Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

Wali Kota Banjar Tegaskan Kebijakan Inklusi untuk Disabilitas Berdaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan arah Kota Banjar sebagai kota inklusif dan berdaya.

albadarpost.com, HUMANIORA Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Kota Banjar pada Jumat (12/12/2025), menjadi penanda penting arah pembangunan daerah yang semakin menempatkan inklusi sebagai fondasi kebijakan publik. Mengusung tema “Kota Banjar Inklusi, Penyandang Disabilitas Berdaya”, peringatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh akses dan kesempatan yang setara.

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, menegaskan bahwa inklusi tidak boleh berhenti pada slogan seremonial. Prinsip kota inklusif Banjar, kata dia, harus diterjemahkan secara konkret dalam setiap kebijakan, program pembangunan, hingga layanan publik. Tujuannya jelas: menciptakan ruang aman dan adil bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional bukan hanya soal merayakan capaian. Ini momentum evaluasi dan komitmen bersama untuk membangun lingkungan yang inklusif, aksesibel, dan bebas diskriminasi,” ujar Wali Kota dalam sambutannya di Pendopo Kota Banjar.

Menurut Sudarsono, kota inklusif Banjar hanya dapat terwujud jika seluruh pemangku kepentingan bergerak searah. Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan memperhitungkan kebutuhan penyandang disabilitas sejak tahap perencanaan.

Inklusi sebagai Arah Kebijakan Pembangunan

Wali Kota Banjar menekankan bahwa inklusi bukan kebijakan sektoral, melainkan prinsip lintas sektor. Aksesibilitas fasilitas publik, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kesempatan kerja harus dirancang agar ramah bagi semua warga.

Baca juga: Kepala SD Diciduk Usai Cabuli Remaja di Pangandaran, Polisi Telusuri Korban Lain

Ia menilai masih terdapat tantangan struktural yang perlu dibenahi, mulai dari keterbatasan sarana pendukung hingga stigma sosial yang kerap menghambat partisipasi penyandang disabilitas. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan prinsip kota inklusif Banjar sebagai rujukan dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

“Setiap warga harus merasa diakui, dihargai, dan memiliki ruang berkontribusi. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena keterbatasan fisik atau sensorik,” kata Sudarsono.

Peringatan HDI 2025 ini juga menjadi sarana refleksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah Kota Banjar. Sejumlah program pemberdayaan telah diarahkan untuk mendorong kemandirian penyandang disabilitas, baik melalui pelatihan keterampilan, penguatan akses pendidikan, maupun dukungan partisipasi sosial.

Disabilitas Berdaya, Kota Lebih Kuat

Tema Disabilitas Berdaya dipilih untuk menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan objek kebijakan, melainkan subjek pembangunan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kelompok ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor.

Momentum Hari Disabilitas Internasional 2025 juga menjadi pengingat bahwa kota inklusif Banjar tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari sejauh mana kebijakan publik mampu menjamin keadilan sosial. Lingkungan yang ramah dan bebas diskriminasi akan menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat.

Pemerintah Kota Banjar berharap semangat HDI tidak berhenti pada peringatan tahunan. Nilai-nilai inklusi harus terus hidup dalam praktik pemerintahan sehari-hari, mulai dari perencanaan anggaran hingga evaluasi program.

“Ketika kita membangun kota yang ramah bagi penyandang disabilitas, sejatinya kita sedang membangun kota yang lebih manusiawi untuk semua,” ujar Sudarsono.

Hari Disabilitas Internasional 2025 menegaskan komitmen Kota Banjar membangun kota inklusif yang memberi ruang setara bagi semua warga. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tempe crispy fine dining

    Tempe Goreng Naik Level: Dari Makanan Biasa Jadi Fine Dining Viral

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tempe crispy fine dining kini menjadi tren kuliner yang menarik perhatian pecinta makanan modern. Hidangan tempe goreng premium ini menghadirkan tekstur renyah yang konsisten dengan sentuhan teknik memasak ala restoran mewah. Bahkan, tempe goreng modern ini tampil elegan dengan saus pendamping unik yang memperkaya rasa. Perubahan ini bukan sekadar gaya. Sebaliknya, inovasi […]

  • Rezeki Halal

    Khutbah Jumat: Rezeki Halal Membawa Berkah, Rezeki Haram Mengundang Petaka

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rezeki halal bukan hanya tentang besarnya penghasilan. Lebih dari itu, nafkah halal menjadi jalan hadirnya keberkahan dalam keluarga, ketenangan jiwa, serta kemudahan beribadah kepada Allah SWT. Di tengah biaya hidup yang terus meningkat, persaingan usaha yang semakin ketat, dan godaan memperoleh keuntungan secara instan, setiap Muslim perlu kembali mengingat bahwa keberhasilan sejati bukan […]

  • insest tasikmalaya

    Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman Bagi Anak

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti insest Tasikmalaya: kejahatan keluarga, kelalaian negara, dan ancaman sosial bagi anak. Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman albadarpost.com, EDITORIAL – Polisi Kota Tasikmalaya menangkap seorang pria berinisial DT (41), warga Kecamatan Indihiang, setelah terungkap ia memperkosa anak kandungnya selama bertahun-tahun. Kejahatan ini terdeteksi bukan karena keberanian aparat atau sistem perlindungan sosial, […]

  • Cek Kesehatan Gratis

    Obesitas dan Hipertensi Dominasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Obesitas dan hipertensi mendominasi Cek Kesehatan Gratis di Cirebon. Dinkes memperluas layanan untuk deteksi dini PTM. albadarpost.com, LENSA – Obesitas dan hipertensi masih mendominasi hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025. Temuan ini memberi gambaran nyata tentang ancaman penyakit tidak menular di wilayah dengan populasi produktif yang besar. Dinas […]

  • Pelatihan BCKS Jabar

    Pelatihan BCKS Jabar, Sekolah Harus Berubah Setelah Pelatihan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Pelatihan BCKS Jabar tidak boleh berakhir ketika peserta meninggalkan ruang pelatihan. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar) Purwanto meminta para peserta membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh ke sekolah, lalu menerjemahkannya menjadi proyek perubahan yang nyata. Pesan tersebut disampaikan Purwanto saat membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Jawa […]

  • gaji debt collector

    Gaji Debt Collector Tarik Mobil

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Gaji debt collector tarik mobil dibayar per unit berdasarkan tingkat kesulitan, dengan risiko lapangan dan aspek hukum. albadarpost.com, FOKUS – Profesi debt collector kembali menjadi perhatian publik, bukan semata karena besaran fee penarikan mobil, tetapi karena apa yang tersirat di balik sistem kerja tersebut. Skema gaji debt collector tarik mobil yang berbasis hasil membuka pertanyaan […]

expand_less