Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UMP dan UMK Jawa Barat 2026 resmi naik. Kota Bekasi tertinggi, Pangandaran terendah.

albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026. Kebijakan ini menaikkan upah pekerja secara bertahap dan menjadi rujukan penting bagi dunia usaha serta buruh di 27 kabupaten/kota.

Penetapan tersebut berdampak langsung pada daya beli jutaan pekerja formal di Jawa Barat sekaligus menjadi indikator arah kebijakan ketenagakerjaan pemerintah daerah di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.


UMP dan Upah Sektoral Naik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan kenaikan UMP Jawa Barat 2026 sebesar 5,7 persen. Dengan kenaikan tersebut, UMP Jawa Barat ditetapkan menjadi Rp2.317.601 dari sebelumnya Rp2.201.519 pada tahun 2025.

Selain UMP, pemerintah provinsi juga menaikkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). Kenaikan UMSP ditetapkan sebesar 6,2 persen atau lebih tinggi dibanding UMP. UMSP Jawa Barat 2026 tercatat sebesar Rp2.339.995.

“Untuk provinsi, kenaikannya sudah ditetapkan 5,7 persen dengan alpha 0,7. Sementara upah minimum sektoralnya naik 6,2 persen dengan alpha 0,9,” kata Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (24/12/2025).

Kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah daerah menyeimbangkan kepentingan pekerja dan dunia usaha dengan tetap mengacu pada formula penetapan upah yang berlaku secara nasional.


UMK Mengikuti Usulan Daerah

Berbeda dengan UMP, penetapan UMK Jawa Barat 2026 dilakukan dengan mengikuti rekomendasi dari masing-masing pemerintah kabupaten dan kota. Seluruh usulan daerah, baik untuk UMK maupun upah minimum sektoral kabupaten/kota, disetujui dan ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

“Untuk kabupaten dan kota, kami menetapkan seluruh usulan dari daerah, baik UMK maupun upah minimum sektoralnya,” ujar Dedi.

Penetapan UMK tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025. Kebijakan ini menjadi payung hukum bagi penerapan upah minimum di seluruh wilayah Jawa Barat mulai Januari 2026.


Peta UMK Jawa Barat 2026

Berdasarkan data resmi, Kota Bekasi kembali menempati posisi tertinggi UMK Jawa Barat 2026 dengan nilai Rp5.992.931. Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas industri dan biaya hidup di kawasan penyangga Ibu Kota tersebut.

Sebaliknya, Kabupaten Pangandaran menjadi daerah dengan UMK terendah, yakni Rp2.351.250. Perbedaan besaran UMK ini mencerminkan variasi kemampuan ekonomi dan struktur industri antarwilayah di Jawa Barat.

Berikut beberapa besaran UMK menonjol lainnya:

  • Kabupaten Bekasi Rp5.938.885
  • Kabupaten Karawang Rp5.886.852
  • Kota Depok Rp5.522.662
  • Kota Bandung Rp4.737.678
  • Kabupaten Bandung Rp3.972.202
  • Kota Tasikmalaya Rp2.980.336
  • Kabupaten Tasikmalaya Rp2.871.874

Secara umum, kawasan industri dan perkotaan masih mendominasi UMK tertinggi, sementara wilayah dengan basis ekonomi agraris berada di kelompok bawah.


Dampak bagi Pekerja dan Dunia Usaha

Kenaikan UMK Jawa Barat dinilai memberi ruang bagi peningkatan daya beli pekerja, meski belum sepenuhnya menutup laju inflasi dan kenaikan kebutuhan pokok. Bagi pelaku usaha, kebijakan ini menjadi tantangan untuk menyesuaikan struktur biaya produksi.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Percepat Pemulangan Korban TPPO

Pemerintah provinsi menegaskan bahwa penetapan UMK Jawa Barat 2026 telah melalui proses dialog sosial dan mempertimbangkan keberlanjutan usaha. Kebijakan ini juga diharapkan mendorong kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Penetapan UMK Jawa Barat bukan sekadar angka, tetapi menentukan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan iklim investasi di daerah dengan basis industri terbesar di Indonesia.

Kenaikan UMK Jawa Barat 2026 diharapkan menjaga daya beli pekerja dan stabilitas iklim usaha di daerah. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA berdiskusi dengan orang tua menyiapkan strategi pendaftaran SNBP 2026 di rumah

    SNBP 2026 dan Peran Orang Tua Menentukan Peluang Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari. Di atas kertas, jalur ini tampak ramah bagi siswa berprestasi. Namun di lapangan, banyak siswa justru gugur bukan karena nilai, melainkan karena salah membaca strategi. Di titik inilah peran orang tua dan sekolah menjadi penentu yang sering diabaikan. SNBP 2026 […]

  • shalat istikharah

    Panduan Lengkap Shalat Istikharah

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Panduan lengkap shalat istikharah: niat, tata cara, waktu pelaksanaan, dan cara memahami jawabannya. Panduan Lengkap Shalat Istikharah albadarpost.com, FOKUS – Dalam hidup, tidak semua persoalan memiliki jawaban hitam-putih. Banyak keputusan berada di wilayah abu-abu: sama-sama boleh, sama-sama masuk akal, tetapi menentukan arah hidup. Di titik inilah Islam mengenalkan satu ibadah yang sederhana namun dalam maknanya: […]

  • tauhid dan ketenangan hidup

    Rahasia Hidup Tenang Ternyata Bukan Uang, Tapi Tauhid

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah ada fase ketika semua terlihat baik-baik saja, tetapi hati tetap terasa gelisah? Perasaan seperti ini sering muncul tanpa sebab yang jelas. Di tengah kondisi tersebut, tauhid dan ketenangan hidup menjadi jawaban yang sering terlupakan. Banyak orang mengira ketenangan bisa dibeli atau dicapai melalui kesuksesan. Namun, setelah semua itu diraih, kegelisahan tetap […]

  • Ilustrasi sejarah Saint Valentine dan kajian fiqh Islam tentang perayaan budaya Barat.

    Sejarah Valentine dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perayaan 14 Februari tidak lahir dalam ruang kosong. Ia tumbuh dari sejarah panjang yang berlapis. Karena itu, membahas Valentine tanpa melihat akarnya akan membuat diskusi terasa dangkal. Sebaliknya, memahami sejarahnya sekaligus menimbangnya dengan fiqh memberi gambaran yang lebih jernih. Secara historis, sebagian peneliti mengaitkan Valentine dengan festival Romawi kuno bernama Lupercalia. Festival […]

  • Nabi Idris

    Kisah Sunyi Nabi Idris, Dari Bumi hingga Diangkat ke Langit

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu sunyi. Tidak ada gemuruh manusia, tidak ada hiruk-pikuk dunia. Dalam kesunyian itu, Nabi Idris berdiri, menengadahkan tangan, dan tenggelam dalam doa panjang. Kisah Nabi Idris, yang sering terlupakan, justru menyimpan rahasia besar tentang ketekunan, keikhlasan, dan kedekatan dengan Tuhan. Banyak orang mengenal nabi-nabi besar dengan kisah heroik. Namun, perjalanan Nabi […]

  • Ilustrasi penampakan hilal menjelang penentuan awal puasa Ramadhan 2026 di Indonesia menurut NU, Muhammadiyah, Pemerintah, dan BRIN.

    Puasa 2026 Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Prediksinya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Umat Islam di Indonesia mulai menyoroti prediksi awal puasa Ramadhan 2026 yang diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Perhatian ini muncul lebih awal karena adanya potensi perbedaan penetapan antara organisasi keagamaan dan pemerintah. Selain itu, hasil kajian astronomi dari lembaga riset turut memperkuat diskusi publik menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Menariknya, […]

expand_less