Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Peluang Kerja ke Singapura Makin Terbuka, Aturan Baru Berlaku 2027

Peluang Kerja ke Singapura Makin Terbuka, Aturan Baru Berlaku 2027

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kebijakan baru soal pekerja migran Singapura mulai menarik perhatian banyak calon tenaga kerja di Asia Tenggara. Pemerintah Singapura resmi memangkas proses perekrutan pekerja konstruksi asing mulai 2027. Aturan baru ini membuat proses masuk kerja menjadi jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.

Jika dulu perusahaan harus menunggu hingga empat bulan untuk mendatangkan pekerja, kini proses tersebut diperkirakan hanya memakan waktu sekitar satu bulan. Perubahan ini tentu menjadi kabar besar bagi banyak pencari kerja yang selama ini mengincar peluang kerja di Singapura.

Selain itu, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja asing Singapura masih sangat tinggi, terutama di sektor konstruksi yang terus berkembang.

Tes Keterampilan Tak Lagi Wajib di Negara Asal

Selama ini, calon pekerja migran harus mengikuti tes keterampilan di negara asal sebelum memperoleh izin kerja. Proses itu kerap memakan waktu panjang karena pekerja harus menjalani pelatihan dan administrasi di pusat tes resmi.

Namun mulai 2027, aturan tersebut akan berubah.

Pemerintah Singapura melalui Building and Construction Authority (BCA) memutuskan untuk menghapus kewajiban tes awal bagi pekerja konstruksi dari China dan Thailand. Setelah tiba di Singapura, pekerja baru mengikuti ujian keterampilan SEC(K) di sana.

Kebijakan ini rencananya diperluas untuk seluruh negara sumber pekerja migran mulai 2028.

Banyak pihak menilai langkah tersebut cukup mengejutkan. Pasalnya, Singapura selama ini dikenal sangat ketat dalam urusan tenaga kerja asing. Karena itu, perubahan regulasi ini langsung menjadi perhatian perusahaan konstruksi maupun calon pekerja migran dari berbagai negara.

Rekrutmen Lebih Cepat, Proyek Konstruksi Bisa Dikebut

Pemerintah Singapura menilai proses lama sering membuat proyek konstruksi terhambat. Di sisi lain, kebutuhan tenaga kerja terus meningkat seiring banyaknya pembangunan infrastruktur dan properti baru.

Melalui aturan terbaru ini, perusahaan konstruksi kini bisa langsung membawa pekerja ke Singapura tanpa harus menunggu seluruh tahapan sertifikasi selesai di negara asal.

Perusahaan hanya perlu memesan slot ujian sebelum pekerja datang. Setelah itu, pekerja dapat mulai bekerja sambil menjalani proses sertifikasi keterampilan.

Skema tersebut dinilai lebih praktis sekaligus mengurangi beban administrasi perusahaan.

Selain membantu sektor konstruksi, kebijakan ini juga membuka peluang baru bagi pekerja migran yang ingin lebih cepat mendapatkan pekerjaan di Singapura.

Singapura Masih Bergantung pada Pekerja Asing

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor konstruksi Singapura memang masih sangat bergantung pada tenaga kerja asing. Banyak proyek membutuhkan tambahan pekerja dalam waktu singkat, sementara jumlah tenaga lokal dinilai belum mencukupi.

Karena itu, pemerintah mulai menyesuaikan sistem perekrutan agar kebutuhan industri tetap terpenuhi.

Sejumlah pengamat tenaga kerja menilai langkah Singapura ini menjadi sinyal bahwa persaingan mendapatkan pekerja konstruksi berkualitas di kawasan Asia semakin ketat.

Selain sektor konstruksi, peningkatan pekerja non-penduduk juga terjadi di bidang pengilangan dan manufaktur. Kondisi tersebut membuat Singapura tetap menjadi salah satu tujuan utama pekerja migran di Asia Tenggara.

Bagi calon pekerja asal Indonesia, perubahan aturan ini diperkirakan akan membuka peluang lebih besar dalam beberapa tahun mendatang.

Tetap Ada Syarat yang Harus Dipenuhi Pekerja

Walaupun proses masuk dipermudah, Singapura tetap mempertahankan standar kualitas tenaga kerja.

Mulai 2028, pekerja konstruksi baru wajib lulus tes keterampilan dalam waktu satu tahun setelah tiba di Singapura. Jika gagal memenuhi syarat tersebut, izin kerja mereka tidak akan diperpanjang.

Selain itu, perusahaan tetap harus membayar levy keterampilan dasar selama enam bulan pertama bagi pekerja yang belum memiliki sertifikasi.

Apabila pekerja tidak lulus ujian sesuai batas waktu, biaya levy akan meningkat. Karena itu, pekerja dan perusahaan tetap perlu serius menjalani pelatihan.

BCA menegaskan kebijakan baru ini bukan untuk menurunkan kualitas pekerja, melainkan memberi fleksibilitas agar pelatihan bisa dilakukan langsung sesuai kebutuhan proyek di lapangan.

Peluang Kerja ke Singapura Diprediksi Meningkat

Aturan baru ini diperkirakan akan memicu peningkatan minat kerja ke Singapura, terutama dari negara-negara Asia Tenggara.

Selain proses rekrutmen yang lebih cepat, banyak pekerja tertarik karena sektor konstruksi Singapura dikenal menawarkan pendapatan kompetitif dan pengalaman kerja internasional.

Sejumlah agen penyalur tenaga kerja bahkan mulai memprediksi lonjakan permintaan informasi terkait lowongan kerja Singapura sejak kebijakan tersebut diumumkan.

Jika regulasi berjalan sesuai rencana, arus pekerja migran menuju Singapura kemungkinan akan meningkat cukup signifikan mulai 2027. (ARR)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • program makan bergizi gratis

    Program MBG Disorot: Ganggu Belajar, Guru Jadi “Karyawan” SPPG?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Program makan bergizi gratis (MBG) yang digadang sebagai solusi peningkatan gizi siswa kini mulai menuai kritik dari lapangan. Sejumlah sekolah mengeluhkan implementasinya justru mengganggu proses belajar mengajar—bahkan membebani guru di luar tugas utamanya. Sorotan ini mencuat setelah SMAN 1 Ciemas menyampaikan evaluasi pelaksanaan program tersebut. Pihak sekolah menilai, distribusi makanan di lingkungan sekolah […]

  • toko Sen Sen Tasikmalaya

    Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan. […]

  • Ilustrasi seorang muslim bersedih lalu ditenangkan sahabat sebagai simbol persaudaraan Islam yang menguatkan

    Kita Sering Lupa… Inilah Hakikat Persaudaraan Islam

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Makna persaudaraan Islam, ukhuwah Islamiyah, dan hubungan sesama muslim sering kita dengar. Namun, tidak semua orang benar-benar merasakannya. Padahal, di balik kata sederhana itu, tersimpan kekuatan yang bisa menyelamatkan seseorang dari keputusasaan. Malam itu, hujan turun pelan. Seorang pria duduk sendirian di sudut kamar. Lampu redup, ponsel tergeletak, dan pikirannya penuh. Ia […]

  • SE Nomor 7 Tahun 2026

    Saat Guru Honorer Cemas, Mendikdasmen Keluarkan Surat Penting Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Pagi itu ruang guru di sebuah sekolah negeri pinggiran Tasikmalaya belum terlalu ramai. Beberapa kursi masih kosong. Di sudut ruangan, seorang guru honorer tampak sibuk memeriksa buku tugas siswa sambil sesekali membuka telepon genggamnya. Ia sedang membaca kabar tentang SE Nomor 7 Tahun 2026. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: birokrasi manual akibat mandeknya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya membebani waktu, biaya, dan hak warga. Birokrasi Manual dan Harga yang Harus Dibayar Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Ketika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya berjalan di tempat, yang paling terdampak bukanlah sistem atau aplikasi, melainkan warga. Proses administrasi yang masih manual memaksa masyarakat membayar biaya sosial yang nyata: waktu […]

  • Mayat di Sumur

    Warga Mangkubumi Geger, Mayat Perempuan Ditemukan di Sumur Tua

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Suasana tenang di kawasan Babakan Domba, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, mendadak berubah menjadi duka. Warga digegerkan oleh penemuan mayat di sumur atau jasad perempuan yang ditemukan di sebuah sumur tua pada Minggu (21/6/2026). Korban diketahui berinisial EH (63), seorang warga setempat. Hingga Minggu malam, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian […]

expand_less