusak, berubah rasa, bahkan gagal sampai tujuan dalam kondisi baik. Karena itu, pelaku usaha wajib […]

  • NIB UMKM

    NIB Kini Jadi Tiket Baru Seller Marketplace

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara notifikasi pesanan masuk terdengar dari sebuah ponsel yang diletakkan di atas meja makan. Di sudut rumah sederhana itu, seorang ibu sedang membungkus keripik pisang yang baru saja dipesan pelanggan melalui marketplace. Tak ada papan nama usaha. Tak ada toko besar. Yang ada hanya ruang tamu yang disulap menjadi gudang kecil, beberapa […]

  • perlindungan wartawan

    Putusan MK Tegaskan Perlindungan Wartawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Konstitusi tidak selalu berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Namun, ketika putusan itu menyangkut kerja pers, dampaknya merambat jauh: pada hak publik untuk tahu, pada keberanian membongkar fakta, dan pada kualitas demokrasi itu sendiri. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025, yang dibacakan Januari 2026, hadir di tengah menguatnya kecenderungan membawa sengketa […]

  • Obat Keras Tasikmalaya

    Polisi Ungkap COD Obat Keras di Tasikmalaya, Target Pelajar Terbongkar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengungkapan kasus obat keras Tasikmalaya kembali mengguncang publik setelah aparat kepolisian membongkar jaringan peredaran pil terlarang yang menyasar pelajar hingga orang dewasa. Obat keras Tasikmalaya atau peredaran ilegal Tramadol, Hexymer, dan Double Y ini terungkap dalam operasi intensif yang dilakukan sejak awal tahun 2026 di berbagai titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Pengungkapan ini […]

  • Ilustrasi yang menarik tentang kisah kurban Habil dan Qabil.

    Kurban Habil dan Qabil: Dosa Hasad Jadi Awal Tragedi Manusia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Kurban Habil dan Qabil selama ini sering dikenang hanya sebagai cerita pembunuhan pertama di muka bumi. Padahal sebelum tragedi itu terjadi, ada lapisan cerita yang jauh lebih dalam: tentang iri hati, penerimaan Allah, dan perang sunyi di dalam hati manusia. Di balik kisah dua putra Nabi Adam AS itu, tersimpan pelajaran […]

expand_less