Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wajib Halal 2026 Makin Dekat, UMKM Tasikmalaya Mulai Bergerak

Wajib Halal 2026 Makin Dekat, UMKM Tasikmalaya Mulai Bergerak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wajib Halal 2026 kini tidak lagi terasa jauh. Pemerintah menegaskan bahwa mulai Oktober 2026, produk makanan, minuman, dan hasil sembelihan harus sudah mengantongi sertifikat halal. Melalui kebijakan ini, sertifikasi halal Oktober 2026 menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.

Di daerah, respons mulai terlihat. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergerak lebih awal. Mereka tidak ingin pelaku usaha tertinggal saat aturan mulai diberlakukan penuh.

Ini bukan sekadar formalitas. Dampaknya langsung ke usaha.

Dasar Hukum Sudah Jelas, Tidak Bisa Ditunda

Kebijakan wajib halal memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Regulasi ini kemudian diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.

Aturan tersebut mengatur bahwa produk yang beredar di masyarakat wajib memenuhi standar halal. Tujuannya jelas: melindungi konsumen sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Karena itu, pelaku usaha tidak lagi punya ruang untuk menunda. Semua harus mulai berproses dari sekarang.

Tasikmalaya Siap Dampingi Pelaku Usaha

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya, Faisal Soeparianto, melalui akun IG dishubkominfokabtasik, memastikan pihaknya siap mendampingi pelaku usaha.

Pendampingan tidak hanya sebatas informasi. Pemerintah daerah membuka layanan konsultasi, membantu proses administrasi, hingga mengarahkan pelaku usaha dalam pengajuan sertifikasi halal.

“Kami siap melayani dan mendampingi pelaku usaha dalam proses perijinan dan sertifikat halal,” ujarnya.

Langkah ini penting. Banyak pelaku usaha kecil yang masih belum memahami alur sertifikasi secara menyeluruh.

Bukan Beban, Tapi Peluang Usaha

Di lapangan, masih ada pelaku usaha (UMKM – khususnya) yang menganggap sertifikasi halal sebagai beban tambahan. Padahal, jika dilihat lebih jauh, ini justru membuka peluang baru.

Produk yang sudah tersertifikasi memiliki nilai lebih. Konsumen cenderung memilih produk yang jelas statusnya. Selain itu, kepercayaan akan meningkat secara alami.

Lebih dari itu, pasar juga menjadi lebih luas. Produk halal memiliki peluang masuk ke pasar nasional hingga internasional.

Jadi, ini bukan sekadar kewajiban. Ini strategi.

Jangan Tunggu Deadline

Waktu menuju Oktober 2026 memang masih ada. Namun proses sertifikasi tidak bisa selesai dalam satu atau dua hari.

Pelaku usaha perlu menyiapkan dokumen, memastikan bahan baku sesuai, hingga mengikuti tahapan verifikasi.

Jika menunggu terlalu lama, antrean akan menumpuk. Risiko keterlambatan pun semakin besar.

Langkah paling aman adalah mulai sekarang.

Sedikit demi sedikit, tapi pasti.

Konsumen Jadi Pusat Perhatian

Di balik semua kebijakan ini, ada satu hal yang menjadi fokus utama: konsumen.

Masyarakat kini semakin kritis. Mereka ingin tahu apa yang dikonsumsi. Mereka ingin kepastian.

Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen tidak perlu ragu lagi. Keputusan membeli menjadi lebih cepat karena rasa percaya sudah terbentuk.

Di sinilah pelaku usaha mendapat keuntungan.

Saatnya Beradaptasi

Wajib Halal 2026 bukan ancaman. Ini fase perubahan.

Pemerintah sudah menyiapkan aturan. Daerah sudah membuka pendampingan. Tinggal bagaimana pelaku usaha merespons.

Jika bergerak sekarang, semuanya masih terkendali.

Namun jika menunggu, risikonya akan terasa.

Pada akhirnya, yang siap akan bertahan. Bahkan bisa berkembang lebih cepat. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • biaya nikah KUA

    Biaya Nikah KUA 2026: Gratis atau Rp600 Ribu?

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bagi calon pengantin, biaya nikah KUA menjadi salah satu informasi penting sebelum menentukan lokasi dan waktu akad. Secara umum, layanan nikah di KUA pada hari dan jam kerja dikenakan tarif Rp0, sedangkan nikah di luar KUA atau di luar ketentuan waktu layanan dikenakan PNBP Rp600.000. Namun, aturan juga memberikan kemungkinan tarif […]

  • Bencana Tasikmalaya

    174 Bencana di Tasikmalaya, Longsor Jadi Ancaman Paling Dominan

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com | BERITA DAERAH — Data terbaru SIRENA BPBD Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan bahwa risiko bencana Tasikmalaya masih menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Hingga 10 September 2026, tercatat 174 kejadian bencana dalam kategori data BPBD sejak Januari 2026. Angka tersebut bukan jumlah kejadian dalam satu hari. Data itu merupakan akumulasi sejak awal tahun hingga 10 September […]

  • Doa Meninggalkan Makkah

    Bukan Sekadar Tawaf Terakhir, Ini Rahasia Spiritual Thawaf Wada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ketika membahas thawaf wada, banyak orang mengenalnya sebagai thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Kota Makkah. Definisi itu memang benar. Namun bagi sebagian jamaah, thawaf wada bukan sekadar putaran terakhir mengelilingi Ka’bah. Di balik langkah-langkah yang mengitari Baitullah untuk terakhir kalinya, tersimpan rasa haru yang sulit dijelaskan. Ada doa yang dipanjatkan lebih lama. Ada […]

  • pemangkasan pohon

    BPBD Tasikmalaya Percepat Pemangkasan Pohon di Jalan Nasional

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    BPBD Kabupaten Tasikmalaya percepat pemangkasan pohon di jalan nasional untuk mengurangi ancaman saat cuaca ekstrem. albadarpost.com, LENSA – Hujan yang kian sering turun dalam beberapa pekan terakhir mendorong BPBD Kabupaten Tasikmalaya mempercepat pemangkasan pohon di sepanjang ruas jalan nasional. Langkah ini diputuskan setelah keluhan warga semakin banyak, terutama mengenai pohon-pohon besar yang dinilai rawan tumbang […]

  • Sajian ikan asin sambal hijau dengan cabai hijau segar yang disukai tamu asing di restoran Indonesia.

    Ikan Asin Sambal Hijau Jadi Favorit Tamu Asing, Chef Bongkar Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah banyaknya sajian mewah restoran modern, Ikan Asin Sambal Hijau justru muncul sebagai menu yang mencuri perhatian tamu asing. Banyak yang awalnya ragu mencoba karena aroma khas ikan asin cukup kuat. Namun, setelah mencicipi, tidak sedikit yang akhirnya ketagihan. Fenomena itu mulai terlihat di beberapa restoran Nusantara yang sering menerima wisatawan […]

  • Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

    Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Subang tetap tangguh menjaga ketahanan pangan nasional meski lahan pertanian berkurang akibat industrialisasi. Subang Hadapi Alih Fungsi Lahan dengan Strategi Pertanian Intensif albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, terus memperkuat ketahanan pangan Subang di tengah derasnya arus pembangunan industri. Meskipun sebagian besar lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan industri dan infrastruktur, Subang […]

expand_less