Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Tanpa Sadar! Ini Cara Riya Masuk Lewat Postingan Kebaikan

Tanpa Sadar! Ini Cara Riya Masuk Lewat Postingan Kebaikan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLERiya media sosial sering terjadi tanpa disadari. Banyak orang merasa sedang berbagi kebaikan, padahal bisa jadi itu adalah pamer ibadah, pencitraan amal, atau keinginan mendapatkan pujian. Di era digital, batas antara inspirasi dan riya semakin tipis. Karena itu, memahami cara menghindari riya di media sosial menjadi sangat penting agar amal tetap ikhlas dan tidak sia-sia.

Kenapa Riya Kini Makin “Halus” di Media Sosial?

Sekarang, hampir semua aktivitas bisa dibagikan. Mulai dari sedekah, ibadah, hingga kegiatan sosial. Namun, tanpa disadari, muncul dorongan untuk dilihat dan diapresiasi.

Selain itu, notifikasi like dan komentar sering memicu rasa senang berlebihan. Akibatnya, hati mulai bergeser dari ikhlas menjadi ingin diakui.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil, yaitu riya.” (HR. Ahmad)

Tanda Anda Mulai Terjebak Riya (Nomor 2 Paling Sering Terjadi!)

Banyak orang tidak sadar ketika riya mulai masuk. Berikut tanda yang perlu diwaspadai:

  • Merasa puas jika postingan ibadah mendapat banyak respons
  • Kecewa saat tidak ada yang memberi perhatian
  • Semangat beramal meningkat saat dilihat orang
  • Ingin mengulang posting kebaikan agar tetap dianggap baik

Jika salah satu terasa familiar, maka saatnya berhenti sejenak dan introspeksi.

Cara Menghindari Riya di Media Sosial (Langkah Praktis & Realistis)

1. Tahan Diri Sebelum Posting

Tidak semua kebaikan harus dibagikan. Bahkan, amal yang tersembunyi justru lebih kuat menjaga keikhlasan.

Allah berfirman:

2. Uji Niat dengan Pertanyaan Sederhana

Sebelum klik “unggah”, tanyakan:
“Kalau tidak ada yang melihat, apakah saya tetap melakukannya?”

Jika jawabannya ragu, sebaiknya urungkan.

3. Alihkan Tujuan ke Manfaat, Bukan Pujian

Jika ingin berbagi, pastikan fokus pada edukasi atau inspirasi. Hindari konten yang hanya menonjolkan diri.

Dengan begitu, konten tetap bernilai tanpa merusak hati.

4. Biasakan Amal Diam-Diam

Amal tersembunyi menjadi benteng terbaik dari riya. Selain itu, cara ini melatih hati agar tidak bergantung pada penilaian manusia.

Rasulullah ﷺ bersabda:

5. Kurangi Konsumsi Konten Pamer Kebaikan

Tanpa disadari, apa yang kita lihat memengaruhi apa yang kita lakukan. Karena itu, penting untuk menyaring konten yang dikonsumsi setiap hari.

Jangan Salah: Tidak Semua Posting Kebaikan Itu Riya

Perlu diluruskan, berbagi kebaikan tidak selalu salah. Bahkan, bisa menjadi amal jariyah jika bertujuan mengajak orang lain.

Namun, kunci utamanya tetap pada niat. Jika hati condong pada pujian, maka di situlah riya mulai tumbuh.

Riya Itu Sunyi, Tapi Dampaknya Nyata

Riya media sosial bukan hanya soal apa yang terlihat, tetapi apa yang tersembunyi di dalam hati. Oleh karena itu, menjaga niat menjadi lebih penting daripada sekadar menjaga citra.

Ingat, manusia hanya melihat postingan. Namun, Allah melihat niat terdalam. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi sejarah Saint Valentine dan kajian fiqh Islam tentang perayaan budaya Barat.

    Sejarah Valentine dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perayaan 14 Februari tidak lahir dalam ruang kosong. Ia tumbuh dari sejarah panjang yang berlapis. Karena itu, membahas Valentine tanpa melihat akarnya akan membuat diskusi terasa dangkal. Sebaliknya, memahami sejarahnya sekaligus menimbangnya dengan fiqh memberi gambaran yang lebih jernih. Secara historis, sebagian peneliti mengaitkan Valentine dengan festival Romawi kuno bernama Lupercalia. Festival […]

  • Kereta Khusus Petani-Pedagang

    Kereta Khusus Petani-Pedagang Beroperasi 14 Kali per Hari di Merak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kereta Khusus Petani-Pedagang mulai beroperasi di rute Rangkasbitung–Merak, memberi ruang aman tanpa berebut. albadarpost.com, LENSA – Mulai Senin, 1 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi menjalankan Kereta Khusus Petani-Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak. Layanan ini menyertakan satu gerbong khusus yang ditempel pada rangkaian Commuter Line Merak atau KA Lokal Merak. Kebijakan ini lahir untuk […]

  • Evakuasi WNI dari Iran menuju Azerbaijan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia di tengah situasi keamanan Timur Tengah.

    32 WNI Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Bergerak Cepat

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia memulai evakuasi WNI Iran setelah situasi keamanan di kawasan tersebut menunjukkan eskalasi. Langkah penyelamatan warga negara Indonesia dari Iran atau pemulangan WNI dari Iran menjadi prioritas diplomasi pemerintah. Melalui koordinasi intensif, evakuasi WNI Iran dilakukan secara bertahap demi memastikan keselamatan setiap warga. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Kedutaan […]

  • ilustrasi muslim berdoa menunjukkan tingkatan tawakal dalam kehidupan sehari-hari

    Ini 3 Level Tawakal dalam Islam, Banyak yang Baru Tahu!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memahami tingkatan tawakal hanya sebatas berserah diri, padahal konsep ini jauh lebih dalam. Tawakal, atau kepercayaan penuh kepada Allah, memiliki level spiritual yang berbeda. Memahami level tawakal, tahap tawakal, dan derajat tawakal akan membantu seseorang menjalani hidup dengan lebih tenang, terarah, dan penuh keyakinan. Selain itu, konsep ini bukan sekadar […]

  • penanganan hukum judi online guru

    Kecanduan Judi Online Picu Guru Cianjur Lakukan Kejahatan, Apa Dampaknya?

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Kasus guru di Cianjur yang terjerat masalah hukum akibat kecanduan judi online menyita perhatian publik. Peristiwa ini menegaskan bahwa praktik perjudian digital bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berpotensi mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal. Aparat kepolisian mengungkapkan, guru tersebut nekat melakukan tindak pidana setelah terjerat utang akibat kekalahan berulang di sejumlah platform […]

  • manfaat upacara bendera

    Upacara Bendera: Sekolah Karakter yang Kian Ditinggalkan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Upacara Senin: Sekolah Nilai yang Tak Tertulis albadarpost.com, CAKRAWALA – Setiap Senin pagi, lapangan sekolah sejatinya bukan sekadar ruang terbuka. Ia adalah kelas tanpa dinding, tempat nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan ditanamkan secara langsung. Upacara bendera, yang kerap dianggap rutinitas membosankan, sesungguhnya adalah laboratorium pendidikan karakter paling konkret yang pernah dimiliki sekolah Indonesia. Namun ironi […]

expand_less