Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nama Hery Susanto mendadak ramai diperbincangkan. Ketua Ombudsman RI yang baru seminggu dilantik itu kini masuk dalam pusaran isu nikel yang tengah jadi perhatian nasional. Publik langsung bereaksi, mempertanyakan posisi dan perannya, sekaligus menelusuri kembali rekam jejaknya.

Di tengah derasnya sorotan, satu hal menjadi jelas: sosok Hery Susanto bukan figur baru dalam pengawasan pelayanan publik. Namun, ketika isu strategis seperti nikel menyeret namanya, standar publik pun ikut naik—lebih kritis, lebih tajam, dan menuntut kejelasan.

Isu Nikel: Kenapa Nama Hery Susanto Ikut Terseret?

Isu nikel bukan perkara kecil. Sektor ini berkaitan langsung dengan investasi besar, kepentingan global, hingga tata kelola sumber daya alam. Karena itu, ketika nama pejabat publik muncul dalam arus isu tersebut, perhatian langsung membesar.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan hukum yang menetapkan keterlibatan Hery Susanto. Namun demikian, ruang publik sudah lebih dulu ramai. Spekulasi berkembang, sementara publik menunggu penjelasan yang utuh.

Situasi ini menciptakan tekanan ganda. Di satu sisi, Hery dituntut menjaga integritas sebagai Ketua Ombudsman RI. Di sisi lain, ia berada dalam sorotan yang tidak bisa dihindari.

Jejak Karier: Dari Aktivis hingga Kursi Puncak Ombudsman

Perjalanan Hery Susanto tidak dimulai dari jabatan tinggi. Ia tumbuh dari dunia aktivisme, khususnya dalam advokasi pelayanan publik. Pengalaman ini membentuk karakter kritis yang kemudian melekat dalam setiap langkah kariernya.

Kariernya semakin terlihat saat ia menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2019. Dalam fase ini, ia terlibat langsung dalam pembahasan kebijakan strategis, terutama di sektor kesehatan dan layanan publik.

Selanjutnya, ia memimpin lembaga Komunal sebagai Direktur Eksekutif selama dua periode. Peran ini memperkuat jejaring dan pengaruhnya dalam isu kebijakan publik.

Tak hanya itu, ia juga aktif sebagai Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS pada 2016–2021. Dari sini, namanya makin dikenal sebagai sosok yang vokal mengawal hak pelayanan masyarakat.

Latar Pendidikan dan Pendekatan Ilmiah

Hery Susanto tidak hanya mengandalkan pengalaman lapangan. Ia juga memperkuat kapasitas akademiknya dengan meraih gelar doktor pada 2024 di bidang Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup.

Latar pendidikan ini memberi warna dalam pendekatannya. Ia cenderung menggabungkan analisis data dengan praktik lapangan. Karena itu, banyak rekomendasinya berbasis kajian, bukan sekadar opini.

Pendekatan ini pula yang kemudian ia bawa ke Ombudsman RI, terutama dalam mendorong sistem pengawasan yang lebih terukur.

Peran di Ombudsman RI: Fokus Pengawasan Sektor Strategis

Saat menjabat sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031, Hery Susanto memegang peran penting dalam mengawasi pelayanan publik nasional. Sebelumnya, ia lebih dulu menjadi anggota Ombudsman RI pada 2021–2026.

Ia memberi perhatian besar pada sektor kemaritiman, investasi, dan energi. Ketiga sektor ini memiliki potensi konflik kepentingan tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan ketat.

Selain itu, ia aktif mendorong pencegahan maladministrasi. Ia juga memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Eptahelix. Strategi ini melibatkan berbagai pihak agar pengawasan berjalan lebih efektif.

Di saat yang sama, ia menggagas penguatan kelembagaan Ombudsman melalui dorongan revisi undang-undang. Langkah ini menunjukkan fokusnya pada perbaikan sistem, bukan hanya penanganan kasus.

Ujian Integritas di Tengah Sorotan

Kini, isu nikel menjadi ujian nyata bagi Hery Susanto. Publik tidak hanya melihat rekam jejak, tetapi juga menilai responsnya terhadap situasi.

Kepercayaan publik menjadi taruhan utama. Oleh sebab itu, transparansi dan komunikasi terbuka akan sangat menentukan arah persepsi ke depan.

Jika mampu menjawab keraguan dengan jelas, ia berpeluang menjaga reputasi. Sebaliknya, jika respons dinilai lambat atau tidak tegas, tekanan publik bisa semakin besar.

Antara Rekam Jejak dan Realitas Saat Ini

Hery Susanto telah membangun karier panjang dalam pengawasan pelayanan publik. Ia dikenal aktif, vokal, dan konsisten dalam mendorong perbaikan sistem.

Namun, dinamika terbaru menunjukkan bahwa posisi tinggi selalu membawa konsekuensi besar. Setiap langkah akan diawasi, setiap keputusan akan dinilai.

Kini, publik menunggu satu hal: kejelasan. Dan dari situlah, arah kepercayaan terhadap sosok Hery Susanto akan ditentukan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerang Totok Cabe Merah pedas gurih dengan bumbu merah dan daun aromatik

    Rahasia Kerang Totok Cabe Merah Enak dan Praktis

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kerang Totok Cabe Merah menjadi pilihan tepat bagi pencinta seafood pedas. Hidangan kerang totok pedas ini menghadirkan rasa gurih, segar, dan sedikit asam dari air asam jawa. Selain itu, olahan kerang dengan sambal cabe merah ini cocok dijadikan lauk makan siang maupun stok makanan rumahan. Pertama-tama, kerang totok yang sudah direbus digoreng […]

  • pesantren modern dan tradisional

    Di Balik Kehidupan Santri: Rahasia Pesantren Modern dan Tradisional

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Banyak orang mengenal pesantren modern dan tradisional sebagai lembaga pendidikan Islam yang membentuk karakter santri. Namun, tidak semua orang memahami perbedaan pesantren modern dan tradisional secara mendalam. Padahal, sistem pendidikan ini memiliki pendekatan yang unik dan sering kali mengejutkan bagi mereka yang baru mengetahuinya. Selain itu, pendidikan santri di pesantren tidak hanya […]

  • Investor BEI

    Saham Media Mulai Dilirik Investor BEI

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Optimisme terhadap sektor media mulai terasa di pasar modal seiring membaiknya prospek ekonomi nasional. Pernyataan Menteri Keuangan RI mengenai arah kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi memicu respons positif dari pasar. Sejumlah saham media bergerak menguat dan menarik perhatian Investor BEI, termasuk investor ritel. Situasi ini membuka peluang, namun juga menuntut kehati-hatian. Investor […]

  • IPP DPRD Tasikmalaya

    Skor IPP 0,98, DPRD Tasikmalaya Gagal Layani Publik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) DPRD Kabupaten Tasikmalaya berhenti di angka 0,98. Bukan rendah—melainkan gagal. Angka ini menempatkan DPRD sebagai salah satu lembaga publik dengan kualitas layanan terburuk, sekaligus membuka ironi besar dalam tata kelola pemerintahan daerah. DPRD selama ini berdiri sebagai pengawas pelayanan publik. Namun hasil evaluasi justru menunjukkan lembaga […]

  • Guru sedang membimbing siswa di kelas dengan penuh perhatian seperti orang tua kedua di sekolah

    Peran Guru sebagai Orang Tua Kedua yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di ruang kelas, peran guru sering kali lebih dari sekadar pengajar. Banyak siswa melihat guru orang tua kedua yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga memberi perhatian, nasihat, dan bimbingan hidup. Karena itu, konsep guru sebagai orang tua kedua di sekolah, peran guru dalam mendidik karakter siswa, dan tanggung jawab guru […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

expand_less