Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda.

Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang yang berhasil dilewati bersama.

Rabu (29/4/2026), suasana haru menyelimuti sidang senat terbuka Wisuda ke-15 Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) yang digelar di salah satu hotel di Jalan KHZ Mustofa Kota Tasikmalaya.

Sebanyak 244 wisudawan resmi dikukuhkan.

Namun hari itu bukan hanya tentang toga, ijazah, atau prosesi akademik.

Ada cerita perjuangan yang ikut berdiri di belakang setiap wisudawan.

Ada Perjuangan yang Tidak Terlihat dari Balik Bangku Wisuda

Bagi sebagian mahasiswa, perjalanan menuju wisuda tidak selalu mudah.

Ada yang harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan. Ada yang berangkat kuliah sambil menahan lelah karena membantu orang tua di rumah. Ada pula yang bertahan menyelesaikan skripsi di tengah tekanan ekonomi keluarga.

Karena itu, wisuda sering terasa jauh lebih emosional dibanding sekadar seremoni kampus.

Di ruangan itu, banyak keluarga seperti sedang melihat mimpi lama mereka akhirnya menjadi nyata.

Ketika toga dikenakan dan nama dipanggil dari atas panggung, perjuangan bertahun-tahun terasa terbayar dalam satu momen singkat.

Sambutan Rektor yang Membuat Suasana Semakin Haru

Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Mat, membuka sambutan dengan kalimat yang langsung membuat ruangan hening.

“Hari ini bukan hari biasa. Hari ini adalah hari bukti,” ucapnya.

Kalimat tersebut langsung mengundang tepuk tangan panjang dari peserta wisuda dan keluarga.

Menurutnya, keberhasilan para wisudawan lahir dari kerja keras, doa, dan air mata yang tidak sedikit selama menjalani masa perkuliahan.

“Atas nama pimpinan, saya ucapkan selamat dan terima kasih. Selamat karena saudara telah menuntaskan satu babak penting. Terima kasih karena telah memilih UMTAS sebagai rumah untuk tumbuh,” katanya.

Sambutan itu terasa dekat dan personal bagi banyak wisudawan.

Sebab di balik kursi-kursi wisuda tersebut, ada perjalanan hidup yang berbeda-beda.

Wisuda Bukan Garis Akhir

Dalam sambutannya, Rektor UMTAS juga mengingatkan bahwa dunia luar tidak hanya membutuhkan orang pintar.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan sosok yang peduli, jujur, dan mampu memberi manfaat.

“Jadilah perawat yang menyembuhkan dengan hati. Jadilah guru yang mendidik dengan cinta. Jadilah insinyur yang membangun dengan etika,” pesannya.

Kalimat itu langsung disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Selain itu, ia menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh lulusan:

  • menjaga integritas,
  • terus belajar,
  • dan selalu membawa manfaat bagi masyarakat.

Orang Tua Menjadi Tokoh yang Paling Bahagia Hari Itu

Di balik keberhasilan wisudawan, ada orang tua yang selama ini berjuang dalam diam.

Sebagian rela bekerja lebih keras demi biaya kuliah anaknya. Sebagian lain terus memberi semangat ketika anak mereka hampir menyerah.

Karena itu, wisuda bukan hanya milik mahasiswa.

Hari itu juga menjadi milik keluarga.

“Hari ini air mata Bapak Ibu adalah air mata bangga,” kata Rektor dengan suara yang mulai terdengar emosional.

Dan memang benar.

Beberapa orang tua tampak memeluk anak mereka erat setelah prosesi selesai. Kamera ponsel terus merekam. Foto keluarga diambil berkali-kali. Senyum bercampur tangis memenuhi hampir seluruh sudut ruangan.

UMTAS Lepas 244 Lulusan Baru

Pada wisuda tahun ini, UMTAS melepas lulusan dari berbagai program studi, mulai dari Keperawatan, BK, PGSD, Teknik Mesin, Teknik Elektro, hingga Teknik Pertambangan.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, yang hadir dalam acara tersebut turut memberi apresiasi terhadap kontribusi UMTAS dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk Priangan Timur.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.

“Ilmu yang didapat di kampus harus mampu menjawab persoalan di masyarakat,” tegasnya.

Ada Mimpi yang Akhirnya Sampai Tujuan

Ketika prosesi wisuda selesai, ruangan perlahan mulai kosong.

Namun ada satu hal yang masih tertinggal dari hari itu:

Perasaan haru.

Karena bagi banyak keluarga, wisuda bukan sekadar menerima ijazah.

Wisuda adalah bukti bahwa perjuangan panjang tidak pernah benar-benar sia-sia.

Dan di balik toga yang hari itu dikenakan dengan bangga, ada doa orang tua yang akhirnya menemukan jawabannya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gugatan cerai

    PA Bandung Proses Gugatan Cerai Anggota DPR RI, Perhatian Publik Tertuju

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Gugatan cerai Atalia Praratya terdaftar di PA Bandung dan mulai disidangkan pekan ini, sorotan publik menguat. albadarpost.com, FOKUS – Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Atalia Praratya, resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ridwan Kamil, ke Pengadilan Agama Bandung. Perkara ini telah teregistrasi dan dijadwalkan mulai disidangkan pekan ini. Meski bersifat personal, kasus tersebut segera menyedot […]

  • unan Giri

    Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pengaruh Sunan Giri membentuk jaringan dakwah dan legitimasi kekuasaan Islam di Nusantara. albadarpost.com, PELITA – Peran Sunan Giri dalam sejarah Islam di Jawa bukan hanya tercatat dalam catatan keagamaan, tetapi juga dalam narasi politik dan budaya masyarakat Nusantara. Figur yang bernama asli Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin ini menjadi salah satu tokoh kunci Wali […]

  • Duel Borneo FC vs Persib Bandung di Stadion Batakan yang menentukan puncak klasemen Liga 1 Indonesia

    Duel Panas Borneo vs Persib di Batakan, Persaingan Juara Memanas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan Borneo vs Persib langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Duel Borneo FC vs Persib Bandung bukan sekadar pertandingan biasa karena hasilnya dapat mengubah peta persaingan juara. Saat ini Persib Bandung memimpin klasemen sementara, sedangkan Borneo FC Samarinda terus menempel ketat di posisi kedua. Karena itu, pertemuan Persib vs Borneo […]

  • Pelaku UMKM Indonesia menjalankan bisnis online dari rumah menggunakan laptop dan smartphone dengan suasana kerja produktif.

    Diam-Diam Banyak UMKM Sukses dari Peluang Digital Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peluang UMKM digital kini menjadi jalan baru bagi banyak orang untuk mengubah kondisi ekonomi mereka. Menariknya, peluang usaha digital, bisnis UMKM online, dan usaha kecil berbasis teknologi berkembang jauh lebih cepat dibanding model bisnis lama. Namun ironisnya, sebagian pelaku usaha masih belum melihat perubahan besar ini. Padahal, di balik layar media […]

  • peran pesantren

    Pesantren Kini Tak Lagi Hanya Mengajar Agama

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pesantren selama ini dikenal sebagai tempat belajar agama. Namun, peran pesantren di tengah masyarakat jauh lebih besar. Lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan pusat pembinaan umat kini menjadi kekuatan penting yang membentuk karakter, menjaga budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Di banyak daerah, pesantren tidak hanya mencetak santri yang memahami ilmu agama. Sebaliknya, […]

  • SK PNS palsu

    SK PNS Palsu Bikin Heboh, Ini Cara Agar Tidak Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus SK PNS palsu di Gresik mendadak viral dan menyita perhatian publik. Dugaan penipuan CPNS, rekrutmen ASN ilegal, hingga modus surat keputusan palsu kini menjadi sorotan. Peristiwa ini bukan sekadar prank, melainkan praktik penipuan yang merugikan banyak korban secara finansial dan mental. Awalnya, seorang wanita datang ke kantor pemerintah daerah dengan […]

expand_less