Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Setiap pagi, jauh sebelum rutinitas manusia dimulai, kehidupan sudah lebih dulu bergerak. Langit tidak pernah benar-benar sepi. Di sana, burung-burung meninggalkan sarangnya tanpa bekal, tanpa peta, dan tanpa jaminan hasil. Mereka terbang dengan satu keyakinan sederhana: rezeki telah disiapkan, tetapi harus dijemput.

Gambaran itu sejalan dengan pesan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis yang masyhur. Beliau bersabda bahwa seandainya manusia bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya mereka akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki: pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dengan perut kenyang. Hadis ini sering dikutip, namun tidak selalu dipahami secara utuh. Banyak orang berhenti pada kata “tawakal”, tetapi melewatkan makna “pergi pagi hari”.

Tawakal Bukan Diam, tetapi Bergerak

Burung tidak menunggu makanan jatuh dari langit. Ia mengepakkan sayapnya, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, mengamati, lalu mencoba kembali. Ketika satu dahan tak lagi memberi apa-apa, ia tidak berlama-lama meratapi keadaan. Ia terbang ke arah lain. Gerak itulah bagian dari keyakinan.

Di situlah letak tawakal yang sering luput dipahami. Tawakal bukan pasrah tanpa usaha. Ia justru hadir setelah ikhtiar dilakukan secara sungguh-sungguh. Dalam ajaran Islam, tawakal selalu berdampingan dengan usaha. Keduanya tidak saling meniadakan, melainkan saling menguatkan.

Burung bekerja tanpa hiruk-pikuk kecemasan. Ia tidak menyimpan kekhawatiran berlebih tentang hari esok, tetapi juga tidak menunda usaha hari ini. Seolah ia paham, bahwa bergerak adalah cara paling jujur untuk percaya. Rezeki memang ditetapkan, tetapi jalan menuju rezeki itu tetap harus ditempuh.

Antara Ikhtiar dan Kegelisahan Manusia

Manusia kerap terjebak pada dua sikap ekstrem. Sebagian berlari tanpa henti mengejar dunia, namun hatinya penuh rasa takut kehilangan. Sebagian lain bersembunyi di balik dalih tawakal, tetapi enggan melangkah keluar dari zona nyaman. Keduanya sama-sama menjauh dari makna tawakal yang seimbang.

Burung memberi pelajaran lain yang tidak kalah penting: kemampuan untuk berubah. Ia tidak bersikeras bertahan di tempat yang sudah tidak memberi kehidupan. Ketika lingkungan tak lagi menyediakan rezeki, ia pergi tanpa banyak keluh kesah. Tidak ada drama. Tidak ada penyesalan keyakinan. Ia hanya bergerak.

Pelajaran ini relevan bagi manusia yang sering bertahan dalam keadaan yang menyempitkan, lalu mengeluh tentang nasib. Bertahan di pekerjaan yang menguras jiwa tanpa usaha meningkatkan kapasitas diri. Bertahan pada cara lama yang tak lagi relevan, tetapi enggan belajar hal baru. Padahal, perubahan adalah bagian dari sunnatullah kehidupan.

Rezeki, Tanggung Jawab, dan Arah Pulang

Meski terbang jauh, burung selalu tahu ke mana ia akan pulang. Sarang menjadi tujuan, dan yang menunggu di sana menjadi alasan. Rezeki yang ia bawa bukan untuk ditimbun, tetapi untuk dibagi. Di sinilah dimensi lain dari tawakal muncul: orientasi pada keberkahan, bukan sekadar kecukupan pribadi.

Burung pulang sore hari membawa makanan untuk dirinya dan untuk yang menunggu dengan paruh kecil terbuka. Ia bergerak bukan karena ambisi, melainkan tanggung jawab. Ia terbang bukan demi gengsi, tetapi demi keberlangsungan hidup bersama. Sederhana, tetapi dalam.

Tawakal, pada akhirnya, bukan soal memastikan hasil. Tawakal adalah keberanian untuk berjalan di tengah ketidakpastian dengan hati yang tetap tenang. Jika hari ini langkah terasa berat, mungkin kita perlu menengadah sejenak, memperhatikan makhluk kecil di langit yang tak pernah menyusun rencana hidup rumit, tetapi tak pernah kehilangan arah.

Seperti burung, tugas manusia bukan memastikan rezeki datang dengan cara tertentu. Tugas kita adalah menunaikan perjalanan dengan ikhtiar terbaik. Selebihnya, Allah Maha Mengetahui ke mana rezeki itu seharusnya singgah.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemred AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah kyai inspiratif

    Merinding! 7 Kisah Kyai Ini Bikin Santri Menangis Diam-Diam

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kisah kyai inspiratif kini kembali dicari di tengah derasnya arus digital yang sering membuat generasi muda kehilangan arah. Kisah kyai inspiratif, teladan ulama, dan cerita penuh hikmah dari pesantren menjadi oase yang menenangkan sekaligus menguatkan hati para santri. Di balik kehidupan sederhana mereka, tersimpan pelajaran besar yang tak lekang oleh zaman. Seorang […]

  • Koperasi Merah Putih

    Puluhan Kendaraan KDMP Siap Didistribusikan ke Desa Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Koperasi Merah Putih mulai bergerak nyata di Tasikmalaya. Puluhan kendaraan operasional yang dikirim langsung dari Jakarta tiba di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026), untuk segera didistribusikan ke desa dan kelurahan di wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya. Kedatangan kendaraan tersebut langsung menarik perhatian warga dan aparat yang berada di sekitar Makodim. […]

  • Ilustrasi edukasi hukum publik tentang perbedaan tindak pidana pencurian, penganiayaan, dan kepemilikan senjata tajam yang diproses terpisah

    Korban Pencurian Jadi Tersangka, Publik Perlu Paham Hukumnya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korban pencurian jadi tersangka kembali menyulut emosi publik. Banyak orang merasa hukum kehilangan nurani ketika korban (pemilik toko HP) justru diproses pidana. Namun, kemarahan itu sering lahir bukan dari fakta hukum, melainkan dari cara pandang yang keliru terhadap mekanisme hukum pidana. Di sinilah persoalan utama bermula. Publik kerap mengira hukum […]

  • lonjakan kendaraan Bandung

    Arus Nataru Padati Bandung, One Way Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Lonjakan kendaraan Bandung saat Natal capai 524 ribu unit. Polisi siapkan one way dan pemantauan jalur wisata. albadarpost.com, FOKUS – Arus kendaraan menuju Kota Bandung melonjak tajam pada perayaan Natal 2025. Kepolisian mencatat lebih dari setengah juta kendaraan masuk dalam satu malam. Lonjakan ini berdampak langsung pada kepadatan jalan, terutama di jalur wisata dan pusat […]

  • masjid ramah pemudik

    Tak Perlu Bingung Cari Rest Area, 6.859 Masjid Siap Layani Pemudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjalanan mudik sering identik dengan kemacetan panjang dan kelelahan di jalan. Karena itu, program masjid ramah pemudik kembali dihadirkan untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat. Tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan ribuan masjid sebagai tempat singgah nyaman bagi pemudik Lebaran di berbagai wilayah Indonesia. Melalui konsep masjid untuk pemudik Lebaran, masyarakat tidak […]

  • Mobil layanan BPJS Keliling Tasikmalaya melayani masyarakat untuk pendaftaran dan perubahan data JKN di kantor kecamatan

    Catat Jadwalnya! BPJS Keliling Tasikmalaya Buka Layanan Langsung di Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program BPJS Keliling Tasikmalaya kembali hadir selama Mei 2026 untuk mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat. Melalui layanan jemput bola ini, warga kini tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor cabang hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya menyiapkan layanan langsung di sejumlah kantor kecamatan […]

expand_less