Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Misteri Yajuj dan Majuj Mulai Ramai Dibahas, Benarkah Sudah Dekat?

Misteri Yajuj dan Majuj Mulai Ramai Dibahas, Benarkah Sudah Dekat?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Yajuj dan Majuj belakangan kembali ramai di media sosial. Banyak orang mendadak mencari tahu siapa sebenarnya kaum misterius yang disebut dalam Al-Qur’an itu. Sebagian bahkan mulai menghubungkan berbagai kekacauan dunia dengan tanda-tanda kemunculan Yajuj dan Majuj menjelang kiamat.

Pembahasan tentang kisah ini memang selalu memancing rasa penasaran. Bukan hanya karena kisahnya terdengar menyeramkan, tetapi juga karena Al-Qur’an dan hadis menyebut mereka sebagai kaum perusak yang akan muncul pada akhir zaman.

Di berbagai ceramah, para ustaz juga mulai sering mengingatkan umat agar tidak sekadar penasaran pada sosok Yajuj dan Majuj, tetapi lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi fitnah akhir zaman.

“Yang paling menakutkan bukan kapan mereka keluar, tapi apakah iman kita siap ketika kerusakan besar datang,” ujar seorang penceramah dalam kajian yang viral di media sosial.

Al-Qur’an Sudah Mengingatkan

Kisah Yajuj dan Majuj dijelaskan dalam Al-Qur’an, terutama pada Surah Al-Kahfi ayat 94.

Allah SWT berfirman:

“Mereka berkata, ‘Wahai Dzulqarnain, sesungguhnya Yajuj dan Majuj itu orang-orang yang membuat kerusakan di bumi.’”
(QS. Al-Kahfi: 94)

Dalam kisah tersebut, Dzulqarnain membangun dinding besar dari besi dan tembaga cair untuk menghalangi Yajuj dan Majuj agar tidak keluar.

Namun Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa suatu saat penghalang itu akan hancur ketika janji Allah tiba.

Allah SWT kembali menegaskan dalam Surah Al-Anbiya ayat 96:

“Hingga apabila dibukakan (tembok) Yajuj dan Majuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.”
(QS. Al-Anbiya: 96)

Ayat inilah yang sering membuat banyak orang merinding ketika membahas akhir zaman.

Siapa Sebenarnya Mereka?

Banyak visualisasi teori konspirasi menggambarkan Yajuj dan Majuj sebagai monster mengerikan. Namun mayoritas ulama menjelaskan bahwa mereka adalah manusia biasa dari keturunan Nabi Adam AS.

Bedanya, jumlah mereka sangat banyak dan mereka akan membuat kerusakan besar ketika keluar nanti.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa keluarnya Yajuj dan Majuj terjadi setelah turunnya Nabi Isa AS di akhir zaman.

Saat itu manusia mengalami ketakutan luar biasa.

Mereka disebut bergerak sangat cepat, merusak apa saja yang dilewati, bahkan membuat manusia memilih bersembunyi di tempat-tempat tinggi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Lalu Allah mengirimkan ulat ke leher mereka, maka mereka mati bergelimpangan.”
(HR. Muslim)

Karena itu, kisahnya bukan sekadar cerita misteri. Ini adalah peringatan nyata tentang dahsyatnya ujian manusia menjelang kiamat.

Mengapa Topik Yajuj dan Majuj Selalu Viral?

Ada alasan mengapa pembahasan Yajuj dan Majuj selalu menarik perhatian publik.

Ketika dunia dipenuhi perang, konflik, kerusakan moral, dan kekacauan sosial, banyak orang mulai merasa takut bahwa akhir zaman semakin dekat.

Di media sosial, potongan video tentang Yajuj dan Majuj sering viral hanya dalam hitungan jam. Tidak sedikit orang kemudian mulai mencari dalil Al-Qur’an dan hadis untuk memastikan kebenarannya.

Namun para ulama mengingatkan agar umat Islam tidak terlalu sibuk menebak lokasi atau identitas Yajuj dan Majuj.

Sebab inti dari kisah ini bukan sekadar misteri.

Pesan terbesarnya justru tentang iman manusia.

Ustaz Ingatkan Umat Jangan Hanya Takut, Tapi Bersiap

Para ustaz menilai fenomena ramainya pembahasan Yajuj dan Majuj sebenarnya menjadi tanda bahwa masyarakat mulai haus pada pembahasan spiritual.

Namun rasa takut saja tidak cukup.

Umat Islam juga perlu memperbaiki ibadah, menjaga akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Karena sebesar apa pun fitnah akhir zaman, orang yang menjaga iman akan tetap mendapat pertolongan Allah.

Selain itu, kisah Yajuj dan Majuj juga mengajarkan bahwa manusia tidak boleh sombong terhadap kekuatan dunia.

Sebab pada akhirnya, semua kekuatan akan runtuh di hadapan kehendak Allah SWT.

Banyak orang sibuk mencari di mana Yajuj dan Majuj berada, padahal pertanyaan yang lebih menakutkan adalah: apakah iman manusia hari ini cukup kuat ketika akhir zaman benar-benar datang besok pagi? (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Cup 2026

    Kapolres Cup 2026 Dibuka Gratis, Kesempatan Emas Gamer Tasikmalaya Unjuk Gigi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Tasikmalaya resmi membuka pendaftaran Esports Kapolres Cup 2026 untuk game Mobile Legends: Bang Bang mulai 16 hingga 25 Juni 2026. Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut terbuka bagi peserta berusia 16 hingga 22 tahun yang berdomisili di Kabupaten Tasikmalaya. Informasi pembukaan pendaftaran tersebut dipublikasikan melalui […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

  • Malam Harmoni Tanpa Batas

    Lagu dari Balik Lapas Menggema di Ciamis

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Malam Harmoni Tanpa Batas bukan sekadar festival musik dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Perhelatan yang digelar di Taman Lokasana Ciamis, Selasa malam (17/6/2026), itu justru menghadirkan pesan yang lebih dalam. Di tengah gemerlap panggung dan penampilan musisi nasional, sebuah lagu hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB Ciamis mencuri […]

  • arus balik Nataru 2026

    Arus Balik Nataru 2026 Dipantau di GT Kalihurip Utama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    GT Kalihurip Utama menjadi titik pantau arus balik Nataru 2026. Lalu lintas ramai namun tetap lancar. albadarpost.com, FOKUS – Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama menjadi salah satu titik pantau utama dalam arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Gerbang tol yang menghubungkan arus kendaraan dari Bandung dan sekitarnya menuju wilayah Jabodetabek ini mencerminkan kondisi […]

  • kasih sayang kepada kucing

    Kucing dan Secangkir Kopi Pagi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pagi sering hadir tanpa suara, tetapi membawa ketenangan. Uap kopi perlahan naik dari cangkir. Cahaya matahari masuk malu-malu lewat jendela. Seekor kucing melingkar di dekat kaki, diam tanpa tuntutan. Ia hanya hadir. Anehnya, kehadiran itu cukup membuat dada terasa lebih lapang. Dalam kesunyian seperti ini, kucing kerap menjadi teman setia manusia. Bulu […]

  • Ilustrasi jamaah haji di Masjidil Haram dengan latar Ka'bah, menggambarkan proses penerbitan visa haji Arab Saudi 2026 lebih awal.

    Resmi! Visa Haji 2026 Saudi Terbit Mulai 8 Februari

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa haji 2026 lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kerajaan menetapkan 8 Februari 2026 sebagai tanggal resmi pembukaan visa haji untuk musim ibadah 1447 Hijriah. Kebijakan ini langsung menarik perhatian calon jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memberikan waktu persiapan yang jauh lebih panjang. Langkah tersebut […]

expand_less