Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Persekongkolan Tender Melanggar Hukum, Ini Sanksi Tegasnya

Persekongkolan Tender Melanggar Hukum, Ini Sanksi Tegasnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALPersekongkolan tender atau bid rigging kembali menjadi sorotan karena praktik ini merusak persaingan usaha dan merugikan negara. Persekongkolan tender merupakan kesepakatan rahasia untuk mengatur pemenang lelang secara tidak sah. Selain itu, kolusi tender ini secara tegas melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Praktik ilegal tersebut membuat harga proyek melambung tinggi atau kualitas pekerjaan menurun. Akibatnya, negara dan konsumen harus menanggung kerugian besar. Karena itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk pengaturan tender yang mencederai prinsip persaingan sehat.

Modus Persekongkolan Tender yang Sering Terjadi

Persekongkolan tender dapat muncul dalam berbagai pola. Bahkan, praktik ini bisa berlangsung sejak tahap perencanaan hingga penandatanganan kontrak. Oleh sebab itu, pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh.

1. Persekongkolan Horisontal Antar Peserta

Pertama, modus horisontal terjadi di antara sesama peserta tender. Biasanya, mereka menyamakan harga penawaran agar pemenang sudah ditentukan sejak awal. Selain itu, terdapat praktik bid suppression, yakni peserta sengaja tidak ikut lelang demi memberi jalan kepada pihak tertentu.

Selanjutnya, ada complementary bidding, di mana peserta lain mengajukan harga tinggi atau dokumen yang sengaja dibuat tidak memenuhi syarat agar kalah. Bahkan, dalam beberapa kasus, pelaku menerapkan bid rotation atau pengaturan giliran menang dalam beberapa proyek berbeda.

Modus ini sulit terdeteksi jika tidak ada analisis pola penawaran secara cermat. Namun demikian, KPPU kerap membongkar praktik tersebut melalui investigasi mendalam.

2. Persekongkolan Vertikal dengan Panitia

Kedua, persekongkolan vertikal melibatkan peserta tender dengan panitia atau penyelenggara lelang. Biasanya, panitia memberikan bocoran informasi penting kepada calon pemenang. Selain itu, spesifikasi teknis sering disusun sedemikian rupa agar hanya satu pihak yang memenuhi syarat.

Akibatnya, persaingan menjadi semu karena pemenang sudah “dikondisikan” sejak awal. Praktik ini jelas melanggar hukum dan mencederai transparansi pengadaan barang dan jasa.

3. Kolusi Gabungan dan Lelang Fiktif

Ketiga, terdapat bentuk gabungan antara panitia dan beberapa peserta. Dalam pola ini, lelang seolah-olah berlangsung terbuka, padahal hasilnya telah disepakati sebelumnya. Bahkan, dalam situasi ekstrem, muncul lelang fiktif yang hanya formalitas administratif.

Karena itu, publik perlu memahami bahwa persekongkolan tender tidak hanya merugikan anggaran, tetapi juga menghancurkan kepercayaan terhadap sistem pengadaan nasional.

Regulasi Tegas: Melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999

Secara hukum, persekongkolan tender melanggar Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Pasal tersebut melarang pelaku usaha bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur atau menentukan pemenang tender sehingga mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat.

Selain itu, KPPU memiliki kewenangan untuk memeriksa, mengadili, dan menjatuhkan sanksi administratif. Berdasarkan regulasi tersebut, pelaku dapat dikenai:

  • Perintah penghentian kegiatan persekongkolan
  • Pembatalan hasil tender
  • Denda administratif minimal Rp1 miliar

Dengan demikian, negara memiliki instrumen hukum yang jelas untuk menindak praktik kolusi tender.

Dampak Besar bagi Negara dan Konsumen

Persekongkolan tender berdampak luas terhadap ekonomi. Pertama, negara harus membayar proyek dengan harga lebih tinggi dari nilai wajar. Kedua, kualitas pekerjaan sering kali di bawah standar karena tidak ada persaingan sehat.

Baca juga: Rahasia Sambal Bajak Tahan Lama Tanpa Bahan Kimia

Selain itu, pelaku usaha yang jujur kehilangan kesempatan bersaing secara adil. Dalam jangka panjang, iklim investasi pun terganggu karena sistem dianggap tidak transparan.

Oleh karena itu, pengawasan ketat dan partisipasi publik menjadi kunci pencegahan. Transparansi data lelang, digitalisasi pengadaan, serta pelaporan masyarakat dapat menekan ruang gerak pelaku kolusi.

KPPU Perkuat Pengawasan Tender

Saat ini, KPPU terus meningkatkan pengawasan terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Lembaga tersebut juga mendorong instansi pemerintah untuk memperkuat sistem pencegahan sejak tahap perencanaan.

Selain penindakan, edukasi kepada pelaku usaha juga digencarkan. Dengan begitu, dunia usaha memahami risiko hukum dan dampak reputasi yang dapat muncul akibat praktik persekongkolan tender.

Pada akhirnya, persaingan sehat bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan fondasi utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, setiap pihak harus berkomitmen menjaga integritas dalam setiap proses tender. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

  • Ilustrasi seseorang berbuat kebaikan secara diam-diam tanpa diketahui orang lain, menggambarkan konsep Amal Lupa Diri.

    Hikmah Amal Kecil: Yang Lupa Justru Diterima

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Amal Lupa Diri (amal yang terlupakan) terdengar sederhana, bahkan seolah tidak penting. Namun justru di situlah letak rahasianya. Dalam dunia yang gemar memamerkan kebaikan, konsep amal tersembunyi dan ikhlas tanpa riya terasa seperti barang langka. Padahal, Syekh Ibnu ‘Athoillah dalam Kitab al-Hikam telah mengingatkan bahwa tidak ada amal yang lebih diharapkan diterima […]

  • produk UMKM laris

    Tak Disangka! Produk UMKM Ini Dulunya Diremehkan, Kini Omzetnya Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang dulu meragukan masa depan produk UMKM laris di tengah dominasi brand besar. Namun situasi berubah cepat. Produk usaha kecil, bisnis lokal kreatif, dan produk rumahan inovatif justru mencuri perhatian pasar digital. Yang menarik, sebagian besar produk ini tidak lahir dari modal besar. Mereka muncul dari eksperimen sederhana, bahkan ide […]

  • krisis psikolog singapura

    Darurat Mental di Singapura: Psikolog Kurang, Pasien Membludak

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Krisis psikolog Singapura semakin terasa ketika kebutuhan layanan kesehatan mental atau kesehatan mental Singapura melonjak tajam. Di saat yang sama, kekurangan psikolog membuat akses bantuan menjadi lebih sulit. Fenomena ini menunjukkan ketidakseimbangan serius antara permintaan dan ketersediaan tenaga ahli. Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat justru mempercepat lonjakan permintaan. Oleh karena itu, […]

  • menggambar dasar anak

    Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur akhir pekan di sebuah rumah di Tasikmalaya diisi dengan suasana tenang. Rafee, duduk di lantai, selembar kanvas terbentang di depannya. Tangannya bergerak pelan, menarik garis-garis sederhana. Tidak ada target, tidak ada tuntutan. Hanya coretan, warna, dan rasa ingin tahu. Dari aktivitas itulah proses belajar menggambar dasar dimulai. Kegiatan sederhana ini terjadi […]

  • Ilustrasi reflektif tentang pentingnya memilih teman dalam Islam berdasarkan nasihat ulama dan dalil Al-Qur’an.

    Berteman atau Terseret? Peringatan Ulama Tentang Pergaulan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada orang yang rajin menghadiri majelis ilmu, tetapi pulang dari sana justru makin mahir bergunjing. Ada pula yang gemar mengutip Hikam, namun pergaulannya penuh kepentingan. Kita hidup di zaman ketika label saleh sering lebih penting daripada isi kepala dan kejernihan hati. Syekh Athaillah dalam Kitab Al-Hikam mengingatkan dengan sederhana namun menghunjam: jangan […]

expand_less