Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Cecep Yakin Tasikmalaya Bisa Jadi Kabupaten Qur’an

Bupati Cecep Yakin Tasikmalaya Bisa Jadi Kabupaten Qur’an

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (8/5/2026), terlihat lebih ramai dari biasanya. Sejumlah peserta khafilah tampak datang sejak pagi dengan membawa map dan mushaf Al-Qur’an di tangan mereka. Di beberapa sudut ruangan, peserta terlihat berbincang pelan sambil menunggu kegiatan dimulai.

Di tempat itulah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, membuka Training Center dan pembinaan peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-40 tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Momentum itu menjadi bagian dari persiapan khafilah Kabupaten Tasikmalaya sebelum tampil di ajang MTQH Jawa Barat. Namun, Cecep rupanya tidak hanya berbicara soal target lomba.

Ia justru mendorong lahirnya identitas baru bagi Tasikmalaya sebagai Kabupaten Qur’an.

Cecep Minta Pembinaan Jangan Musiman

Dalam sambutannya, Cecep menyoroti pola pembinaan yang sering kali baru bergerak ketika perlombaan sudah dekat. Menurutnya, pola seperti itu tidak cukup untuk membangun kualitas peserta secara kuat dan berkelanjutan.

Karena itu, ia meminta pengurus LPTQ menjaga ritme pembinaan secara istiqomah.

“Pembinaan yang dilakukan oleh LPTQ ini harus istiqomah, bukan hanya karena akan ada perhelatan saja,” ujar Cecep.

Kalimat itu langsung membuat suasana ruangan sedikit hening. Beberapa peserta tampak mencatat pesan Cecep di buku kecil yang mereka bawa. Sementara yang lain mengangguk pelan mendengar arahan tersebut.

Cecep menilai Tasikmalaya memiliki kekuatan kultur religius yang sudah lama hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, potensi itu perlu diperkuat lewat program pembinaan yang lebih nyata dan konsisten.

“Saya berharap Tasik dalam kepemimpinan pengurusan LPTQ sekarang harus mendeklarasikan diri bahwa Tasik adalah kabupaten Qur’an,” katanya lagi.

Ucapan itu disambut tepuk tangan peserta dan pengurus yang hadir di lokasi.

LPTQ Diminta Hadirkan Inovasi Baru

Selain menekankan pembinaan berkelanjutan, Cecep juga meminta LPTQ tidak berjalan di tempat. Ia ingin ada pembaruan program agar pembinaan Al-Qur’an di Tasikmalaya tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, program lama yang baik memang perlu dipertahankan. Namun, inovasi tetap harus muncul supaya pembinaan tidak monoton.

“Jangan hanya menjalankan program yang sudah berjalan saja. Program lama yang bagus lanjutkan, lakukan inovasi supaya ada pembaharuan,” tegasnya.

Di sisi lain, arahan tersebut dinilai penting karena persaingan MTQH tingkat Jawa Barat setiap tahun semakin ketat. Banyak daerah mulai memperkuat sistem pembinaan sejak jauh hari.

Karena itu, Training Center MTQH kali ini bukan sekadar agenda seremonial. Para peserta akan menjalani pembinaan intensif, baik dari sisi kemampuan tilawah, hafalan, maupun mental bertanding.

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. AP, membuka Training Center dan pembinaan peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-40 di Pendopo Baru, Jum’at (08/05/2026).

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. AP, membuka Training Center dan pembinaan peserta MTQH ke-40 di Pendopo Baru, Jum’at (08/05/2026).

Peserta Mulai Jalani Pembinaan Intensif

Beberapa peserta khafilah terlihat sudah mulai mengikuti sesi pembinaan sejak pagi. Sebagian duduk berkelompok sambil membuka catatan, sementara pembina memberikan arahan teknis secara bergantian.

Suasana latihan berlangsung cukup serius, meski sesekali terdengar canda ringan antar peserta. Hal itu membuat atmosfer kegiatan terasa lebih hidup dan tidak terlalu kaku.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap pembinaan yang dilakukan lebih awal dapat meningkatkan kesiapan peserta menghadapi MTQH Jawa Barat 2026.

Selain mengejar prestasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pembentukan generasi Qur’ani di Tasikmalaya.

Sejumlah Tokoh dan Pejabat Hadir

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kantor Kementerian Agama sebagai Ketua I LPTQ, Kepala Bagian Kesra, Kasi Bimas Islam Kemenag, para dewan pembina LPTQ, hingga seluruh peserta training center khafilah MTQH.

Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan pembinaan MTQH di Tasikmalaya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.

Apalagi, di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat, pembinaan berbasis nilai Al-Qur’an dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga karakter generasi muda.

Tasikmalaya tampaknya tidak lagi ingin sekadar dikenal religius. Lewat pembinaan yang mulai dibangun serius dari sekarang, daerah ini sedang menyiapkan satu identitas baru: Kabupaten Qur’an. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat

    Masa Depan Sekolah Rakyat dan Arah Pembenahan Layanan Pendidikan Sosial

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sekolah Rakyat diperkuat sebagai layanan pendidikan sosial. Fokus pada akses, kualitas belajar, dan dampak bagi keluarga miskin. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kunjungan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Kota Tasikmalaya ke Sekolah Rakyat Integrasi 41, Jumat (21/11/2025), memberi gambaran baru tentang arah reformasi pendidikan berbasis layanan sosial. Di balik kunjungan singkat tersebut terdapat isu besar yang […]

  • peran ayah

    “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai kebijakan ayah ambil rapor bersifat simbolik dan belum menyentuh akar krisis pengasuhan. Kebijakan Ringan di Tengah Masalah Berat albadarpost.com, EDITORIAL – Negara kembali menghadirkan kebijakan yang terdengar hangat, mudah diterima, dan cepat viral: Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Pesannya sederhana. Ayah diminta hadir ke sekolah saat pembagian rapor. Tujuannya mulia, mendorong keterlibatan ayah […]

  • Teror air keras Tasikmalaya

    Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius. Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 […]

  • OJK menindak Indosaku dengan dasar POJK 22 Tahun 2023 terkait pelanggaran penagihan pinjol oleh debt collector

    OJK Seret Pinjol Indosaku, Penagihan Brutal Terbentur Aturan POJK 22/2023

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – OJK Indosaku kembali menjadi sorotan setelah praktik penagihan pinjol brutal memicu kemarahan publik. Isu debt collector pinjol, penagihan melanggar hukum, dan tekanan sosial terhadap nasabah kini tidak hanya menjadi perdebatan moral—tetapi juga masuk wilayah pelanggaran regulasi tegas. Kali ini, bukan sekadar teguran. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak dengan pijakan hukum yang […]

  • Ilustrasi kitab berbahasa Arab klasik di perpustakaan Islam kuno dengan suasana intelektual dan pencahayaan hangat.

    Peran Bahasa Arab dalam Ilmu Pengetahuan yang Jarang Disadari

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal bahasa Arab hanya sebagai bahasa agama atau bahasa ibadah. Padahal, bahasa Arab ilmu memiliki peran besar dalam sejarah pengetahuan dunia. Bahasa ini pernah menjadi pusat lahirnya berbagai kajian ilmiah, mulai dari kedokteran, astronomi, matematika, hingga filsafat. Bahkan, banyak istilah ilmiah modern berakar dari bahasa Arab yang berkembang selama masa […]

  • pengawasan APBN

    Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Putusan MA soal persekongkolan tender menyingkap lemahnya pengawasan APBN dan risiko belanja publik yang dikondisikan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan temuan persekongkolan tender pada proyek APBN di Sumatera Utara bukan sekadar soal pelanggaran hukum persaingan usaha. Ia membuka kembali satu persoalan mendasar yang terus berulang: lemahnya pengawasan negara atas belanja publik. Ketika […]

expand_less