Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak umat Islam menunaikan zakat setiap Ramadan. Namun tidak semua orang mengetahui sejarah zakat fitrah dalam Islam. Padahal sejarah zakat fitrah menunjukkan bahwa ibadah ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi bagian penting dari sistem sosial umat Islam.

Sejak awal Islam berkembang, zakat fitrah atau zakat Idul Fitri berfungsi bukan hanya sebagai ibadah pribadi, tetapi juga sebagai sarana membantu masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, memahami sejarah zakat fitrah membantu umat Islam melihat bagaimana ajaran Islam menggabungkan nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Awal Mula Zakat Fitrah pada Masa Rasulullah

Dalam sejarah zakat fitrah, kewajiban ini mulai ditetapkan pada tahun kedua Hijriah, pada periode yang sama ketika puasa Ramadan mulai diwajibkan bagi umat Islam.

Rasulullah SAW memerintahkan seluruh umat Islam untuk menunaikan zakat fitrah tanpa memandang status sosial.

Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar:

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas setiap Muslim, baik hamba sahaya maupun orang merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa zakat fitrah memiliki sifat universal. Semua umat Islam diwajibkan menunaikannya selama mereka mampu.

Selain itu, kewajiban tersebut menjadi bukti bahwa Islam sejak awal memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan Zakat Fitrah: Menyucikan dan Membantu Sesama

Selain memiliki sejarah panjang, zakat fitrah juga memiliki tujuan spiritual dan sosial yang sangat kuat.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menjelaskan fungsi zakat fitrah sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa.

“Zakat fitrah merupakan penyuci bagi orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan perbuatan kotor.”
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Selain itu, zakat fitrah juga bertujuan membantu masyarakat miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Cukupkanlah mereka (orang miskin) pada hari raya ini.”
(HR. Baihaqi)

Dengan demikian, zakat fitrah memiliki dua manfaat sekaligus: menyucikan jiwa orang yang berpuasa dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bentuk Zakat Fitrah pada Zaman Nabi

Dalam sejarah zakat fitrah, bentuk pembayaran zakat pada masa Rasulullah dilakukan menggunakan bahan makanan pokok.

Beberapa jenis makanan yang digunakan antara lain kurma, gandum, dan makanan pokok lain yang biasa dikonsumsi masyarakat Arab pada saat itu.

Jumlah yang ditetapkan adalah satu sha’, yang setara dengan sekitar 2,5 hingga 3 kilogram makanan pokok.

Seiring perkembangan zaman, praktik pembayaran zakat fitrah mengalami penyesuaian di berbagai negara.

Di banyak wilayah, zakat fitrah dapat dibayarkan dalam bentuk uang yang nilainya setara dengan harga makanan pokok.

Namun tujuan utamanya tetap sama, yaitu memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang kurang mampu terpenuhi menjelang Idul Fitri.

Mengapa Zakat Fitrah Harus Dibayar Sebelum Idul Fitri?

Dalam sejarah zakat fitrah, Rasulullah SAW juga memberikan petunjuk mengenai waktu terbaik untuk menunaikan zakat tersebut.

Zakat fitrah dianjurkan dibayarkan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id, maka zakatnya diterima.”
(HR. Abu Dawud)

Petunjuk tersebut memiliki hikmah besar. Dengan membayar zakat sebelum hari raya, bantuan dapat segera diterima oleh orang yang membutuhkan.

Akibatnya, masyarakat miskin juga dapat merayakan Idul Fitri dengan layak dan penuh kebahagiaan.

Hikmah Besar di Balik Zakat Fitrah

Dalam sejarah zakat fitrah, para ulama menjelaskan bahwa ibadah ini memiliki banyak hikmah bagi kehidupan sosial umat Islam.

Pertama, zakat fitrah membantu mengurangi kesenjangan sosial antara masyarakat kaya dan miskin.

Kedua, ibadah ini melatih umat Islam untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.

Ketiga, zakat fitrah memperkuat solidaritas dalam masyarakat.

Ketika seluruh umat Islam menunaikan zakat fitrah, maka bantuan akan tersebar luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Akibatnya, kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tradisi Zakat Fitrah yang Terus Hidup Hingga Kini

Hingga saat ini, sejarah zakat fitrah tetap hidup dalam praktik keagamaan umat Islam di berbagai negara.

Setiap Ramadan, masjid, lembaga zakat, dan organisasi sosial membuka layanan pembayaran zakat fitrah bagi masyarakat.

Tradisi ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya menekankan ibadah kepada Allah, tetapi juga membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, zakat fitrah bukan sekadar ritual tahunan. Ibadah ini merupakan sistem sosial yang telah diajarkan sejak zaman Rasulullah SAW dan terus dijalankan hingga sekarang. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi pers Polres Ciamis terkait kasus penipuan hibah palsu Rp33 miliar dan uang mainan pecahan Rp100 ribu

    Sindikat Hibah Rp33 Miliar Terbongkar, Pelaku Menyamar Jadi Kiai

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan Alun-alun Banjarsari awalnya terlihat biasa saja. Lampu jalan masih menyala terang. Beberapa warung kopi di pinggir jalan belum tutup sepenuhnya. Namun di tengah suasana itu, seorang pria bernama H. Nanang Kosim Rohmana ternyata sedang masuk ke dalam skenario penipuan yang sudah disusun cukup rapi. Korban percaya akan […]

  • donasi Sumatera

    Penggalangan Donasi Sumatera di Bengkulu Capai Rp4,3 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Pemprov Bengkulu menggalang donasi Sumatera dan melelang atribut Rhoma Irama untuk bantuan bencana. albadarpost.com, PELITA – Upaya penggalangan donasi Sumatera oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat setelah rangkaian bencana melanda tiga wilayah di pulau itu. Pemerintah daerah menggelar tabligh akbar yang menghadirkan musisi senior Rhoma Irama, yang ikut menyumbang dengan melelang jas dan perlengkapan pribadinya. […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

  • lagu erika itb

    Kontroversi Lagu Erika ITB, Publik Tak Lagi Diam Soal Etika Kampus

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Jagat media sosial mendadak riuh. Lagu Erika Institut Teknologi Bandung (ITB) viral dan memantik reaksi yang tidak sedikit. Lagu yang juga dikenal sebagai lagu Erika mahasiswa ITB atau lagu Erika viral kampus itu langsung menyebar luas, memunculkan perdebatan yang nyaris tak terbendung. Di satu sisi, ada yang menganggapnya bagian dari tradisi lama. Namun di sisi lain, tidak sedikit […]

  • Resolusi Tahun Baru Islam

    Resolusi Tahun Baru Islam: Tradisi Modern atau Anjuran Syariat?

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH– Resolusi Tahun Baru Islam menjadi salah satu fenomena yang selalu muncul saat Muharram tiba. Sebagian orang menuliskan target ibadah, memperbaiki keuangan, memperkuat hubungan keluarga, hingga bertekad meninggalkan kebiasaan buruk. Semangat hijrah, muhasabah diri, dan tahun baru Islam seolah menyatu dalam satu momentum perubahan. Namun, tidak sedikit yang bertanya: apakah membuat resolusi Tahun Baru […]

  • cemilan pereda pegal dan pusing

    Capek dan Pusing Setelah Kerja? Coba 8 Cemilan Ini, Efektif Pulihkan Energi!

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Cemilan pereda pegal dan pusing bantu tubuh pulih cepat setelah kerja dan jaga energi tetap stabil. Cemilan Pereda Pegal dan Pusing, Solusi Cepat Pulihkan Tubuh Setelah Seharian Bekerja albadarpost.com, PELITA – Setelah melewati jam kerja yang panjang, tubuh sering kali memberi sinyal kelelahan melalui rasa pegal, pusing, atau kepala terasa berat. Kondisi ini bukan sekadar […]

expand_less