Pemkab Tasikmalaya Kucurkan Rp230 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Tasikmalaya, Dr. H Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai mempercepat program perbaikan jalan Tasikmalaya setelah kesepakatan pinjaman daerah resmi diteken, Kamis (30/4/2026). Dana senilai Rp230,25 miliar disiapkan untuk membiayai pembangunan dan perbaikan 32 ruas jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Program jalan rusak Tasikmalaya itu menjadi salah satu langkah yang paling dinantikan masyarakat, terutama warga di daerah yang selama ini mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan mengganggu aktivitas ekonomi maupun mobilitas harian.
Penandatanganan kesepakatan pinjaman daerah dilakukan oleh Cecep Nurul Yakin bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Faaris Pranawa, di Gedung Pendopo Singaparna.
Agenda tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi, pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, jajaran pemerintah daerah, serta pihak perbankan.
Dana Rp230 Miliar Difokuskan untuk Infrastruktur Jalan
Pemerintah daerah memastikan dana pinjaman tersebut akan digunakan secara bertahap untuk membiayai pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah utara, selatan, timur, barat, hingga tengah Kabupaten Tasikmalaya.
Sejumlah ruas jalan yang masuk prioritas perbaikan sebelumnya diketahui mengalami kerusakan cukup berat dan menjadi keluhan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi jalan berlubang dan rusak di beberapa titik dinilai menghambat distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan warga.
Karena itu, program perbaikan jalan ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah menilai pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan mendesak, terutama di wilayah yang menjadi jalur penghubung antar kecamatan.

Kesepakatan Pinjaman Jadi Langkah Percepatan Pembangunan
Penandatanganan kerja sama pembiayaan dengan PT SMI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa harus menunggu seluruh kemampuan anggaran daerah tersedia sekaligus.
Skema pembiayaan tersebut memungkinkan pembangunan jalan dilakukan lebih cepat melalui pencairan dana secara bertahap.
Bupati Cecep Nurul Yakin menyebut pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Selain memperbaiki akses transportasi, pemerintah berharap pembangunan jalan juga dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tasikmalaya.
Di sejumlah daerah, kondisi jalan yang rusak selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga, terutama saat musim hujan.
Karena itu, percepatan pembangunan jalan dinilai cukup mendesak agar aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar.
DPRD dan Pemkab Dorong Pengawasan Pelaksanaan Proyek
Ketua dan pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya turut hadir dalam penandatanganan kesepakatan tersebut. DPRD berharap pelaksanaan proyek perbaikan jalan dapat berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
Selain kualitas pembangunan, pengawasan penggunaan anggaran juga menjadi perhatian agar proyek infrastruktur benar-benar memberi manfaat jangka panjang.
Sejumlah warga sebelumnya berharap pemerintah daerah segera memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, terutama jalur penghubung antar desa dan kecamatan.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan proses pengerjaan dilakukan secara merata dan tidak hanya terfokus di wilayah tertentu.
Infrastruktur Jalan Dinilai Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi
Pengamat pembangunan daerah menilai perbaikan infrastruktur jalan memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jalan yang baik dapat mempercepat distribusi barang, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, serta mendukung aktivitas usaha masyarakat di daerah.
Kabupaten Tasikmalaya sendiri memiliki wilayah cukup luas dengan karakter geografis yang beragam. Karena itu, kondisi infrastruktur jalan menjadi faktor penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah.
Pemerintah daerah berharap program pembangunan jalan ini dapat berjalan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Selain memperbaiki mobilitas, pembangunan jalan juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (GZ
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar