Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Wisatawan Malaysia Terbanyak Kunjungi Indonesia pada 2025

Wisatawan Malaysia Terbanyak Kunjungi Indonesia pada 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wisatawan Malaysia Terbanyak datang ke Indonesia sepanjang 2025, dominasi kunjungan ke Jakarta dan Bandung.

albadarpost.com, HUMANIORA – Arus Wisatawan Malaysia Terbanyak kembali menegaskan dominasi turis negeri jiran dalam daftar kunjungan mancanegara ke Indonesia. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hampir seperlima wisatawan asing yang masuk pada September 2025 berasal dari Malaysia, memperlihatkan ketergantungan kuat sektor pariwisata nasional pada pasar regional terdekat.


Wisatawan Malaysia Terbanyak Dominasi Kunjungan ke Jakarta dan Bandung

BPS mencatat 19,53 persen dari seluruh turis asing yang datang ke Indonesia pada September 2025 merupakan wisatawan asal Malaysia. Angka itu menempatkan Malaysia sebagai penyumbang terbesar kunjungan internasional pada tahun berjalan, ancang-ancang mencapai target ambisius 2,5 juta pengunjung sepanjang 2025. Hingga Agustus, realisasi kunjungan mencapai sekitar 1,6 juta wisatawan atau 67 persen dari target.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menilai dua kota utama—Jakarta dan Bandung—tetap menjadi magnet bagi pasar Malaysia. Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara I, Dedi Ahmad Kurnia, menyampaikan bahwa aksesibilitas dan daya tarik kota besar menjadi faktor utama. “Asal melihat pintu masuk kunjungan turis Malaysia, destinasi paling populer itu Jakarta. Bukan cuma ke Jakarta, tapi juga Bandung karena mereka wajib banget naik Whoosh,” ujarnya di sela Table Top Networking Familiarization Trip di Sumatera Barat, Kamis, 30 Oktober 2025.

Tren tersebut memperlihatkan bagaimana konektivitas berperan besar menggerakkan wisatawan. Sejak kehadiran kereta cepat Whoosh, Bandung menjadi salah satu destinasi favorit bagi turis muda dan keluarga dari Malaysia. Data dari PT KCIC menunjukkan, dari total 528.000 penumpang asing yang pernah menggunakan Whoosh, sekitar 225.000 atau 43 persen berasal dari Malaysia.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunnisa, menyebut dominasi penumpang asal Malaysia sebagai bukti bahwa moda transportasi tersebut sudah menjadi bagian dari paket wisata yang ditawarkan agen perjalanan. Kepraktisan dan pengalaman baru dalam menjajal kereta cepat membuat jumlah penumpang Malaysia terus bertumbuh dari bulan ke bulan.


Pilihan Wisata Hingga Perubahan Pola Liburan Turis Malaysia

Managing Director Fairys Holiday Sdn Bhd, Norhaslina, menyebut Jakarta dan Bandung sebagai dua kota yang paling sering ia tuju bersama rombongan asal Malaysia. Ia telah berulang kali membawa tamu ke sejumlah kota besar, termasuk Yogyakarta serta Surabaya, namun Jakarta–Bandung tetap menjadi paket andalan. “Jakarta dan Bandung paling disukai banyak tamu-tamu saya dari Malaysia. Yogyakarta dan Surabaya juga menarik,” tuturnya.

Agensi perjalanan yang ia kelola menawarkan paket wisata Jakarta–Bandung seharga sekitar 2.550 ringgit Malaysia, termasuk tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, makan, dan tiket masuk tempat wisata. Norhaslina menjelaskan, rombongan muda kerap memilih Bandung untuk berburu tempat foto OOTD, pusat belanja, dan lokasi wisata yang tengah populer. Ia menambahkan bahwa sebagian wisatawan yang datang untuk menghadiri acara keluarga seperti pernikahan kerap memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja kain atau pakaian dalam jumlah besar.

Baca juga: Raffi Ahmad Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Sementara itu, Faisal—General Manager JA Travel & Tours Sdn Bhd—menuturkan bahwa ia selalu memasukkan Batam, Jakarta, dan Bandung ke dalam daftar tujuan utama bagi wisatawan Malaysia yang menggunakan jasanya. Menurutnya, tiap kelompok usia memiliki preferensi yang berbeda. Wisatawan berusia lanjut lebih memilih pusat perbelanjaan dan aktivitas yang santai, sementara generasi muda cenderung mengejar lokasi yang tengah viral.

Faisal mengamati tren yang cukup menonjol dalam dua tahun terakhir. Kehadiran konten media sosial, khususnya TikTok, menjadi pendorong utama pergerakan wisatawan muda Malaysia. “Kalau orang Malaysia memang pengaruhnya sekarang dari TikTok, melihat tempat-tempat wisata menarik. Kalau ada tempat yang viral, mesti anak muda akan pergi,” katanya. Kecepatan informasi membuat destinasi wisata di Indonesia semakin mudah naik daun, terutama lokasi baru yang menawarkan pengalaman visual kuat.

Dominasi Malaysia dalam statistik pariwisata tahun ini sekaligus menunjukkan daya saing Indonesia sebagai tujuan wisata populer di Asia Tenggara, terutama bagi pasar keluarga dan generasi muda. Keberadaan moda transportasi modern seperti Whoosh turut memperkuat daya tarik rute wisata yang melibatkan Jakarta dan Bandung. Dengan dukungan paket perjalanan yang kompetitif, agen perjalanan Malaysia pun turut berperan mempertahankan arus kunjungan yang stabil.

Wisatawan Malaysia Terbanyak memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan favorit, terutama Jakarta dan Bandung yang tetap menjadi primadona pasar mancanegara. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyampaikan pesan konsolidasi NU menjelang abad kedua dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

    Konsolidasi NU Menjelang Abad Kedua

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama resmi melangkah ke fase baru sejarahnya. Seratus tahun perjalanan NU bukan hanya penanda usia, melainkan titik refleksi sekaligus penentuan arah. Dalam momentum Harlah ke-100, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pesan kunci yang tegas: konsolidasi organisasi menjadi syarat utama memasuki NU abad kedua. Pesan itu bukan sekadar seruan […]

  • Ilustrasi kasus korupsi dan peran SPIP dalam pengawasan keuangan pemerintah

    Kenapa Korupsi Masih Terjadi? Padahal Ada Sistem SPIP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – SPIP atau Sistem Pengendalian Intern Pemerintah kembali disorot setelah berbagai kasus korupsi mencuat. Sistem pengendalian intern pemerintah ini sebenarnya dirancang untuk menjaga transparansi, mencegah penyimpangan, dan memastikan anggaran digunakan secara tepat. Namun, muncul pertanyaan besar: jika SPIP sudah ada, kenapa korupsi masih terjadi? Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, pemerintah telah […]

  • Ilustrasi layanan Portal Perlindungan Konsumen OJK dan Kontak 157 untuk pengaduan, pelaporan penipuan, dan perlindungan konsumen jasa keuangan

    Kontak 157 OJK: Jalur Resmi Pengaduan dan Pelaporan Keuangan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Maraknya penipuan transaksi keuangan, pinjaman ilegal, hingga sengketa layanan perbankan membuat banyak konsumen berada dalam posisi rentan. Tidak sedikit korban yang bingung harus mengadu ke mana. Sebagian bahkan memilih diam karena merasa prosesnya rumit atau tidak berpihak. Di tengah kondisi inilah Portal Perlindungan Konsumen OJK menjadi kanal penting yang kerap luput […]

  • pengawasan APBN

    Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Putusan MA soal persekongkolan tender menyingkap lemahnya pengawasan APBN dan risiko belanja publik yang dikondisikan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan temuan persekongkolan tender pada proyek APBN di Sumatera Utara bukan sekadar soal pelanggaran hukum persaingan usaha. Ia membuka kembali satu persoalan mendasar yang terus berulang: lemahnya pengawasan negara atas belanja publik. Ketika […]

  • Tailan

    Thailand Kini Ditulis Tailan, Ini Penjelasan Resminya

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Publik kembali dikejutkan dengan perubahan penulisan nama negara. Thailand kini resmi ditulis Tailan dalam standar bahasa Indonesia. Perubahan ini bukan kesalahan ejaan, apalagi typo. Pemerintah Indonesia secara sadar mengajukannya melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya nasional menata kembali penulisan nama negara asing agar sesuai dengan kaidah linguistik […]

  • voucher CDC Singapura

    Voucher CDC, Dukung Warga dan Pedagang Lokal Singapura

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Singapura mulai mencairkan voucher CDC SGD 300 untuk rumah tangga guna menekan beban biaya hidup 2026. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah Singapura kembali menyalurkan bantuan langsung kepada warganya. Mulai Jumat (2/1/2026), setiap rumah tangga di negara tersebut dapat mengklaim voucher Community Development Council (CDC) senilai SGD 300 atau sekitar Rp 3,8 juta. Kebijakan ini penting […]

expand_less