Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Ini Daftar Lengkap Mahram Nikah yang Wajib Dipahami Muslim

Ini Daftar Lengkap Mahram Nikah yang Wajib Dipahami Muslim

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Mahram nikah kembali menjadi topik yang banyak dicari publik setelah munculnya berbagai kesalahpahaman di media sosial terkait batasan wanita yang haram dinikahi dalam Islam. Istilah mahram nikah atau wanita mahram sering disalahartikan, padahal aturan ini memiliki dasar kuat dalam fikih Islam dan telah dijelaskan secara rinci oleh Kementerian Agama RI.

Fenomena ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami secara tepat konsep mahram, terutama dalam konteks pernikahan modern. Karena itu, penjelasan ini menjadi penting untuk mencegah kekeliruan dalam praktik kehidupan rumah tangga umat Islam.

Kemenag Tegaskan Batasan Mahram Nikah Tidak Bisa Diubah

Kementerian Agama RI menegaskan bahwa aturan mahram nikah bersifat jelas dan tidak bisa ditawar. Dalam hukum Islam, status mahram menentukan siapa saja wanita yang haram dinikahi, baik untuk selamanya maupun sementara.

Selain itu, aturan ini tidak muncul tanpa alasan. Islam menetapkannya untuk menjaga garis keturunan, melindungi struktur keluarga, serta menghindari konflik nasab di kemudian hari.

Karena itu, pemahaman yang benar menjadi kunci agar umat Islam tidak salah langkah dalam menentukan hubungan pernikahan.

7 Golongan Wanita Mahram karena Hubungan Darah

Dalam kategori pertama, Islam menetapkan mahram berdasarkan hubungan darah atau nasab. Terdapat tujuh golongan yang tidak boleh dinikahi selamanya.

Pertama, ibu dan nenek ke atas masuk dalam kategori mahram. Kemudian, anak perempuan dan cucu ke bawah juga termasuk larangan yang sama.

Selanjutnya, saudara perempuan baik sekandung, seayah, maupun seibu tidak boleh dinikahi. Setelah itu, keponakan dari saudara laki-laki dan perempuan juga termasuk mahram.

Selain itu, bibi dari pihak ayah dan ibu masuk dalam daftar yang sama. Dengan demikian, Islam menjaga kejelasan struktur keluarga secara ketat.

mahram nikah

Daftar mahram nikah. (Sumber data: Kemenag)

Mahram karena Pernikahan dan Persusuan Masih Sering Disalahpahami

Selain hubungan darah, mahram nikah juga terbentuk melalui pernikahan. Misalnya, ibu mertua otomatis menjadi mahram setelah akad berlangsung.

Kemudian, anak tiri dapat menjadi mahram jika telah terjadi hubungan suami istri dengan ibunya. Selain itu, menantu perempuan dan ibu tiri juga termasuk dalam kategori ini.

Tidak hanya itu, persusuan juga menciptakan hubungan mahram yang kuat dalam Islam. Ibu susu, saudara sesusuan, dan kerabatnya memiliki hukum yang sama seperti keluarga kandung.

Dengan demikian, Islam tidak hanya melihat hubungan biologis, tetapi juga hubungan sosial yang terbentuk secara sah.

Mahram Sementara yang Sering Menimbulkan Kesalahan Persepsi

Selain mahram permanen, terdapat juga mahram sementara yang kerap menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Wanita yang masih terikat pernikahan dengan orang lain tidak boleh dinikahi. Begitu pula wanita yang masih dalam masa iddah juga termasuk larangan sementara.

Selanjutnya, Islam melarang menggabungkan dua saudari dalam satu pernikahan. Selain itu, wanita yang sedang menjalankan ibadah ihram haji atau umrah juga tidak boleh dinikahi pada saat itu.

Aturan ini berlaku untuk menjaga kejelasan status pernikahan dan mencegah konflik hukum keluarga di kemudian hari.

Mahram Nikah Jadi Fondasi Etika Pernikahan Islam

Pembahasan mahram nikah menunjukkan bahwa Islam menetapkan aturan pernikahan secara sangat rinci dan terstruktur. Selain menjaga kehormatan keluarga, aturan ini juga melindungi garis keturunan agar tetap jelas dan tidak bercampur.

Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang mahram menjadi penting, terutama di tengah perubahan sosial dan derasnya informasi di media digital.

Dengan edukasi yang tepat, masyarakat dapat menghindari kesalahan dalam menentukan hubungan pernikahan sekaligus menjaga nilai-nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengawasan infrastruktur

    Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Awasi Infrastruktur Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar libatkan mahasiswa Teknik Sipil dalam pengawasan infrastruktur untuk mempercepat proyek publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melibatkan mahasiswa Teknik Sipil untuk mendukung pengawasan infrastruktur pada proyek pembangunan daerah. Langkah ini menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan percepatan pembangunan jembatan dan fasilitas publik untuk membuka akses mobilitas masyarakat. Langkah Pemerintah dan […]

  • KUHP baru nikah siri

    KUHP Baru: Batas Negara Mengatur Perkawinan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sorotan MUI atas KUHP baru membuka debat batas negara mengatur nikah siri dan poligami serta dampaknya bagi warga. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali membuka ruang perdebatan lama: sejauh mana negara berwenang masuk ke wilayah privat warga yang bersinggungan dengan keyakinan agama. Sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap pasal-pasal yang […]

  • Anak perempuan berhijab berdiri di trotoar pusat Kota Tasikmalaya pada malam hari, kisah pengemis anak Tasikmalaya yang viral.

    Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengemis Anak Tasikmalaya mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah seorang siswi SD berprestasi terungkap. Bocah bernama Nisa itu viral karena fakta yang mengusik nurani: di siang hari ia pelajar ranking dua, namun pada malam hari ia turun ke jalan sebagai pengemis anak di Kota Tasikmalaya. Peristiwa ini terjadi di pusat Kota […]

  • gelang haji 2026

    Gelang Haji 2026 Wajib Dipakai Jemaah Indonesia, Bisa Jadi Penyelamat Saat Tersesat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah lautan manusia saat puncak ibadah haji, satu benda kecil ini sering luput dari perhatian. Padahal, fungsinya bisa menentukan keselamatan. Gelang haji 2026 (1447 H.) yang dikenakan jemaah Indonesia bukan sekadar tanda pengenal. Dalam kondisi darurat—tersesat, pingsan, atau terpisah dari rombongan—gelang ini menjadi “jalur cepat” bagi petugas untuk mengenali identitas […]

  • gadai anak

    Ayah Gadaikan Anak dan Gagalnya Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kasus ayah gadaikan anak menunjukkan rapuhnya sistem perlindungan sosial dan keadilan keluarga. albadarpost.com, EDITORIAL – Rantai tragedi yang menimpa bocah Tasikmalaya terjadi bukan dalam ruang kosong. Seorang ayah menyerahkan anaknya kepada keluarga di Gresik sebagai jaminan pinjaman Rp25 juta. Tidak ada negosiasi panjang, tidak ada pengawasan negara, dan tidak ada pagar sosial yang […]

  • Petugas kepolisian menjelaskan proses hukum penetapan tersangka kasus penganiayaan Banser Tangerang

    Polisi Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penegakan hukum kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan Banser Tangerang. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena melibatkan tokoh publik serta organisasi kemasyarakatan. Namun di balik hiruk pikuk pemberitaan, satu hal penting patut dipahami bersama: bagaimana sebenarnya penyidik bekerja dalam menetapkan seseorang […]

expand_less