Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALGovernance, Risk, and Compliance (GRC) UMKM, tata kelola usaha, dan manajemen risiko kini menjadi faktor penting yang menentukan apakah bisnis bisa berkembang atau justru stagnan. Istilah GRC UMKM semakin sering muncul, terutama ketika pelaku usaha mengajukan pinjaman ke bank atau fintech.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong lembaga keuangan tidak hanya melihat omzet. Mereka juga harus menilai bagaimana bisnis dikelola, seberapa transparan datanya, dan bagaimana risiko diantisipasi. Oleh karena itu, GRC UMKM berubah menjadi “bahasa kepercayaan” yang wajib dipahami.

Menariknya, banyak pelaku usaha belum sadar bahwa mereka bisa menerapkan GRC tanpa biaya besar dan tanpa sistem rumit.

Kenapa UMKM Sering Ditolak Meski Usaha Jalan?

Banyak pelaku UMKM merasa bingung ketika pengajuan pinjaman ditolak, padahal usaha terlihat lancar. Namun jika ditelusuri lebih dalam, masalahnya sering terletak pada pengelolaan, bukan pada produk.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Keuangan usaha bercampur dengan pribadi
  • Tidak ada pencatatan transaksi yang konsisten
  • Data usaha sulit diverifikasi

Akibatnya, bank melihat usaha tersebut berisiko tinggi. Selain itu, kurangnya transparansi membuat pihak pemberi pinjaman ragu untuk memberikan dana.

Karena itu, GRC UMKM hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan bisnis dan kepercayaan finansial.

Strategi GRC UMKM yang Bisa Langsung Dipraktikkan

Agar bisnis lebih siap menghadapi sistem keuangan modern, pelaku usaha perlu menerapkan langkah-langkah praktis berikut.

1. Pisahkan Keuangan Sejak Awal

Pertama, gunakan rekening khusus untuk usaha. Langkah ini membantu memisahkan arus kas bisnis dari kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas dan akurat.

2. Bangun Kebiasaan Mencatat

Selanjutnya, biasakan mencatat semua transaksi. Tidak perlu aplikasi mahal, karena buku atau spreadsheet sederhana sudah cukup.

Fokus pada alur utama:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Keuntungan

Konsistensi pencatatan akan membentuk fondasi bisnis yang kuat.

3. Terapkan Transparansi Data

Kemudian, pastikan semua data usaha sesuai kondisi nyata. Transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan.

Selain itu, data yang jujur memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Kenali Risiko Sejak Dini

Setiap bisnis memiliki risiko. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Contohnya:

  • Ketergantungan pada satu supplier
  • Perubahan harga bahan baku
  • Gangguan distribusi

Dengan mengenali risiko, pelaku usaha bisa menyiapkan solusi sebelum masalah muncul.

5. Mulai Digitalisasi Bertahap

Di sisi lain, digitalisasi membantu mempercepat pengelolaan usaha. Gunakan teknologi sederhana seperti:

  • QRIS untuk pembayaran
  • Aplikasi kasir
  • Penyimpanan data digital

Langkah ini tidak hanya mempermudah operasional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dampak Nyata GRC UMKM bagi Perkembangan Usaha

Ketika GRC oleh UMKM diterapkan secara konsisten, dampaknya terasa cukup cepat.

Pertama, peluang mendapatkan pinjaman meningkat. Bank akan lebih percaya karena data usaha jelas dan rapi.

Kedua, bisnis menjadi lebih stabil karena risiko sudah dipetakan sejak awal.

Ketiga, peluang kerja sama terbuka lebih luas. Perusahaan besar cenderung memilih mitra yang memiliki sistem jelas.

Selain itu, kepercayaan pelanggan ikut meningkat karena usaha terlihat profesional.

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Meskipun terlihat sederhana, penerapan GRC UMKM tetap memiliki tantangan.

Sebagian pelaku usaha merasa pencatatan sebagai beban tambahan. Namun, jika dilakukan secara rutin, justru akan menghemat waktu dalam jangka panjang.

Selain itu, adaptasi digital sering terasa sulit di awal. Oleh karena itu, penting untuk memulai dari langkah kecil yang mudah dijalankan.

GRC UMKM Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

Perubahan sistem keuangan membuat GRC UMKM menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Pelaku usaha yang ingin berkembang harus mulai beradaptasi dari sekarang.

Dengan tata kelola yang rapi, manajemen risiko yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan, peluang untuk naik kelas akan semakin besar.

Akhirnya, satu hal menjadi kunci:

UMKM yang transparan, tertib, dan terstruktur akan lebih mudah dipercaya, didanai, dan berkembang di era bisnis modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku UMKM Indonesia menjalankan bisnis online dari rumah menggunakan laptop dan smartphone dengan suasana kerja produktif.

    Diam-Diam Banyak UMKM Sukses dari Peluang Digital Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peluang UMKM digital kini menjadi jalan baru bagi banyak orang untuk mengubah kondisi ekonomi mereka. Menariknya, peluang usaha digital, bisnis UMKM online, dan usaha kecil berbasis teknologi berkembang jauh lebih cepat dibanding model bisnis lama. Namun ironisnya, sebagian pelaku usaha masih belum melihat perubahan besar ini. Padahal, di balik layar media […]

  • Ratusan pelajar SMA sederajat mengikuti seleksi Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya di Kantor Kesbangpol.

    Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Program seleksi Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) ini terbuka bagi pelajar kelas X SMA/MA/SMK sederajat yang berusia 16–18 tahun pada 17 Agustus 2026. Seleksi Paskibraka 2026 ini dilaksanakan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP di laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Sejak pagi, Rabu, 25 Februari 2026, […]

  • ilustrasi konsep ikhlas dalam tasawuf dengan suasana spiritual dan refleksi diri seorang muslim

    Rahasia Ikhlas dalam Tasawuf yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ikhlas Tasawuf sering terdengar sederhana, seolah hanya berarti berbuat baik tanpa pamrih. Namun, dalam pandangan ulama sufi, makna ikhlas jauh lebih dalam dari sekadar tidak mengharapkan pujian manusia. Bahkan, para ahli tasawuf menyebutnya sebagai proses “mengosongkan diri” dari segala keinginan selain Allah, baik yang tampak maupun tersembunyi di dalam hati. Di era […]

  • Salahuddin Al Ayyubi memimpin pasukan dalam Perang Salib dengan strategi militer cerdas dan kepemimpinan kuat

    Kisah Salahuddin Al Ayyubi, Jenderal Muslim yang Mengubah Sejarah Perang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Salahuddin Al Ayyubi dikenal sebagai panglima perang Islam yang visioner. Tokoh ini, yang sering disebut sebagai pemimpin militer Muslim legendaris, bahkan dianggap sebagai pelopor strategi perang modern. Nama Salahuddin Ayyubi terus muncul dalam kajian sejarah, terutama ketika membahas kepemimpinan, taktik militer, dan etika perang. Menariknya, meskipun hidup pada abad ke-12, pendekatan yang […]

  • ujaran kebencian

    Kasus Ujaran Kebencian, Polisi Telusuri Jejak Pelarian Resbob

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pelarian streamer Resbob usai kasus ujaran kebencian berakhir di Semarang, polisi dalami motif. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kepolisian Daerah Jawa Barat memburu seorang streamer yang tersandung kasus ujaran kebencian bermuatan penghinaan terhadap Suku Sunda. Upaya melarikan diri itu berakhir di Semarang, Jawa Tengah, setelah polisi melacak pergerakan pelaku lintas kota. Kasus ini menjadi perhatian publik […]

  • utang Whoosh

    Pemerintah Bahas Pembayaran Utang Whoosh Gunakan Dana Hasil Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pemerintah bahas pembayaran utang Whoosh dengan dana sitaan korupsi, skema fiskal dan negosiasi dengan Tiongkok masih disusun. albadarpost.com, HUMANIORA – Rencana pemerintah membayar utang Whoosh menggunakan dana hasil sitaan korupsi memasuki tahap pembahasan teknis antarkementerian. Mekanisme pelunasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung itu belum diputuskan, namun pemerintah memastikan skema fiskalnya sedang disusun sebelum kembali bernegosiasi […]

expand_less