Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah.

Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar dan genangan air. Saat hujan turun, kondisi jalan menyerupai kolam. Warga menyebut kerusakan tersebut telah berlangsung sekitar 14 tahun tanpa perbaikan berarti.

Aksi tebar lele itu berlangsung pada siang hari dan disaksikan banyak warga. Beberapa orang tampak membawa serokan dan besek untuk mengambil ikan lele yang ditebar ke lubang jalan.

Warga Akui Jenuh Menunggu Perbaikan

Salah seorang warga, Bagas, mengatakan aksi tersebut lahir dari rasa jenuh. Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah setempat, namun kondisi jalan tetap dibiarkan rusak.

“Sudah terlalu lama kami menunggu. Jalan ini jadi akses utama warga, tapi kondisinya seperti ini terus,” kata Bagas.

Menurut warga, kerusakan jalan semakin parah setiap tahun. Lubang-lubang kerap tertutup air sehingga membahayakan pengendara. Beberapa warga bahkan pernah terjatuh saat melintas.

Baca juga: Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

Sebelum menebar ikan lele, warga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka menegaskan aksi tersebut berlangsung damai dan bertujuan menyampaikan aspirasi, bukan mencari sensasi.

Aksi Simbolik Langsung Viral

Video aksi tebar lele di jalan rusak itu dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet menilai cara warga menyampaikan protes tergolong kreatif dan menyentuh. Tak sedikit pula yang menyoroti lamanya jalan dibiarkan rusak.

Aksi simbol aspirasi ini dinilai efektif menarik perhatian publik. Warga berharap viralnya aksi tersebut bisa membuka mata pemerintah daerah agar segera turun tangan.

“Kami ingin jalan ini diperbaiki, bukan jadi kolam ikan,” ujar seorang warga lainnya.

Warga menilai media sosial menjadi sarana terakhir untuk menyampaikan keluhan. Mereka berharap sorotan publik dapat mempercepat respons pemerintah.

Aktivitas Warga Terganggu

Kerusakan jalan berdampak langsung pada aktivitas warga sehari-hari. Anak-anak sekolah kerap kesulitan melintas saat hujan. Kendaraan roda dua dan roda empat sering terjebak di lubang jalan.

Distribusi hasil pertanian juga terhambat. Warga harus memutar jalur lebih jauh untuk menghindari jalan rusak. Kondisi ini menambah biaya operasional dan memperlambat aktivitas ekonomi.

Warga menyebut perbaikan jalan sangat mendesak. Mereka menilai infrastruktur jalan menjadi kebutuhan dasar yang menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Pemerintah Akan Lakukan Peninjauan

Menanggapi aksi yang viral, pemerintah daerah Lampung Selatan menyatakan akan melakukan peninjauan ke lokasi. Pihak terkait mengaku telah menerima laporan warga mengenai kondisi jalan tersebut.

Baca juga: Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

Meski demikian, warga meminta pemerintah tidak hanya sebatas meninjau. Mereka menginginkan kepastian waktu dan realisasi perbaikan.

Aksi tebar lele ini menjadi gambaran bagaimana warga memilih cara kreatif untuk menyampaikan aspirasi. Jalan rusak yang dibiarkan bertahun-tahun akhirnya memicu protes simbolik yang menarik perhatian luas.

Hingga kini, warga Dusun Banjarjo masih menunggu tindak lanjut nyata. Mereka berharap simbol aspirasi yang disampaikan lewat aksi unik ini berujung pada perbaikan jalan yang layak dan aman. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru sedang membimbing siswa di kelas dengan penuh perhatian seperti orang tua kedua di sekolah

    Peran Guru sebagai Orang Tua Kedua yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di ruang kelas, peran guru sering kali lebih dari sekadar pengajar. Banyak siswa melihat guru orang tua kedua yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga memberi perhatian, nasihat, dan bimbingan hidup. Karena itu, konsep guru sebagai orang tua kedua di sekolah, peran guru dalam mendidik karakter siswa, dan tanggung jawab guru […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • Panduan hukum keluarga

    Istri Gugat Cerai, Ini Batasan dan Tujuannya Dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Islam memberi hak istri menggugat cerai dengan alasan sah. Perceraian menjadi solusi terakhir demi keadilan keluarga. albadarpost.com, HUMANIORA – Perceraian sering dipandang sebagai kegagalan dalam rumah tangga. Namun dalam Islam, perceraian memiliki posisi sebagai jalan terakhir ketika tujuan pernikahan tidak lagi tercapai. Islam tidak hanya memberi hak talak kepada suami, tetapi juga memberi hak yang […]

  • HSBC Rain Vortex

    HSBC Rain Vortex Digelar, Daya Tarik Jewel Changi Kian Konsisten

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pertunjukan HSBC Rain Vortex di Jewel Changi menguatkan strategi pariwisata Singapura berbasis ruang publik ikonik. Atraksi Ikonik yang Menggerakkan Pariwisata albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pengelola Jewel Changi Airport, Singapura, kembali menggelar pertunjukan HSBC Rain Vortex pada Sabtu, 13 Desember 2025. Atraksi air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia itu menjadi magnet pengunjung, baik wisatawan mancanegara […]

  • biaya nikah KUA

    Biaya Nikah KUA 2026: Gratis atau Rp600 Ribu?

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bagi calon pengantin, biaya nikah KUA menjadi salah satu informasi penting sebelum menentukan lokasi dan waktu akad. Secara umum, layanan nikah di KUA pada hari dan jam kerja dikenakan tarif Rp0, sedangkan nikah di luar KUA atau di luar ketentuan waktu layanan dikenakan PNBP Rp600.000. Namun, aturan juga memberikan kemungkinan tarif […]

  • Perpres Kesehatan 2026 memperkuat sistem layanan kesehatan nasional terpadu dari pusat hingga daerah untuk masyarakat Indonesia

    Langkah Besar Prabowo: Perpres Kesehatan 2026 Siap Ubah Sistem Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah tantangan layanan kesehatan yang belum sepenuhnya merata, pemerintah akhirnya mengambil langkah besar. Perpres Kesehatan 2026 resmi ditetapkan sebagai fondasi baru dalam membenahi sistem kesehatan nasional. Regulasi pengelolaan kesehatan ini tidak hanya mengatur, tetapi juga menyatukan arah kebijakan dari pusat hingga desa. Sejak awal, Perpres Kesehatan 2026 dirancang untuk menjawab […]

expand_less