Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu Mulai 2026

Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu Mulai 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah naikkan insentif guru honorer jadi Rp400 ribu/bulan mulai 2026 untuk lebih dari 300 ribu guru non-ASN.

albadarpost.com, CENDIKIA — Pemerintah resmi menyatakan bahwa insentif guru honorer akan ditingkatkan menjadi Rp 400 ribu per bulan mulai tahun 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam memperbaiki kesejahteraan guru non-ASN serta mengakui kontribusi mereka terhadap sistem pendidikan nasional.

Menurut Mu’ti, perubahan besaran insentif ini adalah terobosan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebutkan bahwa tambahan Rp 100 ribu dari angka sebelumnya merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi guru honorer yang bekerja di sekolah-sekolah formal seperti TK, SD, SMP, SMA dan SMK. “Insentif sebesar Rp400.000 per bulan itu akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru,” ujar Mu’ti pada Rabu (22/10/2025) di kantor Kemendikdasmen, Jakarta.


Syarat dan Cakupan Insentif Guru Honorer

Dalam detail kebijakan tersebut, insentif guru honorer yang ditetapkan Rp 400 ribu mulai 2026 hanya berlaku bagi guru non-ASN yang belum memiliki sertifikasi pendidik dan tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Mu’ti menjelaskan bahwa di tahun 2025 besaran insentif hanya Rp 300 ribu per bulan, yang sudah diberikan untuk tujuh bulan sejak Juli kepada 395.967 guru non-ASN dengan total anggaran Rp 6,56 triliun. Artinya, setiap guru honorer non-ASN penerima tahun 2025 menerima sekitar Rp 2,1 juta untuk periode tersebut.

Mu’ti menyampaikan bahwa target penerima tahun 2026 lebih dari 300 ribu guru honorer yang memenuhi kriteria. Kebijakan ini hadir untuk menjawab kritik dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) yang menilai tunjangan sebelumnya jauh di bawah upah minimum provinsi (UMP) yang berkisar Rp 2,2 juta hingga Rp 2,9 juta. Ketua Dewan Kehormatan PGSI, Soeparman Mardjoeki Nahali, menyebut bahwa insentif Rp 300 ribu hanya mencakup 10-15 persen kebutuhan hidup sehari-hari seorang guru honorer.


Tantangan dan Prospek Kedepan Kebijakan

Meskipun kebijakan peningkatan insentif guru honorer disambut baik, namun masih terdapat tantangan yang mesti dihadapi. Salah satunya adalah perbedaan besar antara insentif dan upah guru honorer di banyak daerah yang masih berada di bawah UMP. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun insentif naik, masih diperlukan jalan panjang untuk mencapai kesejahteraan guru honorer secara menyeluruh.

Mu’ti sendiri mengakui bahwa penghasilan guru terdiri dari banyak komponen, termasuk gaji daerah, tunjangan dari yayasan/sekolah, dan lainnya. Ia berharap gabungan komponen tersebut suatu saat dapat menyamai atau melampaui UMP. “Idealnya memang di atas UMP ya, tapi kan keuangan negara memang belum memudahkan untuk itu semuanya bisa dipenuhi,” katanya.

Lebih jauh lagi, pemerintah juga menyiapkan mekanisme penyaluran yang lebih tepat sasaran melalui integrasi data Dapodik, penyaluran langsung ke rekening guru, dan sistem monitoring penerima. Dengan demikian, diharapkan transparansi dan akurasi penerima insentif guru honorer meningkat.

Peningkatan insentif guru honorer menjadi Rp 400 ribu mulai 2026 menandai komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan pendidik non-ASN, namun tantangan distribusi dan kesetaraan masih harus diatasi. (DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tajrid dan Kasab

    Ingin Fokus Ibadah dan Meninggalkan Dunia? Bisa Jadi Itu Tipuan Nafsu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 268
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tajrid dan kasab, adalah dua hal yang seharusnya seimbang. Tapi tidak sedikit orang pernah membayangkan hidup yang seluruhnya diisi ibadah. Tidak lagi sibuk mengejar target pekerjaan. Tidak lagi dipusingkan urusan dagang, sawah, kantor, atau tagihan bulanan. Yang ada hanya zikir, salat, mengaji, dan mendekat kepada Allah. Sekilas, keinginan itu terdengar mulia. Namun […]

  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan rumah sakit wajib melayani pasien BPJS PBI-JK meski kepesertaan nonaktif

    Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien BPJS PBI-JK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tidak boleh menolak pasien peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun status kepesertaannya mengalami penonaktifan. Menurut Gus Ipul, pasien BPJS PBI-JK yang nonaktif tetap memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan. Pasalnya, […]

  • Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya

    Paskibraka Tasikmalaya Dikukuhkan, Bupati Titip Pesan Ini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya dan Paskibra kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya resmi dikukuhkan di Aula Pendopo Baru, Sabtu (15/8/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., menekankan bahwa pengalaman menjadi Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Berdasarkan informasi dari Pemkab Tasik, Bupati Cecep hadir […]

  • Nobar Final Piala Dunia Banjar

    Nobar Final Piala Dunia Banjar Gratis untuk Semua

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Nobar Final Piala Dunia Banjar dipastikan menjadi salah satu agenda yang diperkirakan menyedot perhatian masyarakat pada akhir pekan ini. Melalui kegiatan bertajuk Pesta Bola Banjar 2026, warga diajak menikmati Grand Final Piala Dunia 2026 dalam suasana kebersamaan yang dipadukan dengan hiburan, kuliner UMKM, permainan interaktif, hingga pembagian doorprize. Berdasarkan informasi yang […]

  • PPATK mengawasi aliran dana Program Makan Bergizi Gratis melalui sistem Detak MBG untuk mencegah penyimpangan anggaran 2026

    PPATK Awasi Aliran Dana MBG 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pengawasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru. Menjelang 2026, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperketat kontrol dengan mengawasi aliran dana MBG secara sistematis melalui Detak MBG. Langkah ini muncul di tengah besarnya skala program yang menjangkau jutaan penerima manfaat. Ketika anggaran membesar, risiko penyimpangan ikut meningkat. […]

  • jual beli emas

    Harga Emas Turun, Bolehkah Beli untuk Dijual Lagi?

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Harga emas Antam turun Rp40.000 per gram pada Rabu, 2 September 2026. Harga jual emas batangan tercatat Rp2.624.000 per gram, sedangkan harga buyback berada di Rp2.477.000 per gram. Angka tersebut membuat jual beli emas, investasi emas, dan pertanyaan tentang hukum jual beli emas dalam Islam kembali menarik perhatian. Bagi sebagian orang, penurunan […]

expand_less