Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nama Hery Susanto mendadak ramai diperbincangkan. Ketua Ombudsman RI yang baru seminggu dilantik itu kini masuk dalam pusaran isu nikel yang tengah jadi perhatian nasional. Publik langsung bereaksi, mempertanyakan posisi dan perannya, sekaligus menelusuri kembali rekam jejaknya.

Di tengah derasnya sorotan, satu hal menjadi jelas: sosok Hery Susanto bukan figur baru dalam pengawasan pelayanan publik. Namun, ketika isu strategis seperti nikel menyeret namanya, standar publik pun ikut naik—lebih kritis, lebih tajam, dan menuntut kejelasan.

Isu Nikel: Kenapa Nama Hery Susanto Ikut Terseret?

Isu nikel bukan perkara kecil. Sektor ini berkaitan langsung dengan investasi besar, kepentingan global, hingga tata kelola sumber daya alam. Karena itu, ketika nama pejabat publik muncul dalam arus isu tersebut, perhatian langsung membesar.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan hukum yang menetapkan keterlibatan Hery Susanto. Namun demikian, ruang publik sudah lebih dulu ramai. Spekulasi berkembang, sementara publik menunggu penjelasan yang utuh.

Situasi ini menciptakan tekanan ganda. Di satu sisi, Hery dituntut menjaga integritas sebagai Ketua Ombudsman RI. Di sisi lain, ia berada dalam sorotan yang tidak bisa dihindari.

Jejak Karier: Dari Aktivis hingga Kursi Puncak Ombudsman

Perjalanan Hery Susanto tidak dimulai dari jabatan tinggi. Ia tumbuh dari dunia aktivisme, khususnya dalam advokasi pelayanan publik. Pengalaman ini membentuk karakter kritis yang kemudian melekat dalam setiap langkah kariernya.

Kariernya semakin terlihat saat ia menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2019. Dalam fase ini, ia terlibat langsung dalam pembahasan kebijakan strategis, terutama di sektor kesehatan dan layanan publik.

Selanjutnya, ia memimpin lembaga Komunal sebagai Direktur Eksekutif selama dua periode. Peran ini memperkuat jejaring dan pengaruhnya dalam isu kebijakan publik.

Tak hanya itu, ia juga aktif sebagai Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS pada 2016–2021. Dari sini, namanya makin dikenal sebagai sosok yang vokal mengawal hak pelayanan masyarakat.

Latar Pendidikan dan Pendekatan Ilmiah

Hery Susanto tidak hanya mengandalkan pengalaman lapangan. Ia juga memperkuat kapasitas akademiknya dengan meraih gelar doktor pada 2024 di bidang Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup.

Latar pendidikan ini memberi warna dalam pendekatannya. Ia cenderung menggabungkan analisis data dengan praktik lapangan. Karena itu, banyak rekomendasinya berbasis kajian, bukan sekadar opini.

Pendekatan ini pula yang kemudian ia bawa ke Ombudsman RI, terutama dalam mendorong sistem pengawasan yang lebih terukur.

Peran di Ombudsman RI: Fokus Pengawasan Sektor Strategis

Saat menjabat sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031, Hery Susanto memegang peran penting dalam mengawasi pelayanan publik nasional. Sebelumnya, ia lebih dulu menjadi anggota Ombudsman RI pada 2021–2026.

Ia memberi perhatian besar pada sektor kemaritiman, investasi, dan energi. Ketiga sektor ini memiliki potensi konflik kepentingan tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan ketat.

Selain itu, ia aktif mendorong pencegahan maladministrasi. Ia juga memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Eptahelix. Strategi ini melibatkan berbagai pihak agar pengawasan berjalan lebih efektif.

Di saat yang sama, ia menggagas penguatan kelembagaan Ombudsman melalui dorongan revisi undang-undang. Langkah ini menunjukkan fokusnya pada perbaikan sistem, bukan hanya penanganan kasus.

Ujian Integritas di Tengah Sorotan

Kini, isu nikel menjadi ujian nyata bagi Hery Susanto. Publik tidak hanya melihat rekam jejak, tetapi juga menilai responsnya terhadap situasi.

Kepercayaan publik menjadi taruhan utama. Oleh sebab itu, transparansi dan komunikasi terbuka akan sangat menentukan arah persepsi ke depan.

Jika mampu menjawab keraguan dengan jelas, ia berpeluang menjaga reputasi. Sebaliknya, jika respons dinilai lambat atau tidak tegas, tekanan publik bisa semakin besar.

Antara Rekam Jejak dan Realitas Saat Ini

Hery Susanto telah membangun karier panjang dalam pengawasan pelayanan publik. Ia dikenal aktif, vokal, dan konsisten dalam mendorong perbaikan sistem.

Namun, dinamika terbaru menunjukkan bahwa posisi tinggi selalu membawa konsekuensi besar. Setiap langkah akan diawasi, setiap keputusan akan dinilai.

Kini, publik menunggu satu hal: kejelasan. Dan dari situlah, arah kepercayaan terhadap sosok Hery Susanto akan ditentukan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

  • Keselamatan Anak & Pendidikan

    Dulu Seberangi Sungai, Kini Akses Pendidikan Pedesaan Lebih Aman

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Jembatan gantung yang menghubungkan wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya kini menjadi jalur utama warga, sekaligus membuka babak baru bagi akses pendidikan pedesaan. Bagi anak-anak sekolah, jembatan ini mengakhiri risiko harian yang selama bertahun-tahun mereka hadapi saat menyeberangi sungai. Jembatan gantung Harumandala menghubungkan Desa Harumandala, Kabupaten Pangandaran, dengan Desa Sindangasih, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak berfungsi […]

  • belajar online sekolah

    Pemerintah Tegaskan Sekolah Tatap Muka, Rencana Belajar Online Batal

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL -Isu belajar online sekolah sempat menjadi perbincangan publik setelah muncul wacana belajar online sebagai alternatif kebijakan pemerintah. Namun kini pemerintah memastikan bahwa sistem sekolah tatap muka tetap menjadi prioritas. Keputusan ini menegaskan bahwa proses pendidikan di Indonesia masih berlangsung secara langsung di ruang kelas. Pemerintah menilai pembelajaran tatap muka memberikan dampak lebih […]

  • Championship 2026/27

    Semua Klub Championship 2026/27 Dikumpulkan, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Menjelang bergulirnya Championship 2026/27, operator kompetisi I.League mengumpulkan seluruh klub peserta dalam Club Management Meeting sebagai langkah awal menyatukan pemahaman mengenai regulasi, operasional, serta arah penyelenggaraan Kompetisi Liga Indonesia musim baru. Forum tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum kompetisi kasta kedua sepak bola nasional resmi dimulai. Informasi tersebut disampaikan melalui materi dan […]

  • Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    230 Penumpang Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu operasi penyelamatan besar-besaran pada Minggu (2/8/2026). Dalam insiden kapal terbakar tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat evakuasi penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 orang berhasil […]

  • Petugas kesehatan Singapura menangani peningkatan kes campak dengan kebijakan pengasingan wajib dan pengesanan kontak

    Kenaikan Kasus Campak di Singapura: Karantina Diberlakukan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kenaikan kasus campak di Singapura bukan sekadar deretan angka dalam laporan kesehatan. Di balik data tersebut, ada keluarga yang cemas, orang tua yang khawatir terhadap anak-anak mereka, serta tenaga medis yang bekerja tanpa lelah untuk mencegah penyebaran penyakit yang sangat menular ini. Dalam situasi itulah, pemerintah Singapura mengambil langkah tegas dengan […]

expand_less