Aj. Bubung Nizar Resmi Lantik 6 Lembaga GP Ansor, Kader Siap Bergerak
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi logo Anshor
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat kaderisasi dan penguatan organisasi kembali ditunjukkan Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya. Melalui pelantikan enam lembaga baru, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan kesiapan menghadapi tantangan zaman, mulai dari dakwah digital hingga penguatan ekonomi umat.
Pelantikan yang berlangsung penuh semangat tersebut dipimpin langsung oleh Aj. Bubung Nizar. Di hadapan ratusan kader Banser dan Ansor, ia menegaskan bahwa enam lembaga yang baru dibentuk bukan sekadar pelengkap struktur organisasi.
“Ini bukan sekadar pelantikan. Ini ikrar. Enam lembaga ini adalah pasukan tempur NU di garis depan. Jaga akidah, bela negara, layani umat,” ujar Aj. Bubung Nizar dalam sambutannya.
Suasana acara berlangsung khidmat sekaligus emosional. Para kader terlihat memenuhi ruangan sambil mengibarkan semangat kebersamaan khas Ansor dan Banser.
Enam Lembaga Disiapkan Hadapi Tantangan Zaman
Enam lembaga yang dilantik bergerak di bidang strategis. Mulai dari pengkaderan, dakwah, ekonomi, hukum, media, hingga penanganan kebencanaan.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari transformasi gerakan Ansor agar lebih adaptif terhadap perkembangan sosial dan digital.
Aj. Bubung menegaskan organisasi tidak boleh berjalan lambat di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat. Karena itu, seluruh kader diminta aktif hadir di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Ansor tak boleh diam. Kita harus hadir di semua lini. Dari masjid sampai medsos, dari desa sampai pasar,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan organisasi pemuda saat ini bukan hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat peran sosial, ekonomi, dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Prosesi Pelantikan Berlangsung Khidmat
Prosesi pelantikan berlangsung penuh simbol organisasi. Satu per satu ketua lembaga maju menerima surat keputusan dan panji organisasi sebelum mengucapkan baiat bersama.
Suara lantang para kader memenuhi ruangan saat pembacaan ikrar berlangsung.
Wajah-wajah muda kader Ansor terlihat serius sekaligus bangga saat prosesi berlangsung. Banyak di antara mereka mengabadikan momen tersebut sebagai bagian dari perjalanan pengabdian di organisasi.
Selain kader Ansor, sejumlah tokoh organisasi dan tamu undangan juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Momentum pelantikan ini sekaligus menjadi penanda penguatan struktur organisasi GP Ansor Kota Tasikmalaya dalam menghadapi dinamika masyarakat modern.
PW Ansor Sebut Gerakan Semakin Terstruktur
Perwakilan PW Ansor, H Husna Nustofa, menyebut pelantikan enam lembaga baru menjadi energi baru bagi gerakan Ansor di Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, keberadaan lembaga-lembaga tersebut akan membuat gerakan organisasi semakin terarah dan terstruktur.
“Dengan enam lembaga baru ini, gerakan Ansor di Kota Tasikmalaya makin terstruktur. Kita siap kolaborasi dengan semua pihak, dari pemerintah sampai pesantren, demi kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ia juga menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan penting agar organisasi kepemudaan Islam tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Selain itu, Ansor diharapkan mampu menjadi ruang penguatan generasi muda NU dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

6 Lembaga GP Ansor Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Aj. Bubung Nizar, Kamis(7/5/2026).
Ansor Siap Masuk Era Digital dan Ekonomi Umat
Pelantikan ini tidak hanya bicara soal struktur organisasi. Lebih jauh, GP Ansor Kota Tasikmalaya mulai menegaskan arah gerak baru organisasi.
Selain penguatan kaderisasi, Ansor juga mulai fokus pada pengembangan media digital, pemberdayaan ekonomi umat, hingga isu kebangsaan.
Aj. Bubung Nizar mengingatkan seluruh kader agar tidak menjadikan lembaga sebagai tempat mencari popularitas pribadi.
“Lembaga ini bukan tempat cari nama. Ini ladang khidmah. Siapa lambat, tertinggal. Siapa ragu, tersingkir. Ansor harus cepat, tepat, bermanfaat,” katanya.
Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan kader yang hadir.
Bagi banyak kader muda, pelantikan ini menjadi simbol bahwa Ansor tidak hanya menjaga tradisi organisasi lama, tetapi juga mulai bergerak aktif menjawab tantangan era digital.
Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, GP Ansor Kota Tasikmalaya memilih tidak sekadar bertahan. Mereka mulai menyusun barisan, memperkuat gerakan, dan menyiapkan kader untuk hadir di semua lini. Dari ruang dakwah hingga dunia digital, Ansor ingin memastikan satu hal: NU tetap hidup, bergerak, dan relevan untuk masa depan Indonesia. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar