Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Surat Al-Ashr terasa semakin tajam di zaman modern. Tafsir Surat Al-‘Ashr, makna waktu dalam Islam, dan pesan tentang kerugian manusia kini seperti berbicara langsung kepada kehidupan hari ini. Banyak orang bangun pagi dengan kesibukan penuh, pulang malam dengan tubuh lelah, tetapi tetap merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya.

Hari berjalan cepat.
Minggu terasa pendek.
Tahun berlalu tanpa benar-benar terasa.

Ironisnya, manusia modern tidak kekurangan aktivitas. Mereka hanya mulai kehilangan arah.

Dan Surat Al-‘Ashr sudah memperingatkan itu sejak berabad-abad lalu.

Al-Qur’an Menyebut Manusia Sedang Rugi

Allah SWT berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.”
(QS. Al-‘Ashr: 1–3)

Surat ini sangat pendek. Namun justru di situlah letak kekuatannya.

Tidak ada pembukaan panjang.
Tidak ada cerita rumit.

Allah langsung bersumpah atas waktu.

Lalu menyampaikan satu kenyataan yang sering tidak disadari manusia:

manusia sedang rugi.

Bukan nanti.
Bukan besok.
Tapi sekarang.

Kenapa Manusia Modern Merasa Waktunya Cepat Habis?

Dulu manusia takut kehilangan makanan. Hari ini manusia justru kehilangan fokus.

Ponsel tidak pernah diam.
Notifikasi terus datang.
Media sosial menyita perhatian tanpa terasa.

Akibatnya, banyak orang hidup dalam keadaan:

  • sibuk tetapi kosong
  • ramai tetapi kesepian
  • aktif tetapi kehilangan makna

Mereka menjalani hari demi hari, namun sulit menjelaskan sebenarnya sedang menuju ke mana.

Dan yang paling berbahaya, semua itu terasa normal.

Waktu dalam Islam Adalah Umur Manusia

Dalam Islam, waktu bukan sekadar angka.

Waktu adalah hidup itu sendiri.

Karena itu, ketika waktu habis sia-sia, sebenarnya hidup juga ikut terkikis sedikit demi sedikit.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini terasa sangat relevan hari ini.

Manusia memiliki teknologi tercepat dalam sejarah. Namun anehnya, mereka justru semakin sulit merasa tenang.

Kita hidup di zaman ketika manusia sibuk mengejar waktu, tetapi lupa untuk hidup.

Surat Al-‘Ashr Tidak Hanya Mengingatkan, Tapi Menyelamatkan

Menariknya, Allah tidak membiarkan manusia tenggelam dalam kerugian tanpa jalan keluar.

Surat Al-‘Ashr memberi empat fondasi agar manusia tidak kehilangan hidupnya.

1. Iman

Iman membuat hidup memiliki arah.

2. Amal Saleh

Kesibukan tanpa nilai tidak akan memberi ketenangan.

3. Saling Menasihati dalam Kebenaran

Manusia membutuhkan lingkungan yang mengingatkan, bukan sekadar menemani.

4. Saling Menasihati dalam Kesabaran

Karena mempertahankan kebaikan di zaman penuh distraksi bukan perkara mudah.

Kerugian Terbesar yang Jarang Disadari

Banyak orang takut kehilangan:

  • uang
  • jabatan
  • relasi
  • kesempatan

Namun Surat Al-‘Ashr menunjukkan sesuatu yang lebih dalam.

Kerugian terbesar adalah kehilangan umur tanpa sadar.

Dan itu terjadi perlahan.

Sedikit demi sedikit.
Hari demi hari.
Sampai akhirnya manusia tersadar ketika waktu sudah terlalu jauh berjalan.

Sibuk Tidak Selalu Berarti Hidup

Inilah jebakan terbesar zaman modern.

Manusia mengira dirinya hidup hanya karena terus bergerak.

Padahal bisa jadi:

  • tubuhnya aktif
  • pikirannya penuh
  • tetapi hatinya kosong

Surat Al-‘Ashr seperti alarm keras yang membangunkan manusia dari rutinitas yang melelahkan.

Karena hidup bukan tentang siapa paling sibuk.

Hidup adalah tentang siapa yang paling sadar ke mana waktunya pergi.

Renungan yang Menusuk Diam-Diam

Mungkin itulah alasan mengapa Surat Al-‘Ashr terasa begitu menusuk.

Ia tidak berbicara tentang orang lain.

Ia berbicara tentang kita.

Tentang waktu yang terus berjalan diam-diam.
Tentang umur yang perlahan habis tanpa suara.
Dan tentang hidup yang sering terasa penuh, tetapi sebenarnya kosong.

Dan mungkin, rasa gelisah yang sering muncul dalam hati bukan karena kita kurang hiburan.

Mungkin karena jiwa kita sedang lelah hidup tanpa arah.

Kita sering takut terlambat dalam urusan dunia. Tapi Surat Al-‘Ashr mengingatkan sesuatu yang jauh lebih menakutkan: hidup bisa habis duluan, sebelum kita benar-benar sempat hidup. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Videotron Disegel

    Videotron Disegel, Kenapa Padel Bandung Tetap Buka?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas di kawasan SixNine Padel, Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau, Kota Bandung, tetap berjalan seperti biasa. Pengunjung masih bermain padel dan menikmati fasilitas yang tersedia. Namun, di sisi lain kawasan itu, sebuah videotron disegel oleh petugas Satpol PP Kota Bandung. Pemandangan yang kontras tersebut langsung memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: […]

  • Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

    Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Video TNI pukul tramadol, kabar anggota TNI pukul penjual tramadol, serta isu penertiban obat terlarang langsung menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Namun, klarifikasi resmi memastikan narasi tersebut tidak benar. Dandim 0612 Tasikmalaya menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoax dan tidak sesuai fakta lapangan. Seiring cepatnya penyebaran informasi digital, […]

  • wanita haid

    Hukum Wanita Haid Membaca Doa Akhir Tahun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Hukum wanita haid membaca doa akhir tahun menurut ulama. Tetap bisa berdoa, istighfar, dan muhasabah. albadarpost.com, FOKUS — Menjelang pergantian tahun, pertanyaan tentang ibadah kembali mengemuka di ruang publik, khususnya di kalangan muslimah. Salah satu yang kerap dipertanyakan adalah hukum wanita haid membaca doa akhir tahun. Isu ini penting karena menyentuh langsung praktik ibadah sehari-hari […]

  • Krisis Ceuta

    Krisis Ceuta Memanas, Ribuan Migran Tinggalkan Wilayah Spanyol

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Krisis Ceuta kembali menjadi sorotan internasional setelah sekitar 69.500 migran dilaporkan kembali ke Maroko dalam kurun sekitar 30 jam pascagelombang penyeberangan massal menuju wilayah otonom Spanyol tersebut. Perkembangan terbaru dalam krisis migrasi Ceuta ini memperlihatkan bahwa persoalan di perbatasan Spanyol-Maroko tidak lagi sekadar menyangkut perpindahan manusia, tetapi juga berkaitan erat dengan […]

  • adab tidur Islam

    Mendidik Anak Lewat Adab Tidur

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Adab tidur Islam menjadi fondasi pendidikan iman dan disiplin spiritual dalam keluarga Muslim. Pendidikan Iman Dimulai dari Rutinitas Malam albadarpost.com, LIFESTYLE – Dalam keluarga Muslim, pendidikan iman tidak hanya berlangsung melalui pengajian atau sekolah formal. Ia tumbuh dari kebiasaan harian yang konsisten, termasuk cara keluarga menutup hari sebelum tidur. Adab tidur Islam menjadi salah satu […]

  • Kekeringan Majalengka

    Padi Siap Panen, Kekeringan Majalengka Datang Lebih Dulu

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Ketika masa panen tinggal menghitung hari, harapan ratusan petani di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, justru pupus lebih dulu. Kekeringan Majalengka kembali menyebabkan sekitar 200 hektare sawah gagal panen setelah pasokan air irigasi terhenti akibat kemarau panjang. Peristiwa ini bukan hanya menggerus hasil pertanian, tetapi juga kembali memunculkan pertanyaan lama: sampai kapan […]

expand_less