Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Tasikmalaya Tegas! Distribusi Air Harus Sampai Ujung

Bupati Tasikmalaya Tegas! Distribusi Air Harus Sampai Ujung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air Bersih Tasikmalaya kini berada di bawah sorotan. Di tengah kebutuhan warga yang terus meningkat, layanan air minum daerah atau distribusi air bersih dinilai belum sepenuhnya merata. Karena itu, pemerintah daerah mulai menekan percepatan kinerja agar pelayanan tidak lagi tersendat.

Air Bersih Tasikmalaya—yang juga mencakup layanan air minum Perumda—menjadi isu yang semakin terasa di lapangan. Sebagian wilayah sudah menikmati aliran stabil, tetapi di titik lain, distribusi belum selalu konsisten. Situasi ini mendorong langkah cepat untuk memperbaiki sistem dari hulu hingga hilir.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan hal tersebut saat membuka kegiatan penguatan soliditas dan peningkatan kinerja pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura di Pendopo Baru, Selasa (21/04/2026).

“Peningkatan kualitas pelayanan itu penting. Cerita baik dari pelanggan bisa menjadi kekuatan kita,” ujarnya.

Nada pesannya jelas: layanan tidak boleh biasa-biasa saja.

Layanan Jadi Wajah Pemerintah, Kepercayaan Dipertaruhkan

Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar fasilitas. Ini kebutuhan harian yang langsung terasa. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi penentu kepercayaan publik.

Bupati Cecep menilai setiap pengalaman pelanggan akan membentuk persepsi terhadap pemerintah. Jika pelayanan cepat dan tepat, kepercayaan akan tumbuh. Namun jika lambat, keluhan akan meluas.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Perumda untuk lebih peka. Setiap interaksi harus dijaga, mulai dari respon awal hingga penyelesaian masalah.

Menariknya, pendekatan ini tidak hanya fokus pada teknis. Pemerintah juga melihat kepuasan pelanggan sebagai “modal sosial” yang bisa memperkuat posisi daerah di tingkat provinsi maupun pusat.

Dengan kata lain, pelayanan yang baik bisa membuka peluang yang lebih besar.

Distribusi Harus Sampai Ujung, Bukan Hanya di Pusat

Persoalan lain yang disorot adalah distribusi air. Selama ini, aliran air sering kali kuat di pusat, tetapi melemah di wilayah yang lebih jauh.

Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan.

Bupati Cecep menegaskan bahwa air harus mengalir hingga ke titik paling belakang. Ini menjadi tanggung jawab manajemen yang tidak bisa ditawar.

“Tolong pastikan air bersih bisa sampai ke belakang,” tegasnya.

Pernyataan ini langsung menyentuh persoalan utama. Sebab, ketimpangan distribusi sering menjadi sumber keluhan warga.

Dengan perbaikan jaringan dan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap tidak ada lagi wilayah yang tertinggal.

Keluhan Tak Boleh Menumpuk, Respons Harus Seketika

Selain distribusi, kecepatan respons menjadi perhatian utama. Di era sekarang, masyarakat tidak hanya menuntut layanan, tetapi juga kecepatan.

Keluhan yang lambat ditangani bisa langsung menyebar dan merusak kepercayaan.

Karena itu, Bupati Cecep meminta agar setiap laporan segera ditindaklanjuti. Tidak perlu menunggu lama, tidak perlu birokrasi berbelit.

“Saat ada keluhan, gerak cepat. Layani dan perbaiki,” tandasnya.

Pendekatan ini mengubah pola kerja. Dari yang sebelumnya cenderung menunggu, kini harus bergerak aktif. Dengan respons cepat, masalah bisa selesai sebelum meluas.

Soliditas Internal Jadi Penentu, Bukan Sekadar Seremonial

Di balik pelayanan yang baik, ada organisasi yang solid. Karena itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kekompakan internal.

Seluruh pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura didorong untuk bekerja lebih terkoordinasi. Komunikasi antarbagian harus lancar agar pelayanan tidak terhambat.

Selain itu, profesionalisme menjadi tuntutan utama. Setiap pegawai harus memahami peran dan tanggung jawabnya.

Dengan soliditas yang kuat, target pelayanan akan lebih mudah dicapai. Sebaliknya, tanpa koordinasi, program terbaik pun bisa terhambat.

Tasikmalaya di Persimpangan: Perbaikan atau Keluhan Berulang

Saat ini, layanan air bersih di Tasikmalaya berada di titik penting. Di satu sisi, kebutuhan masyarakat terus meningkat. Namun di sisi lain, sistem masih perlu pembenahan.

Langkah yang diambil sekarang akan menentukan arah ke depan.

Jika perbaikan berjalan konsisten, hasilnya akan terasa langsung. Air mengalir lebih stabil, keluhan berkurang, dan kepercayaan meningkat.

Namun jika tidak, pola lama bisa kembali terulang.

Karena itu, tekanan terhadap kinerja Perumda bukan tanpa alasan. Ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan benar-benar berubah.

Air Bersih Tasikmalaya kini tidak lagi sekadar layanan dasar. Ini menjadi cerminan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.

Dorongan dari pemerintah daerah menjadi sinyal kuat bahwa perubahan sedang didorong. Kini, semua bergantung pada eksekusi di lapangan.

Jika berjalan konsisten, bukan tidak mungkin Tasikmalaya menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata, cepat, dan dipercaya masyarakat. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib vs Bhayangkara

    Bhayangkara vs Persib: Saat Tekanan Juara Bertemu Tim Penuh Kejutan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada pertandingan yang sekadar soal tiga poin. Namun ada juga pertandingan yang perlahan berubah menjadi ujian mental satu musim penuh. Laga antara FC Bhayangkara melawan Persib Bandung terasa seperti itu. Di atas kertas, Persib memang lebih unggul. Klasemen memihak mereka. Statistik juga berbicara jelas. Maung Bandung duduk di papan atas dengan […]

  • Ilustrasi Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan dengan penuh keteguhan setelah terbebas dari perbudakan.

    Bilal bin Rabah: Suara Adzan dari Luka Perbudakan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bilal bin Rabah bukan sekadar nama dalam sejarah Islam. Bilal bin Rabah, atau sahabat Nabi yang dikenal sebagai muazin pertama, adalah simbol perlawanan terhadap penindasan dan bukti bahwa iman mampu mengangkat derajat manusia. Di tengah kerasnya sistem perbudakan, kisah Bilal bin Rabah menghadirkan harapan: bahwa kehormatan tidak ditentukan oleh status, melainkan oleh […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • tokoh antikorupsi

    Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Deretan tokoh antikorupsi dunia kembali disorot jelang Hakordia 2025 sebagai inspirasi integritas publik. albadarpost.com, PELITA – Menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, deretan tokoh antikorupsi dari berbagai negara kembali mendapat sorotan. Kiprah mereka penting karena memberi bukti bahwa perubahan menuju pemerintahan bersih selalu dimulai dari keberanian individu. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara, […]

  • aktivitas pedagang umkm kuliner makanan kaki lima yang ramai pembeli di indonesia

    7 UMKM Kuliner yang Selalu Laris, Modal Kecil Untung Stabil

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bisnis UMKM kuliner laris selalu menarik perhatian masyarakat. Selain mudah dimulai, usaha makanan juga memiliki pasar yang sangat luas. Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari usaha kuliner yang selalu laku, terutama yang mampu bertahan di tengah persaingan bisnis. Di Indonesia, makanan bukan hanya kebutuhan pokok. Sebaliknya, kuliner juga menjadi bagian penting […]

  • OJK dan debitur

    OJK Minta Debitur Kooperatif, Hindari Debt Collector dan Tindakan Hukum

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    OJK minta debitur kooperatif hadapi utang, hindari debt collector, dan manfaatkan restrukturisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya sikap kooperatif bagi debitur yang tengah menghadapi kesulitan membayar utang. Penghindaran tanggung jawab dengan berpindah alamat atau menghilang justru bisa memicu penagihan lapangan oleh debt collector. Langkah ini, menurut OJK, bukan hanya melanggar etika […]

expand_less