Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Anak Tidak Sekolah di Tasikmalaya Jadi Sorotan Pemkot

Anak Tidak Sekolah di Tasikmalaya Jadi Sorotan Pemkot

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persoalan anak tidak sekolah di Tasikmalaya menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pemkot menggelar Rapat Koordinasi Anak Tidak Sekolah (ATS) bersama para lurah dan kepala sekolah di Aula Kecamatan Bungursari, Selasa, 1 September 2026.

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota memperkuat penanganan anak tidak sekolah melalui koordinasi antara pemerintah wilayah dan satuan pendidikan. Langkah ini penting karena persoalan ATS tidak cukup dilihat dari kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan pemahaman terhadap kondisi di lingkungan masyarakat.

Dalam forum itu, Wali Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa program prioritas daerah perlu memiliki kesinambungan sekaligus bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat. Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui program Tasik Pintar yang diarahkan untuk memperkuat sektor pendidikan dan mendukung transformasi sistem pendidikan di Kota Tasikmalaya.

Anak Tidak Sekolah Membutuhkan Penanganan yang Tepat

Isu ATS menjadi perhatian karena akses pendidikan tidak berhenti pada anak-anak yang sudah berada di ruang kelas. Pemerintah juga perlu memastikan anak yang belum atau tidak bersekolah mendapat perhatian dalam kebijakan pendidikan.

Karena itu, pelibatan lurah dan kepala sekolah dalam rakor memiliki arti penting. Lurah berada dekat dengan masyarakat dan lingkungan tempat anak tinggal. Sementara itu, sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan proses pendidikan dan kondisi peserta didik.

Sinergi keduanya diharapkan membantu pemerintah melakukan penanganan anak tidak sekolah secara lebih terarah dan tepat sasaran.

Namun, penanganan persoalan tersebut membutuhkan lebih dari sekadar koordinasi. Data yang akurat juga menjadi fondasi penting.

Pemetaan mengenai anak yang belum atau tidak bersekolah, misalnya, dapat membantu pemerintah memahami persoalan secara lebih konkret. Selanjutnya, informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah yang sesuai.

Materi yang disampaikan dalam rakor ini belum memuat angka terbaru mengenai jumlah ATS, sebaran wilayah, maupun target penanganannya. Karena itu, AlbadarPost tidak menambahkan angka atau klaim capaian yang belum terdapat dalam sumber resmi.

Tasik Pintar Didorong Selaras dengan Kebijakan Pendidikan Nasional

Selain membahas ATS, pemerintah kota menekankan pentingnya kesinambungan program pendidikan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Program Tasik Pintar menjadi salah satu bentuk sinergi tersebut. Pemkot mengarahkannya untuk memperkuat sektor pendidikan sekaligus mendukung transformasi sistem pendidikan di Kota Tasikmalaya.

Dengan pendekatan itu, program pendidikan daerah tidak berjalan sendiri. Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan kebijakan lokal tetap memiliki keterkaitan dengan arah pembangunan pendidikan secara nasional.

Konteks ini menjadi penting ketika persoalan anak tidak sekolah di Tasikmalaya masih membutuhkan perhatian.

Transformasi pendidikan tidak hanya menyangkut peningkatan kualitas pembelajaran. Lebih dari itu, pemerintah perlu memastikan akses pendidikan dapat menjangkau anak yang belum atau tidak bersekolah.

Meski demikian, materi rakor belum menjelaskan secara rinci bentuk intervensi Tasik Pintar terhadap setiap kategori ATS. Karena itu, hubungan keduanya perlu ditempatkan secara proporsional: Tasik Pintar diarahkan untuk memperkuat sektor pendidikan, sementara rakor ATS menjadi bagian dari koordinasi penanganan persoalan anak yang belum atau tidak bersekolah.

Lurah dan Kepala Sekolah Berada di Garis Depan

Pelibatan lurah dan kepala sekolah menunjukkan bahwa pemerintah kota ingin memperkuat koordinasi dari tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat.

Lurah dapat menjadi penghubung pemerintah dengan kondisi masyarakat di wilayahnya. Di sisi lain, kepala sekolah memiliki peran dalam lingkungan pendidikan. Ketika keduanya berkoordinasi, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk memperoleh gambaran persoalan pendidikan dari lapangan.

Pendekatan tersebut juga memungkinkan penanganan dilakukan secara lebih terarah.

Anak yang belum atau tidak bersekolah dapat memiliki kondisi yang berbeda-beda. Karena itu, pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan memiliki dasar informasi yang memadai sebelum menentukan bentuk penanganannya.

Di sinilah tantangan berikutnya muncul.

Hasil rakor perlu diterjemahkan menjadi tindak lanjut yang jelas dan dapat dipantau. Dengan begitu, koordinasi tidak berhenti sebagai agenda administratif, tetapi menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat.

Setelah Rakor, Publik Menunggu Langkah Nyata

Rapat koordinasi merupakan bagian penting dalam membangun kesamaan langkah. Namun, keberhasilan penanganan anak tidak sekolah pada akhirnya tidak cukup diukur dari terselenggaranya pertemuan.

Publik tentu ingin mengetahui bagaimana hasil koordinasi tersebut bergerak ke lapangan.

Pemerintah perlu memastikan data dapat diperbarui, koordinasi antarpihak berjalan, dan anak yang menjadi sasaran kebijakan mendapatkan perhatian sesuai kebutuhannya.

Pada saat yang sama, program Tasik Pintar perlu terus diarahkan agar manfaat transformasi pendidikan dapat dirasakan masyarakat.

Untuk saat ini, sumber resmi yang menjadi dasar berita belum memuat angka jumlah ATS, faktor penyebab, target penurunan, maupun capaian terbaru program. Karena itu, informasi tersebut sebaiknya menjadi ruang untuk pemberitaan lanjutan setelah pemerintah membuka data yang lebih lengkap.

Anak tidak sekolah bukan sekadar persoalan yang selesai ketika rapat berakhir. Di balik setiap anak yang belum atau tidak bersekolah, ada masa depan yang membutuhkan jalan kembali. Karena itu, ukuran keberhasilan Pemkot Tasikmalaya bukan hanya seberapa sering koordinasi digelar, tetapi seberapa nyata kesempatan belajar kembali terbuka. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi konflik Timur Tengah dengan latar kilang minyak dan peta kawasan sebagai simbol dampak perang AS Israel Iran terhadap harga minyak global.

    Perang AS–Israel vs Iran: Dunia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ketegangan Perang AS Israel Iran kembali meningkat dan memicu kekhawatiran global. Konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran ini bukan hanya persoalan militer, tetapi juga menyentuh stabilitas geopolitik serta harga minyak dunia. Seiring eskalasi konflik Timur Tengah tersebut, pasar energi dan hubungan internasional ikut bergejolak. Situasi memanas setelah serangkaian serangan dan respons balasan […]

  • nilai kehidupan santri

    Jarang Disadari, Ini 9 Pelajaran Hidup Santri di Pesantren

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nilai kehidupan santri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Di pesantren, santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga menyerap nilai kehidupan santri, pendidikan karakter, dan pembentukan akhlak mulia secara menyeluruh. Oleh karena itu, pengalaman di pesantren sering kali melahirkan pribadi yang tangguh, mandiri, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan […]

  • Disiplin ASN Garut

    Disiplin ASN Garut Diperketat Lewat Sistem Real-Time

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Mulai sekarang, kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut tidak lagi sekadar tercatat sebagai absensi harian. Disiplin ASN Garut memasuki babak baru setelah pemerintah daerah menerapkan sistem pemantauan kehadiran secara real-time yang akan menjadi salah satu dasar dalam evaluasi kinerja aparatur. Langkah ini diharapkan memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan […]

  • Kerang tutut cabe ijo pedas gurih dengan irisan cabai hijau dan tomat, disajikan hangat dalam wajan tradisional.

    Rahasia Masak Kerang Tutut Cabe Ijo Bumbu Melimpah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESYLE – Kerang tutut sering dianggap makanan kampung. Namun, di tangan yang tepat, ia berubah menjadi hidangan berkelas dengan rasa yang berlapis. Kerang Tutut Cabe Ijo menghadirkan sensasi pedas segar, gurih pekat, dan aroma rempah yang menggoda sejak pertama kali masuk wajan. Pertama, kita bicara soal bahan utama. Gunakan 1000 gram remis atau tutut […]

  • libur Isra Mikraj

    Hari Ini, Sanksi Ganjil Genap Jakarta Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan penerapan kebijakan ganjil genap beserta seluruh sanksinya pada libur Isra Mikraj. Keputusan ini memastikan tidak ada penindakan hukum terhadap pengendara kendaraan pribadi yang melintas di ruas jalan terdampak pembatasan lalu lintas. Peniadaan ganjil genap berlaku pada Jumat, 16 Januari 2026, seiring peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad […]

  • kebakaran Kampung Adat Sade

    Kebakaran Kampung Adat Sade, 320 Warga Kini Terdampak

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Lombok Tengah berduka setelah kebakaran Kampung Adat Sade melanda Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Api menghanguskan ratusan rumah dan berdampak pada sekitar 320 warga dari 120 kepala keluarga. Laporan lapangan detikBali menyebut 129 rumah ludes, sementara data pemerintah daerah masih menunjukkan pendataan terdampak terus […]

expand_less