Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORAPP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika.

Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak atau PP Tunas mulai diberlakukan pada 28 Maret 2026. Aturan ini menandai era baru dalam pengawasan serta pemanfaatan teknologi bagi anak di Indonesia.

13 Juta Siswa dan Santri Jadi Target Utama

Melalui implementasi PP Tunas, Kemenag menyasar lebih dari 13 juta siswa dan santri di berbagai lembaga pendidikan keagamaan. Program ini tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesadaran penggunaan internet secara bijak.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa literasi digital menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

Literasi Digital Tak Sekadar Teknologi

Penguatan literasi digital dalam kebijakan PP Tunas mencakup berbagai aspek penting, seperti:

  • Etika dalam bermedia sosial
  • Kemampuan memilah informasi dan menangkal hoaks
  • Pemanfaatan teknologi berbasis nilai keagamaan

Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan positif di ruang digital.

Kolaborasi Besar untuk Ruang Digital Aman

Kemenag melibatkan banyak pihak dalam implementasi program ini, mulai dari:

  • Guru dan tenaga pendidik
  • Pengelola pesantren
  • Penyuluh agama hingga dai

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan ramah anak, sesuai dengan semangat PP Tunas.

Tantangan: Peran Orang Tua dan Lingkungan

Selain institusi pendidikan, peran keluarga juga menjadi sorotan. Orang tua didorong untuk ikut memahami dunia digital agar mampu membimbing anak secara tepat.

Lingkungan sosial yang mendukung juga dinilai penting agar edukasi digital tidak berhenti di ruang kelas saja, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Dampak Besar PP Tunas ke Depan

Penerapan PP Tunas diprediksi membawa dampak signifikan, antara lain:

  • Menekan risiko kejahatan digital pada anak
  • Meningkatkan kualitas literasi digital nasional
  • Membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab

Dengan skala program yang besar, kebijakan ini berpotensi mengubah wajah ekosistem digital Indonesia menjadi lebih aman dan beradab.

PP Tunas bukan sekadar regulasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam perlindungan anak di era digital. Melalui penguatan literasi digital oleh Kemenag, jutaan siswa dan santri diharapkan mampu menghadapi dunia online dengan cerdas, kritis, dan beretika.

Jika dijalankan konsisten, kebijakan ini bisa menjadi tonggak lahirnya generasi digital Indonesia yang tangguh. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NIB UMKM

    NIB Kini Jadi Tiket Baru Seller Marketplace

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara notifikasi pesanan masuk terdengar dari sebuah ponsel yang diletakkan di atas meja makan. Di sudut rumah sederhana itu, seorang ibu sedang membungkus keripik pisang yang baru saja dipesan pelanggan melalui marketplace. Tak ada papan nama usaha. Tak ada toko besar. Yang ada hanya ruang tamu yang disulap menjadi gudang kecil, beberapa […]

  • pembuangan bayi

    Bayi yang Dibuang, Orang Tua yang Dinikahkan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang bayi ditemukan dalam kondisi terlantar. Ia belum mampu menangis meminta keadilan, tetapi kehadirannya justru memunculkan perdebatan hukum yang panjang. Dalam kasus terbaru pembuangan bayi, perhatian publik bukan hanya tertuju pada perbuatan orang tuanya, melainkan pada celah hukum yang memungkinkan jerat pidana gugur jika kedua pelaku menikah dalam waktu tujuh hari. Kasus […]

  • CDPOB Jawa Barat

    DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DPRD Jabar terus mengevaluasi CDPOB Jawa Barat sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran daerah. Penilaian CDPOB Jawa Barat Tetap Berjalan albadarpost.com, LENSA – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan proses evaluasi terhadap CDPOB (Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru) Jawa Barat tetap dilakukan rutin. Penilaian ini penting untuk menjaga seluruh indikator teknis sepuluh calon daerah tetap sesuai ketentuan, […]

  • pagi Nabi Muhammad

    Pagi Nabi Muhammad SAW Dimulai dari Ibadah dan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi Nabi Muhammad SAW tidak sekadar rutinitas ibadah personal. Pola itu membentuk sistem hidup yang tertata dan berdampak sosial. Dalam konteks hari ini, ketika banyak masyarakat memulai hari dalam tekanan waktu dan distraksi digital, pola pagi Nabi Muhammad menjadi cermin yang relevan. Berbagai riwayat sahih menunjukkan bahwa pagi Nabi Muhammad diawali sebelum […]

  • Sekolah baru dibangun Rp28 miliar

    Ironi SMPN 3 Depok: Bangunan Baru Rp28 Miliar, Meja Tak Cukup

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi pendidikan di Kota Depok kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari SMP Negeri 3 Depok. Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan membawa meja lipat dari rumah, meski sekolah tersebut baru selesai dibangun dengan anggaran mencapai Rp28 miliar. Pemandangan itu memicu perhatian publik karena dianggap tidak sejalan dengan besarnya anggaran pembangunan […]

  • Ilustrasi peta Iran gelap tanpa koneksi internet dengan simbol jaringan terputus, menggambarkan pemadaman internet nasional.

    Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Warga Terisolasi dari Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Fenomena internet Iran lumpuh kini menjadi sorotan global. Pemadaman internet Iran yang berlangsung selama 23 hari ini mencatat rekor sebagai gangguan jaringan terpanjang dalam sejarah modern negara tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat di Iran terisolasi dari dunia digital, sementara akses komunikasi dan informasi global nyaris terhenti total. Selain itu, istilah seperti […]

expand_less