Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Dayeuhkolot kembali merendam permukiman dan menghambat aktivitas warga setelah hujan deras sejak Kamis.

albadarpost.com, HUMANIORABanjir Dayeuhkolot kembali menggenangi kawasan permukiman di Kabupaten Bandung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis siang hingga sore. Air mulai naik menjelang malam dan bertahan sampai Jumat pagi, menyebabkan aktivitas warga tersendat di sejumlah titik. Genangan yang berulang ini menegaskan persoalan banjir di wilayah Dayeuhkolot yang tak kunjung tertangani tuntas.

Nita Nurhalisa, warga Bojong Asih yang ditemui pada Kamis malam, mengatakan genangan kali ini bukan kejadian baru. Ia pulang dari rumah saudaranya saat air sudah mulai meninggi. “Airnya naik dari sore sampai malam. Dari kemarin sudah mulai tinggi,” ujarnya. Menurut Nita, ketinggian air di Dayeuhkolot pada Jumat pagi mencapai sekitar satu meter, sementara di Bojong Asih lebih dalam. “Sepinggang orang dewasa,” katanya. Di wilayah yang dekat aliran Sungai Citarum, ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter.

Rumah Nita termasuk yang kembali terendam. Ia menuturkan bahwa sejak kecil, banjir sudah menjadi langganan di daerah tersebut. “Sering setiap musim hujan. Dari saya kecil juga begitu,” ucapnya. Banjir rutin itu bukan hanya merendam rumah, tetapi juga menghentikan sementara usaha konveksi rumahan yang ia jalankan. Pengiriman barang sering terganggu, apalagi ketika listrik padam karena genangan terlalu tinggi.


Genangan Menyebar dan Macet Mengular

Di jalur utama Dayeuhkolot, banjir Dayeuhkolot memicu kemacetan panjang sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Yusuf Ramdan, pengendara motor yang terjebak dalam antrean, mengatakan biasanya hanya perlu 15 menit melewati jalur tersebut. Namun hari itu, ia menghabiskan hampir dua jam. “Motor beberapa kali mogok. Banyak yang dorong motor, banyak juga yang putar balik,” katanya.

Yusuf berharap pemerintah menempatkan petugas di titik banjir agar kendaraan bisa bergerak lebih tertib. “Setidaknya ada yang mengatur supaya enggak kacau,” ujarnya. Menurut Yusuf, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter karena pengendara harus melaju perlahan melewati air setinggi lutut.

Sementara itu, pedagang di Pasar Dayeuhkolot ikut terdampak. Rina Wulandari, pedagang sayuran, mengatakan pendapatan harian turun tajam sejak banjir kembali merendam kawasan tersebut. “Pembeli susah lewat. Barang dari pemasok juga telat, ada yang batal kirim,” katanya. Rina, yang harus berjalan kaki dari rumahnya di Cangkuang, khawatir bila kondisi ini berlarut-larut akan menyulitkan pedagang kecil bertahan.


Akar Masalah dan Respons Pemerintah

Genangan besar di Dayeuhkolot dipicu kombinasi curah hujan tinggi, kapasitas sungai yang terbatas, serta aliran Sungai Citarum yang meluap pada Kamis malam. Pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir membangun kolam retensi, meninggikan jalan, dan memperbaiki beberapa titik tanggul. Namun, bagi warga, upaya tersebut belum cukup untuk mengakhiri persoalan banjir.

Baca juga: Polrestabes Bandung Tetapkan EE Tersangka dalam Kasus KDRT Bandung

Nita memahami pemerintah telah melakukan sejumlah pekerjaan fisik, tetapi ia berharap perbaikan saluran air menjadi prioritas lanjutan. “Kalau pengairan dan salurannya diperbaiki, mungkin bisa lebih cepat surut,” ujarnya. Keluhan serupa disampaikan warga lain yang berharap intervensi pemerintah tidak berhenti pada proyek insidental.

Hingga Jumat siang, air masih menggenangi sejumlah titik di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojong Asih. Petugas gabungan terlihat membantu warga yang kesulitan melintas dan memantau lokasi yang rawan arus deras. Meski begitu, warga berharap penanganan banjir tidak lagi bersifat sementara, tetapi menyentuh akar persoalan yang menyebabkan banjir terus muncul.

Banjir Dayeuhkolot yang datang berulang kali bukan hanya menguji kesabaran warga, tetapi juga menekan aktivitas ekonomi, mobilitas pekerja, dan keamanan permukiman. Ketika hujan deras terus mendominasi cuaca di Kabupaten Bandung, kebutuhan terhadap solusi permanen menjadi semakin mendesak.

Banjir Dayeuhkolot kembali menegaskan perlunya perbaikan saluran air dan mitigasi yang lebih serius di Bandung Selatan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pelatih Timnas Indonesia

    PSSI Percayakan Timnas kepada John Herdman

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia untuk memperkuat arah pembinaan nasional. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia. Keputusan ini diumumkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, dan menjadi langkah strategis federasi dalam membangun arah baru pembinaan sepak bola nasional, baik di […]

  • Ilustrasi pekerja dari Sumedang yang terjebak janji pekerjaan di pedalaman Yahukimo Papua

    Janji Kerja Berujung Petaka: Kisah Warga Sumedang di Papua Jadi Peringatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mereka berangkat dengan harapan besar. Pekerjaan baru dijanjikan menanti di Papua. Namun perjalanan itu justru berubah menjadi kisah yang hampir tidak ingin mereka ingat lagi. Cerita warga Sumedang di Yahukimo kini menjadi perhatian publik setelah kisah mereka tentang tawaran kerja yang berujung masalah mulai tersebar. Banyak orang tidak menyangka bahwa perjalanan […]

  • Pinjol Darurat

    Ambulans Dipakai Tagih Pinjol, DPR RI Minta Debt Collector Ditindak

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Suara sirene ambulans biasanya membuat warga panik. Orang-orang memberi jalan karena mengira ada nyawa yang harus segera diselamatkan. Namun belakangan, fasilitas darurat itu justru diduga dipakai untuk kepentingan penagihan pinjaman online atau pinjol darurat. Kasus ini memantik kemarahan publik setelah muncul laporan tentang debt collector yang memanfaatkan layanan ambulans dan pemadam […]

  • Prabowo Subianto menyampaikan pesan pemberantasan korupsi saat peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara

    Pesan Nuzulul Quran Prabowo: Korupsi Musuh Bangsa

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk prabowo berantas korupsi dalam peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga melanggar nilai moral yang diajarkan oleh semua agama. Menurut Prabowo, ajaran agama selalu menekankan kejujuran, […]

  • Ilustrasi praktik persekongkolan tender atau bid rigging dalam proses lelang proyek pemerintah yang melanggar UU No 5 Tahun 1999.

    Persekongkolan Tender Melanggar Hukum, Ini Sanksi Tegasnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persekongkolan tender atau bid rigging kembali menjadi sorotan karena praktik ini merusak persaingan usaha dan merugikan negara. Persekongkolan tender merupakan kesepakatan rahasia untuk mengatur pemenang lelang secara tidak sah. Selain itu, kolusi tender ini secara tegas melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha […]

  • Suasana jamaah Muslim berdoa setelah salat Idul Adha di halaman masjid dengan nuansa pagi yang khusyuk

    Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, gema pengeras suara masjid kadang mulai sedikit pecah menjelang dini hari karena dipakai terus-menerus sejak malam takbiran. Sementara di halaman masjid, plastik kresek daging mulai disusun panitia di dekat meja pembagian kurban. Namun di tengah suasana itu, banyak umat Islam […]

expand_less