Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Libur, Sekolah Jakarta Mulai PJJ 7 September

Bukan Libur, Sekolah Jakarta Mulai PJJ 7 September

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – PJJ Jakarta mulai berlaku pada Senin, 7 September 2026. Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di Jakarta sebagai langkah antisipatif terhadap potensi paparan abu vulkanik. Kebijakan tersebut mencakup sekolah negeri dan swasta dari jenjang PAUD hingga SMK.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik, tertanggal 5 September 2026.

Jadi, kebijakan ini bukan berarti sekolah diliburkan. Proses pendidikan tetap berjalan, tetapi satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran dengan metode jarak jauh.

Bagi orang tua dan siswa, satu informasi menjadi penting: PJJ Jakarta berlaku mulai 7 September 2026 sampai dengan pemberitahuan berikutnya.

PJJ Jakarta Mulai 7 September 2026

Surat edaran tersebut ditujukan kepada para kepala satuan pendidikan negeri dan swasta di Jakarta.

Dinas Pendidikan meminta satuan pendidikan menerapkan pembelajaran menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026.

Dengan demikian, siswa tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah seperti biasanya. Namun, sekolah tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan proses pendidikan.

Selain itu, satuan pendidikan diminta melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap proses pembelajaran. Jika muncul kendala, sekolah juga perlu memberikan alternatif agar kegiatan belajar tetap dapat berlangsung.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa perubahan lokasi belajar tidak berarti layanan pendidikan berhenti.

Sebaliknya, sekolah perlu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi yang sedang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Sekolah Mana Saja yang Mengikuti PJJ?

Cakupan PJJ sekolah Jakarta cukup luas.

Dalam SE Nomor 91/SE/2026, Dinas Pendidikan mencantumkan sejumlah jenjang pendidikan yang harus menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Jenjang tersebut meliputi:

PAUD;

SKB/PKBM;

SLB;

SD;

SMP;

SMA;

SMK.

Ketentuan itu berlaku untuk satuan pendidikan negeri maupun swasta yang berada di Jakarta.

Karena cakupannya meliputi berbagai jenjang, orang tua perlu memperhatikan informasi dari sekolah masing-masing. Terlebih, setiap satuan pendidikan dapat memiliki teknis pelaksanaan pembelajaran yang berbeda sesuai kebutuhan peserta didik.

Kenapa Sekolah Jakarta Beralih ke PJJ?

Pertimbangannya berkaitan dengan peningkatan kewaspadaan terhadap abu vulkanik.

Dalam surat edaran, Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa abu vulkanik merupakan partikel sangat kecil yang dihasilkan saat erupsi gunung api. Material tersebut dapat terdiri atas pecahan batuan, mineral, serta material vulkanik lainnya.

Selanjutnya, material itu dapat terbawa angin dan terhirup oleh manusia.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan abu vulkanik dapat menimbulkan risiko kesehatan. Surat edaran juga menyoroti perlindungan warga sekolah dan kelompok rentan serta pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Karena itu, Dinas Pendidikan mengambil langkah antisipatif melalui perubahan metode pembelajaran.

Perlu dicatat, surat edaran yang menjadi dasar artikel ini tidak mencantumkan nama gunung tertentu sebagai sumber abu vulkanik. Karena itu, AlbadarPost tidak menyimpulkan atau menambahkan informasi mengenai sumber erupsi di luar dokumen tersebut.

PJJ Jakarta Sampai Kapan?

Pertanyaan ini penting bagi orang tua dan peserta didik.

Berdasarkan SE Nomor 91/SE/2026, PJJ mulai berlaku Senin, 7 September 2026 sampai dengan pemberitahuan berikutnya.

Artinya, surat edaran tersebut tidak mencantumkan tanggal tertentu untuk berakhirnya kebijakan.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menyebarkan informasi mengenai jadwal kembali ke pembelajaran tatap muka sebelum ada pemberitahuan resmi.

Orang tua dan siswa juga perlu mengikuti informasi dari satuan pendidikan masing-masing. Dengan demikian, perubahan kebijakan dapat diketahui secara tepat dan tidak menimbulkan kebingungan.

Sekolah Tetap Diminta Mendampingi Siswa

Penerapan PJJ Jakarta menghadirkan pola belajar yang berbeda bagi siswa.

Karena itu, sekolah tidak cukup hanya memindahkan kegiatan belajar ke rumah. Dinas Pendidikan juga meminta adanya pendampingan dan pemantauan terhadap proses pembelajaran.

Langkah tersebut penting agar siswa tetap memperoleh layanan pendidikan selama kebijakan berlangsung.

Jika peserta didik menghadapi kendala dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh, sekolah juga diminta memberikan alternatif.

Dengan pola itu, pelaksanaan PJJ tidak semata-mata menjadi persoalan penggunaan perangkat digital. Komunikasi antara guru, siswa, sekolah, dan orang tua juga menjadi bagian penting dalam menjaga proses belajar.

Bukan Libur, tetapi Langkah Antisipatif

Perubahan metode pembelajaran sering kali mudah dipahami masyarakat sebagai libur sekolah. Namun, informasi dalam SE Nomor 91/SE/2026 menunjukkan hal yang berbeda.

Sekolah tetap menjalankan fungsi pendidikan. Hanya saja, proses pembelajaran berlangsung menggunakan metode jarak jauh sebagai langkah antisipatif terhadap potensi paparan abu vulkanik.

Bagi orang tua, perbedaan tersebut penting untuk dipahami.

Anak tetap memiliki kegiatan belajar. Guru tetap menjalankan proses pendampingan. Sekolah juga tetap memantau pelaksanaan pembelajaran.

Sementara itu, masyarakat perlu menunggu pemberitahuan berikutnya untuk mengetahui perubahan kebijakan.

Kebijakan tersebut juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan pendidikan harus mampu menyesuaikan diri ketika muncul kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Pada akhirnya, PJJ bukan tanda bahwa pendidikan berhenti. Ini adalah cara sekolah tetap menyalakan proses belajar ketika ruang kelas untuk sementara harus ditinggalkan. Sebab, keselamatan siswa harus dijaga tanpa membiarkan hak mereka untuk belajar ikut berhenti. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • paylater syariah

    Paylater Syariah dalam Islam: Benarkah Lebih Aman dari Riba?

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Paylater syariah semakin dikenal sebagai pilihan pembiayaan digital bagi masyarakat yang ingin bertransaksi dengan prinsip syariah. Namun, apakah label tersebut otomatis membuatnya lebih aman dari riba? Jawabannya tidak sesederhana itu. Dalam perspektif fikih muamalah, pembaca perlu melihat lebih jauh daripada nama produk. Akad, objek transaksi, kepemilikan barang, harga atau margin, biaya tambahan, […]

  • pelayanan publik desa

    Fenomena Kades Mundur, Pemerintahan Desa Kuningan Hadapi Ujian

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 256
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena pengunduran diri sejumlah kepala desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memunculkan tantangan serius bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Hingga awal 2026, tercatat puluhan desa tidak memiliki kepala desa definitif setelah para pejabatnya memilih mundur sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini langsung berdampak pada stabilitas administrasi dan pelayanan publik desa. Dinas Pemberdayaan […]

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

  • Razia Satlantas Tasikmalaya

    Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Satlantas Tasikmalaya di Perempatan Muktamar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/7/2026), menghadirkan pendekatan berbeda. Dalam razia lalu lintas Tasikmalaya tersebut, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Namun, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan terlebih dahulu mengikuti tausiah tentang keselamatan berkendara sebelum petugas mengambil langkah lanjutan. Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas […]

  • doa hari jumat

    Jangan Terlewat! Ini Doa Mustajab di Malam dan Hari Jumat

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa hari Jumat menjadi salah satu amalan penting yang dianjurkan dalam Islam, terutama pada malam dan hari Jumat. Banyak umat Muslim mencari doa malam Jumat, doa mustajab hari Jumat, serta amalan yang dapat mendatangkan keberkahan. Menariknya, hari Jumat bukan sekadar hari biasa, melainkan waktu istimewa yang penuh peluang dikabulkannya doa. Oleh karena […]

  • Ilustrasi strategi Khalid bin Walid dalam Perang Uhud

    Sahabat Khalid bin Walid Kalahkan Nabi di Uhud? Ini Faktanya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 264
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari Khalid bin Walid Uhud dan bertanya: siapakah sahabat Khalid bin Walid yang mengalahkan Nabi di Perang Uhud? Pertanyaan ini terdengar meyakinkan, bahkan sering beredar di media sosial. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, sejarah justru menyimpan fakta yang berbeda. Apakah benar ada sahabat Nabi yang bersama Khalid bin Walid saat […]

expand_less