Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 177 dari 185 ATS Bungursari Sudah Diverifikasi, Apa Langkah Berikutnya?

177 dari 185 ATS Bungursari Sudah Diverifikasi, Apa Langkah Berikutnya?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Penanganan anak tidak sekolah di Bungursari memasuki tahap penting. Dari 185 data Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tercatat di Kecamatan Bungursari, sebanyak 177 anak disebut telah melalui proses verifikasi. Angka tersebut menjadi bagian dari progres Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memastikan data ATS benar-benar sesuai kondisi lapangan.

Pada saat yang sama, dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Pemkot Tasikmalaya kembali menggelar rapat koordinasi ATS di Aula Kecamatan Bungursari, Selasa, 1 September 2026. Forum itu melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, dan sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat penanganan anak yang belum atau tidak bersekolah.

Namun, persoalannya tidak berhenti pada angka 177 anak yang sudah terverifikasi.

Pertanyaan berikutnya jauh lebih penting: setelah data dinyatakan benar, apa yang dilakukan pemerintah agar anak tersebut benar-benar kembali memperoleh pendidikan?

7.520 Data ATS, Ribuan Sudah Diverifikasi

Data awal Pemkot Tasikmalaya mencatat 7.520 anak tidak sekolah yang perlu menjalani verifikasi. Dalam sekitar satu bulan, sebanyak 4.470 data telah terverifikasi, sedangkan 3.050 lainnya masih berada dalam proses pendataan dan pengecekan. Dari data yang telah diverifikasi itu, 2.764 anak dilaporkan sudah kembali mengikuti pendidikan melalui jalur formal maupun nonformal.

Angka tersebut menunjukkan adanya perkembangan, tetapi juga memperlihatkan bahwa pekerjaan rumah pemerintah masih panjang.

Sebab, verifikasi bukanlah tujuan akhir. Proses tersebut justru menjadi pintu masuk untuk mengetahui kondisi sebenarnya setiap anak.

Data Anak Tidak Sekolah (ATS) bisa saja memuat anak yang sudah berpindah domisili, belum tercatat secara tepat dalam sistem pendidikan, atau memiliki kondisi lain yang membutuhkan penelusuran lebih lanjut. Karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa setiap data memiliki status yang jelas sebelum menentukan intervensi.

Pemkot menargetkan proses verifikasi seluruh data ATS selesai pada Oktober 2026.

Bungursari Menunjukkan Progres Verifikasi Tinggi

Di antara wilayah yang tengah menjalankan proses tersebut, Bungursari mencatat progres verifikasi yang tinggi.

Dari 185 data ATS yang tercatat di kecamatan tersebut, 177 anak sudah terverifikasi. Dengan demikian, masih terdapat delapan data yang perlu ditindaklanjuti berdasarkan angka yang disampaikan pada 1 September 2026.

Capaian itu penting, tetapi AlbadarPost melihat ada hal yang lebih substansial.

Verifikasi harus menghasilkan tindakan.

Artinya, pemerintah tidak cukup memastikan seseorang memang masuk dalam data ATS. Setelah itu, pemerintah perlu mengetahui status pendidikannya, mencari jalur pendidikan yang sesuai, serta memastikan anak tidak kembali keluar dari sistem pendidikan.

Dalam penanganan ATS, ukuran keberhasilan karena itu tidak semata-mata jumlah data yang selesai diverifikasi. Jumlah anak yang kembali memperoleh pendidikan juga menjadi indikator penting.

Ketika Data Bertemu Solusi Pendidikan

Pemkot Tasikmalaya menyebut penanganan ATS membutuhkan koordinasi lintas sektor. Lurah dan kepala sekolah mendapat posisi penting karena keduanya berada dekat dengan kondisi masyarakat dan satuan pendidikan di wilayah masing-masing.

Selain itu, pemerintah mendorong kesinambungan program pendidikan melalui Tasik Pintar. Pemkot menempatkan program tersebut sebagai bagian dari sinergi kebijakan pendidikan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Namun, kebijakan yang baik tetap membutuhkan data yang presisi.

Karena itu, proses verifikasi menjadi pekerjaan fundamental. Tanpa data yang akurat, pemerintah berisiko memberikan intervensi kepada sasaran yang keliru. Sebaliknya, data yang terverifikasi dapat membantu pemerintah menyusun langkah yang lebih spesifik.

Dalam konteks Bungursari, progres 177 dari 185 data menunjukkan bahwa pekerjaan lapangan sudah bergerak. Akan tetapi, delapan data yang tersisa tetap membutuhkan perhatian sampai statusnya benar-benar jelas.

11 Anak Perempuan Bungursari Masuk Jalur Pendidikan Nonformal

Salah satu contoh tindak lanjut muncul dari Bungursari. Berdasarkan keterangan Wali Kota yang diberitakan media lokal, 11 anak perempuan dari data ATS yang telah diverifikasi diarahkan ke PKBM nonformal untuk mengikuti bidang tata rias.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa solusi pendidikan tidak selalu harus menggunakan satu jalur.

Bagi anak yang memiliki kondisi berbeda, pendidikan nonformal dapat menjadi salah satu alternatif untuk kembali mendapatkan akses belajar sekaligus mengembangkan keterampilan. Namun, efektivitasnya tetap perlu dilihat dari keberlanjutan pendidikan, status legalitas, serta kemampuan anak untuk melanjutkan kehidupan secara mandiri.

Dengan kata lain, mengembalikan anak ke pendidikan merupakan langkah awal, bukan garis finis.

Tantangan Setelah Angka Verifikasi Naik

Pemerintah Kota Tasikmalaya masih menghadapi pekerjaan besar. Dari 7.520 data awal ATS, 3.050 masih dalam proses verifikasi berdasarkan perkembangan yang disampaikan pada 1 September 2026.

Karena itu, target Oktober menjadi penting.

Jika seluruh data dapat diverifikasi dengan baik, pemerintah akan memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai persoalan ATS di Kota Tasikmalaya. Setelah itu, tantangan berikutnya adalah memastikan anak-anak tersebut memperoleh jalur pendidikan yang sesuai dan tidak kembali keluar dari sistem.

Di titik inilah keberhasilan program seharusnya diukur.

Bukan hanya dari berapa banyak nama yang dicoret dari daftar ATS, melainkan dari berapa banyak anak yang benar-benar kembali belajar dan mampu bertahan dalam pendidikan.

Pemkot sendiri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, sekolah, dan unsur terkait dalam penanganan ATS.

Dari Bungursari, Ukuran Keberhasilan Harus Berubah

Bungursari memberikan gambaran menarik. Sebanyak 177 dari 185 data ATS telah terverifikasi. Itu merupakan progres yang patut dicatat.

Namun, angka tersebut sekaligus mengingatkan bahwa verifikasi hanyalah fondasi.

Pekerjaan sesungguhnya berada setelah data dinyatakan benar: memastikan anak kembali belajar, mendapatkan pendidikan yang sesuai, dan tidak kembali kehilangan akses.

Anak tidak sekolah bukan sekadar angka dalam tabel. Di balik satu nama ada masa depan yang sedang menunggu dipastikan—dan tugas pemerintah bukan hanya menemukan mereka, tetapi memastikan mereka kembali belajar. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi tenaga medis memberikan suntikan kepada pasien saat bulan Ramadhan terkait hukum suntik saat puasa

    Suntikan Medis Saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang suntik membatalkan puasa sering muncul setiap bulan Ramadhan. Banyak orang bertanya apakah suntikan saat puasa, injeksi medis, atau obat suntik ketika berpuasa dapat membatalkan ibadah puasa seseorang. Pertanyaan ini sangat wajar. Sebab di era modern, prosedur medis seperti suntik vitamin, obat, atau vaksin semakin umum dilakukan. Namun umat Islam […]

  • SWAKKA Priangan Timur

    SWAKKA, Kolaborasi Baru Wartawan dan Konten Kreator Priangan Timur untuk Kuatkan Media Lokal

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SWAKKA lahir di Priangan Timur sebagai wadah kolaborasi wartawan dan konten kreator memperkuat media lokal. albadarpost.com, CENDIKIA — Sebuah inisiatif baru lahir di jantung Priangan Timur. Komunitas bernama SWAKKA Priangan Timur resmi disepakati berdiri setelah diskusi intens selama hampir empat jam di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). Komunitas ini menjadi wadah baru bagi wartawan dan konten […]

  • Proses tradisional cara membuat empek-empek Palembang dengan adonan ikan segar dan kuah cuko khas di dapur sederhana

    Rahasia Empek-Empek Palembang Terbongkar, Ternyata Bukan di Resep

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cara membuat empek-empek sering terdengar sederhana. Namun, bagi banyak orang yang pernah mencoba, hasilnya kerap jauh dari harapan. Empek-empek buatan rumah terasa keras, kurang gurih, atau bahkan kehilangan karakter khasnya. Di Palembang, cerita berbeda justru hidup di dapur-dapur kecil. Dari tangan yang terbiasa mengolah ikan sejak pagi, lahir resep empek-empek Palembang yang […]

  • bersih sungai Tasikmalaya

    Tak Sekadar Seremonial, HKB 2026 di Tasikmalaya Diisi Aksi Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bersih sungai Tasikmalaya menjadi aksi nyata dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026. Kegiatan yang juga dikenal sebagai aksi bersih sungai dan pembersihan saluran air ini digelar di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026), saat ancaman genangan masih kerap muncul di sejumlah titik kota. Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di […]

  • Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya digelar untuk membantu korban bencana Sumatera-Aceh dan solidaritas Palestina. albadarpost.com, HIKMAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya mengumumkan penyelenggaraan Aksi Kemanusiaan Tasikmalaya pada 7 Desember 2025 sebagai gerakan solidaritas bagi korban bencana di Sumatera (Aceh, Sumatera Barat, SUmatera Utara) dan dukungan kemanusiaan untuk Palestina. Ajakan ini datang langsung dari Wali Kota Tasikmalaya, yang menekankan […]

  • takdir Allah

    Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama menegaskan bahwa setiap nafas manusia tidak pernah lepas dari ketentuan takdir Allah. Pesan ini menempatkan kehidupan manusia sebagai rangkaian pilihan dan peristiwa yang selalu berada dalam kehendak-Nya, sekaligus membawa dampak langsung pada sikap hidup umat dalam menghadapi nikmat maupun ujian. Penegasan tersebut merujuk pada ajaran Syekh Athoillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam […]

expand_less